Perawan Tua Meet Brondong Tajir

Perawan Tua Meet Brondong Tajir
Obat penawar


__ADS_3

Jangan lupa like agar author makin semangat berkarya.


Follow IG me @Thalindalena


SELAMAT MEMBACA


"Udah By. Ayo kita pergi dari sini" Anita menarik tangan Aldo keluar dari Restoran tersebut.


Pasangan pengantin baru itu sudah di dalam mobil tepatnya masih di parkiran Restoran tersebut. Anita tak berani bersuara,ia hanya melihat suaminya dari samping yang masih telihat sangat kesal.


Sudah Lima belas Menit mereka duduk tapi tidak ada pergerakan dari Aldo untuk menjalankan mobilnya. Anita memberanikan diri untuk bersuara.


"By" Anita memanggil suaminya dengan nada lembut dan hati-hati.


Nihil!! Tak ada respon. Dalam diri Aldo masih tersisa amarah yang tidak bisa mereda. Rasanya dia butuh pelampiasan untuk meredakan Amarahnya.


Anita memanggil suaminya lagi tapi kali ini dengan mengguncang bahu Aldo.


"Hei,apa yang kamu lakukan,By?" Anita terpekik saat tubuhnya diangkat oleh Aldo dan didudukan di pangkuannya dengan posisi yang menantang menghadap Aldo.


"DIAM LAH" Ucap Aldo menatap tajam Anita.


Anita melihat mata Aldo menatapnya dengan tajam menjadi takut.


"By"


"Sttttt. Aku beri tau satu hal tentang diriku yang harus kamu ketahui"


"Apa. By?"


"Jika aku marah dan emosi,Aku tidak bisa berpikir dengan jernih dan aku tidak bisa mengendalikan emosiku,Paham?" Ucap Aldo. "Aku tidak ingin suatu saat nanti aku menyakiti dirimu,maka dari itu jangan pernah melakukan hal yang tidak aku sukai dan membuatku marah. Mengerti!!!" Anita mengangguk mengerti. Kini Anita melihat sisi lain suaminya yang baru ia ketahui.


Aldo memejamkan matanya sejenak lalu membuka matanya kembali. Dan tatapan mereka beradu,lalu Anita mengelus rahang Aldo dengan lembut. Membuat sesuatu dibawah sana terbangun. Entah kenapa hanya dengan sentuhan lembut Anita sudah membuat nya On.


"Jangan memancing ku,sayang" Tapi ucapan Aldo tak di dengarkan Anita. Bahkan kini dengan berani Anita mengecup bibir Aldo dan sedikit mellumatnya. Tak menyia-nyiakan kesempatan Aldo menahan tengkuk Anita dan ******* bibir seksih itu kasar.


"Emmmppp" Anita memukul lengan Aldo saat merasa pasokan oksigennya habis. lalu ciuman itu terlepas membuat Anita menghirup udara rakus.


"Sudah ku bilang jangan memancingku" Ucap Aldo berat membuat Anita bergidik ngeri lalu Ia mencoba beranjak dari pangkuan Aldo saat merasakan sesuatu yang keras.


"By. Jangan melakukannya disini" Mohon Anita dengan muka yang melas.


Terlambat

__ADS_1


Aldo menahan pinggulnya lalu ******* bibirnya kasar lagi.


Srekkk


Lagi? Dress yang dikenakan di robek Aldo kasar. Dan juga menarik semua yang di kenakan Anita.


Dress ku. Malang sekali nasib mu,tapi lebih malang nasibku. Batin Anita menangis.


Menyesal sudah,kenapa tadi tak mendengarkan ucapan suaminya!! Dasar Anita bodoh! Bagaimana jika orang diluar sana melihat aksi mereka. Tapi sayang sekali Kaca mobil Aldo terlihat gelap jika dilihat dari luar jadi tak ada yang tau jika mereka melakukan iya-iya seperti ini.


Aldo menyenderkan Anita di setir mobil lalu meraup buah ceri yang terlihat menggoda itu. tak lupa ia memberi jejak kepemilikannya disana.


"Ahh. By" Anita menjadi tak karuan awalnya menolak kini ia menjadi terbuai dan menginginkan yang lebih.


"Ya sayang sebut namaku" Ucap Aldo serak.


"A aku ingin" Ucap Anita tebata saat merasakan sentuhan Aldo. Anita membuang rasa malunya karena ia sangat menginginkannya.


Dan terjadilah sesuatu yang mengenakan dan menggetarkan jiwa dan raga tubuh keduanya.


"Bergerak perlahan jangan sampai mobil ini goyang" Ucap Aldo serak.


Ah dasar pasangan tidak tau tempat. Tapi walau begitu Anita sangat suka dan melakukan sesuai perkataan Aldo. Hingga mereka berpindah tempat ke jok belakang dna kini giliran Aldo yang bekerja.


"Diam lah sayang. Aku ingin menunjukan pada semua orang terutama bajingan itu,bahwa dirimu adalah milikku" Ucapan Aldo membuat Anita pasrah.


"Katakan jika kamu adalah milikku"


"Yah. Aku adalah milikmu. By.Aku milik mu dan hanya milikmu dan seluruh jiwa dan ragaku hanya milikmu"


"Aku mencintai mu By. Aku mencintai mu"


"Aku lebih mencintai mu sayang, Sangat mencintaimu" Ucap Aldo sambil menggeram bersamaan dengan keluarnya lahar panas itu ke rahim Anita.


Hangat itu yang dirasakan Anita saat lahar panas itu menyembur di rahimnya.


"Cepat lah hadir sayang, papa dan mama menanti kehadiranmu" bisik Aldo di perut Anita lalu mengelus dan menciumi perut Anita.


Hati Anita menghangat saat mendengar ucapan Aldo. ia tersenyum lalu mengelus kepala Aldo lembut membuat Aldo mendongak dan tersenyum.


"I love You my wife"


" I love you to my hubby" kemudian bibir mereka berpagut kembali dengan lembut dan penuh cinta.

__ADS_1


Pengalaman luar biasa yang pertama kali ia rasakan. Berciinta di tempat umum,untung saja tidak ada yang memer goki mereka.


Aldo dan Anita saling pandang saat ciuman itu terlepas kemudian mereka tertawa bersama.


"Kamu sunggu gila. By"


" Yah . Gila karena mu. Kamu adalah obat penawarku" lalu mengecup bibir Anita sekilas.


"Apakah amarah mu sudah mereda?"


" Hem. Sudah dan itu berkat kamu sayang. Terimakasih"


"Lalu sekarang gimana caranya aku pulang? jika pakaianku sudah tak layak pakai" Anita cemberut masih di bawah kungkungan sang suami.


"Pakai kaosku. Badan mu kan pendek jadi bisalah menutupi hingga pahamu". Pendek? ya lah Aldo mempunyai tinggi 185 Cm dan Anita hanya 165 cm. jauh sekali perbedaanya.


"Lalu kamu?"


"Aku tak perlu memakai baju"


"Dan membiarkan orang menatap tubuh seksih mu itu?" Anita mendelik,tidak rela jika tubuh suaminya yang seksih dan gagah perkasa itu dilihat oleh orang lain.


"Memangnya kenapa?"


"Tidak boleh!! kamu hanya milikku,By."


" Posesive"


" Bodo amat"


"Tapi aku suka"Ucap Aldo lalu ******* bibir manis istrinya lagi.


Duh yang lagi anget-anget nya gak tau tempat.🤭🤭


Ciee kaum jomblo gigit jari hihiiii


Canda🤭🤪


Terimakasih sudah nunggu up dari othor readers.


Terus dukung author ya readers dengan cara like,komentar dan vote ya.


Love you all💗💗.

__ADS_1


"


__ADS_2