
Jangan lupa kasih like untuk author yang manis imut kayak marmut biar makin semangat🤭🤭
Follow IG me @Thalindalena
Happy Reading
Hari bahagia untuk kedua mempelai yang baru saja mengesahkan hubungannya itu.
"Ceritain dong kisah percintaan kalian" Tanya Rosma penasaran.
"Biarlah itu menjadi rahasia kita berdua dan juga Allah" Ucap Ferdi tersenyum manis dan ingatannya menerawang beberapa bulan yang lalu saat ia berusaha untuk mendapatkan hati Diana yang penuh perjuangan.
"Ya kan sayang" Ucap Ferdi pada Diana yang kini merona.
"Huuu Sayang" Sorak mereka bersamaan.
"Papa nih gak ingat umur" Ketus Citra.
"Biarkan saja namanya juga pangantin baru" Sela Doni terkikik geli.
"Oh ya Al,Anita kemana kok gak kelihatan? Tuh anak belum makan sama sekali dari tadi pagi" Tanya Diana pada Aldo.
Aldo baru tersadar jika ia melupakan istrinya karena kemelut hatinya. Begitu pun mereka yang berada disana jika Anita tidak ada ditengah mereka.
Belum makan dari pagi? Dan sekarang udah lewat makan siang ,Batin Aldo seraya melihat jam di pergelangan tangannya , kemudian beranjak dari duduknya untuk mencari sang istri.
"Bukannya tadi Anita sama kamu Cit?" Tanya Doni.
"Iya tapi setelah itu katanya dia haus dan mau ambil minum yang ada di dekat kalian tadi"Ucap Citra ketus jika berbicara dengan Doni.
Benar dugaanku pasti Anita mendengar semuanya,gumam Doni.
"Mendengar apa ?" Sentak Citra.
"E enggak kok" Ucap Doni gugup lalu beranjak dari duduknya untuk menyusul Aldo.
Begitu juga Rosma yang terlihat begitu khawatir dengan menantunya apa lagi keadaanya sedang hamil. Bagaimana bisa Aldo sampai tidak tau jika istrinya itu belum makan seharian.
Aldo mengusap wajahnya kasar saat Anita tidak ada,ia sudah mencarinya kesetiap sudut rumah tapi nihil tidak ada.
"Nyesel kan !" Seru Doni menghampiri Aldo yang berada di taman belakang.
"Apa maksud lo ?" Ucap Aldo menatap Doni sinis.
"Dia mendengar pembicaraan kita tadi. Setelah ini udah dipastikan Anita akan ninggalin lo !" Doni kesal dengan temannya itu.
"Bicara sekali lagi gw robek mulut lo" Aldo mencengkram kerah Doni dengan kedua tangannya.
"Hei ada apa ini" Rosma melarai dan melepaskan tangan Aldo dari leher Doni.
"Tanya kan saja sama anak tante yang bodoh ini" Ucap Doni menatap sinis Aldo seraya membenarkan bajunya yang kusut.
__ADS_1
"Apa makdudnya Aldo?". Tanya Rosma.
"Dia masih mencintai wanita itu tante dan Anita mengetahuinya dan sekarang Anita menghilang entah kemana" Ucap Doni menjelaskan
"LO !!! " Tunjuk nya geram pada Doni.
"DIAMM" Bentak Rosma. "Apa yang dikatakan Doni benar?" Aldo mengangguk lemah.
Plakkk
Rosma menampar Aldo untuk pertama kalinya. Aldo diam memegang pipinya,ia salah dan tidak bisa mengelak lagi.
Doni segera menyelamatkan diri sebelum terkena dampaknya juga.
"Mama kecewa sama kamu" Ucap Rosma menangis. "Jika kamu masih mencintai wanita itu yang kamu sebut cinta pertama kamu mending kamu ceraikan Anita" Rosma Geram dengan Aldo.
Deg
"Mah" Jantung Aldo berdetak sangat cepat saat mendengar ucapan Rosma dan rasanya sangat sakit seperti ditikam belati.
"Kenapa ? Bukankah ini yang kamu mau? Tunggu apa lagi kejarlah cinta pertama kamu itu ! " Ucap Rosma semakin menohok di hati Aldo.
"Mah,Anita sedang mengandung Anak aku" Ucap Aldo lemas.
"Lebih baik begitu dari pada hidup sama orang yang masih terbayang masa lalu" Sindir Rosma. "Mama yakin setelah ini Anita akan meminta cerai dari kamu" Ucap Rosma memanasi telinga Aldo. Membuat hati Aldo semakin sakit.
Aldo pernah menjalin cinta dengan gadis cantik bernama Rossa saat mereka masih duduk di bangku SMA. Rossa adalah cinta pertama Aldo begitu juga Dengan Rossa.
Mereka berpacaran selama kurang lebih 5 tahun tapi hubungan itu kandas saat Rossa lebih memilih mengejar cita-citanya di negeri paman sam.
"Tidak perlu Aldo,Lanjutkan lah hidup mu dan lupakan aku" Balas Rossa.
Tapi Aldo keras kepala,tetap menunggu Rossa bertahun-tahun namun Rossa tak kunjung kembali. Bahkan ia mencari Rossa di Negara Paman Sam tapi ia tidak menemukan Jejak Rossa yang hilang bak di telan bumi.
Padahal banyak wanita tergila- gila padanya tapi Aldo tidak melirik sedikit pun.
Hingga saat ia putus asa takdir mempertemukan dirinya dengan Anita yang mempunyai sifat lemah lembut seperti Rossa.
Jika ditanya cinta atau tidak dengan Anita jawaban Aldo adalah ia sangat mencintai Anita dengan begitu besar tapi Cintanya pada Rossa jauh lebih besar lagi.
Egois bukan sih?
🌷🌷🌷🌷
Anita menangis untuk kesekian kalinya. Bahkan matanya sudah terlihat bengkak
"Nona,makan dulu" bujuk Tini salah satu ART yang bekerja di rumah barunya,rumah pemberian Aldo sebagai mahar pernikahannya.
Anita yang saat itu bingung akan pergi kemana akhirnya memutuskan untuk kerumahnya itu dengan menggunakan Taksi.
"Aku tidak lapar,Tin" Ucap Anita tak berselera makan sama sekali.
__ADS_1
Ia tengah duduk di Gazebo yang terletak di dekat taman bunga. Matanya itu menatap ke hamparan bunga-bunga yang ditanam di sana begitu indah dan menyejukan jika di pandang.
"Tin,bolehkah aku minta sesuatu?" Tanya Anita Pada Tini yang masih setia menemaninya dari tadi.
"Apa itu Nona? . Jika saya bisa pasti saya berikan" Jawab Tini dengan sopan.
"Jangan beritahu Aldo jika aku berada disini" Mohon Anita.
"Baik Nona. Tapi mohon maaf saya tadi menelpon Nyonya besar. Karena saya khawatir dengan kondisi Nona yang sangat pucat" Ucap Tini menunduk takut jika kena marah.
Anita tersenyum "Tidak apa-apa,Tin. Bantu aku berdiri Tin" Karena tubuhnya sangat terasa lemas apa lagi keadaanya yang sedang hamil muda ditambah seharian tidak makan apa-apa.
"Iya Nona,mari" Tini memegang tangan Anita menuntun perlahan tapi baru dua langkah Tubuh Anita sudah ambruk dan tak sadarkan diri.
"Astagfirullah-" Kemudian Tini meminta pertolongan pada Satpam yang berjaga di rumah besar itu.
"Hati-hati pak agus" Ucap Tini saat pak agus meletakkan majikannya itu di tempat tidur.
"Terimakasih pak" Ucap Tini.
" Oh ya pak jika ada Tuan Aldo kesini tanya Nona ,bilang Nona tidak ada disini ya" Pesan Tini walau pun Pak agus bingung tapi ia menurut saja karena ini adalah perintah dari Nona mudanya langsung.
🌷🌷🌷🌷
Aldo yang saat ini seperti orang kebakaran jenggot,bahkan penampilanya kini sangat berantakan,ia mencari Anita keberbagai tempat tapi tidak Ada . Rosma yang melihatnya pun hanya tersenyum sinis.
Diana dan Ferdi sengaja tidak diberitahu hilangnya Anita karena Rosma tak ingin membuat pasangan pengantin baru itu cemas.
"Rasakan,siapa suruh main api" Gerutu Rosma dalam hati.
Kring kring
Ponsel Rosma berdering menandakan ada panggilan masuk
"Ya hallo-"
"---‐--"
"Apa ? Baiklah saya akan segera kesana" Ucap Rosma lalu mengambil tasnya.
"Pah ayo ikut mama" Menarik tangan sanjaya begitu saja yang sedang menatap tajam Aldo.
"Mah,mau kemana?" Tanya Aldo saat melihat kedua orangnya pergi tergesa-gesa.
"Bukan urusan kamu !"
Deg
Lanjutnya besok lagi ya🤭
Besok author akan mengobrak-abrik hati kalian.
__ADS_1
Emosinya ditahan dulu ya🤭🤭
jangan lupa like dan hadiahnya.