
BRAK
Ferdi mendobrak pintu kamar mandi dengan kasar hingga membuat pintu itu jebol.
"Ya allah,Fer. Kamu itu ngagetin aja,padahal pintunya itu tidak dikunci ! " Ucap Diana dengan kesal,yang masih duduk diatas Closet.
"Kamu yang bikin aku kaget ! Ngapai kamu teriak-teriak !" Ferdi tak mau disalahkan,sedangkan Diana menatap Ferdi Jengah.
"Lihat ini !" Ketus Diana sambil menyodorkan benda pipih dan kecil itu. Ferdi menerimanya dan melihatnya.
"Yesss !!!!" Seru Ferdi. "Alhamdulillah akhirnya aku akan jadi papa lagi" Ucap Ferdi bahagia.
"Terimakasih ya sayang" Ucap Ferdi lalu berjongkok di depan Diana dan memeluknya.
"Sama-sama" Ucap Diana,membalas pelukan Sang suami.
Kabar kehamilan Diana sudah sampai ke kediaman Sanjaya.
"Dasar kakek Tua ! Apa dia itu tidak ingat umur !" Ucap Aldo terkekeh geli.
"Ini adalah kabar bahagia untuk keluarga besar kita,By. Kita akan menjadi seorang kakak" ucap Anita tertawa.
"Iya kau benar,sayang" Ucap Aldo,lalu memeluk Istrinya yang duduk di pangkuannya.
__ADS_1
Sedangkan Rosma terus merengek ingin hamil juga seperti Diana.
"Ayolah Pah,kita bikin adik buat Aldo" Rosma menarik baju Sanjaya.
"Sekali tidak ya tidak ! Cukup Baby Ken dan adik-adiknya saja untuk menemani di hari tua kita nanti" Tegas Sanjaya dengan kekeh. Mungkin ia masih Trauma karena dulu Rosma saat setelah melahirkan Aldo sempat kritis akibat pendarahan,sejak saat itulah Sanjaya memutuskan untuk memiliki satu anak saja. Padahal Rosma ingin sekali mempunyai banyak anak.
"Huh,Ya sudah lah !" pasrah Rosma kemudian pergi meninggalkan Sanjaya yang berada dikamar sendiri.
Kebahagian Terus meliputi kedua keluarga itu,setelah satu minggu Diana dinyatakan Positif hamil,kini Kabar bahagia datang dari pasangan Citra dan Doni yang sudah Launching anak pertama mereka berjenis kelamin laki-laki dan diberi nama Malvin Ferdian Hermansyah. Citra melahirkan secara normal dan setelah tiga hari dinyatakan pulih Citra sudah di perbolehkan pulang.
"Ulu-ulu Cucu oma tampan sekali" ucap Diana sambil menimang Baby Malvin.
"Sayang,jangan lama-lama gendong Malvin ! Nanti kamu kelelahan" Ferdi mengingatkan.
"Cih ! papa Lebay deh !" Omel Citra,sambil memakan sarapannya di atas tempat tidur dan di suapi Doni.
"Habisnya aku kesal ! Lihat Papa begitu posesive,kan jadinya kasihan sama mama gak boleh ini dan itu".
"Papa melakukannya karena demi kebaikan mama kamu dan juga adik kamu" Jelas Ferdi.
"Ngapain sih kalian pada ribut" Ucap Diana lalu meletakkan Malvi di dalam box bayi.
"Sudah ayo kita keluar" Ajak Diana dan menarik tangan Ferdi dengan kesal menuju ruang tengah.
__ADS_1
Diana duduk di sofa dan mulutnya tak berhenti menggerutu.
"Sudah dong,jangan marah-marah terus !" Bujuk Ferdi,lalu mendudukan dirinya di samping istrinya.
"Habisnya kau itu sangat menyebalkan ! Benar yang di katakan Citra,kau sangat keterlaluan !" . Kesal Diana lalu menyilangkan kedua tangannya di dada.
Ferdi sudah menghancurkan Mood ibu hamil,jika sudah begini akan susah untuk dibujuk ditambah lagi ia tidak akan di beri jatah,sebagai hukumannya.
"Iya iya aku minta maaf".
"Minta maaf tidak cukup,sebagai hukumannya jangan menyentuhku selama satu minggu" Tegas Diana.
"Sayang ,mana bisa seperti itu !" Benarkan dugaannya,Ia tidak akan mendapatkan jatah untuk beberapa hari kedepan.
"Satu hari saja rasanya seperti satu bulan,apalagi jika Satu minggu" Keluh Ferdi,sambil memijit kepalanya.
"Bodo amat" Diana memalingkan wajahnya,berusaha tidak memperdulikan rengekan Ferdi.
"Sayang apa tidak ada keringanan untukku?" Ucap Ferdi dengan melas.
"Tidak ! Atau kau ingin hukumanmu ditambah Jadi satu bulan?!"
"Ah,tidak. Satu minggu sudah Cukup" Akhirnya Ferdi Pasrah dengan hukumannya.
__ADS_1
Kira-kira hot Oppa itu kuat gak ya ngejalani hukumannya?.
Jangan lupa Like,komentar,Vote dan bunganya ya๐น๐น๐น๐๐