Perawan Tua Meet Brondong Tajir

Perawan Tua Meet Brondong Tajir
Siang pertama


__ADS_3

Jangan lupa like agar author makin semangat berkarya.


Follow IG me @Thalindalena


SELAMAT MEMBACA


———————————


Aldo menggendong Anita Ala bridal style menuju kamar mereka yang ada dilantai atas.


Setelah sampai Aldo merebahkan Anita perlahan dengan tatapan mengunci pada istrinya.


"Kamu cantik" Ucap lembut Aldo sambil mengelus pipi Anita yang merona.


"Bolehkah aku melakukannya sekarang?" Anita mengangguk malu.


Mendapat izin dari istrinya,Aldo pun melancarkan aksinya. Berawal dari kecupan kini ciuman itu menjadi *******,nafas mereka memburu dan hawa panas menjalar di tubuh mereka karena terbakar gairah.


Aldo dengan tak sabar langsung mengoyak dress yang dipakai Anita serta melepas semua kain yang berada ditubuh Istrinya itu.


"Kenapa dirobek?" protes Anita sambil menutupi aset berharganya.


"Kelamaan" Jawab Aldo dengan suara yang berat.


"Tapikan-" belum selesai bicara bibir Anita sudah disambar lagi oleh Aldo.


"Emmp. Ah" Anita mendesah saat ciuman itu berpindah kelehernya. Bahkan tangan Aldo tak tinggal diam untuk mengeksplore seluruh tubuh istrinya. Aldo semakin menggila dan bibir yang tadi di leher kini berpindah ******* buah ceri yang terlihat menggoda di ujung dada istrinya.


Anita menggelinjang merasakan nikmat tiada tara saat lidah dan bibir Aldo bermain di sana.


"Uh" Anita saat merasakan tangan Aldo kini menyusup di bawah sana dan membuat Anita semakin menggila dan tubuhnya mengejang seolah ada sesuatu yang ingin dikeluarkan.


"Sayang,aku ud dah ah" Ucap Anita terbata saat merasakan pelepasan pertama,tubuhnya melemas seketika. Aldo menyeringai saat melihat Anita terkulai lemas.


"Permainan baru akan dimulai sayang"Ucap Aldo serak sambil menatap istrinya mesum.


"Bisakah nanti saja? Aku lemas sekali" Mohon Anita karena tubuhnya sungguh terasa sangat lemas.


"Tidak bisa sayang. Kamu udah gak bisa mundur lagi" Ucap Aldo lalu menyerang Anita lagi dan benar saja gairah Anita bangkit lagi saat tubuhnya mendapat sentuhan dari Aldo.


"Uh. Kau curang sayang,kenapa pakaian mu masih utuh?" Protes Anita sambil mendesah,saat sadar pakaian suaminya masih melekat ditubuhnya sedangkan dirinya sudah toples.


Mendengar protes dari istrinya Aldo pun menanggalkan pakaiannya hingga terakhir penutup adik kecilnya yang sudah meronta ingin dikeluarkan.


GLEKK


Anita menelan ludahnya kasar saat melihat adik kecil Aldo yang terlihat gagah perkasa. Ukurannya Long And Big untuk ukuran orang indonesia.


"Kenapa?" tanya Aldo saat Anita memandang adik kecilnya tanpa berkedip.


"A apa i tu muat?" Tanya Anita tergagap,membuat Aldo terkekeh.


" Muat! Ayo kita buktikan"Ucap Aldo sensual meniup telinga Anita. Lalu berapa detik kemuadian Aldo sudah mulai aksinya membuat Anita menjerit kesakitan saat merasakan benda tumpul masuk kedalam inti tubuhnya.


"Sakit. Hentikan ku mohon"Anita terisak bahkan air matanya susah membanjiri pipinya.

__ADS_1


"Sssttt,Sayang lihat aku. Percayalah padaku" Ucap Aldo meyakinkan Anita.


"Tapi ini sangat sakit"


"Percaya padaku. Oke. Sakitnya cuma sebentar" Ucap Aldo terus meyakinkan Anita. Membuat Anita mengangguk pasrah. Kemudian Aldo melanjutkan aksinya .


Bless


Akhirnya Aldo berhasil masuk sepenuhnya lalu mendiamkan sejenak. Sungguh nikmat tiada tara saat merasakan miliknya seperti di cengkram di bawah sana,ini adalah pengalaman pertamanya.


Berbeda dengan Anita yang merasakan sakit yang luar biasa saat Aldo berhasil masuk sepenuhnya. Tubuhnya seperti terbelah menjadi dua. Tapi ia bahagia saat menyerahkan dirinya kepada suaminya seutuhnya.


"Terimaksih sudah menjaganya" Ucap Aldo sambil menciumi wajah Anita dengan penuh cinta dan menghapus Air mata Anita yang masih menetes.


"Apa masih sakit?" Dan dijawab Anggukan Anita membuat Aldo merasa bersalah.


"Maaf. Aku menyakitimu"Ucap Aldo lalu ingin melepas penyatuan mereka.


"Jangan" Ucap Anita menahan Aldo.


"Bergeraklah" Titah sang istri.


"Tapi?"


"Aku mohon! Lakukan yang ingin kamu lakukan. Aku sudah seutuhnya menjadi istri kamu" Mohon Anita membuang rasa malunya.


"Baiklah" Ucap Aldo lalu mulai menggerakkan pinggulnya perlahan. Pertama sakit tapi lama-lama rasanya sungguh nikmat bikin nagih dan membuat mereka menggila. Kini hanya terdengar ******* dan lenguhan dari bibir keduanya dan kamar pengantin baru itu menjadi sangat panas sama halnya dengan cuaca diluar sinar matahari semakin terik dan menambah hawa panas dikamar itu. Ini bukan malam pertama tapi ini adalah siang pertama untuk mereka.


"Ah sayang. Lebih cepat" Anita merasakan nikmat tiada tara saat Aldo bergerak cepat diatasnya.


"Arghhhh" Keduanya mengerang panjang saat mereka mencapai pelepasan. Hampir dua jam putaran ronde pertama,sungguh tubuh Anita terasa sangat remuk karena selanjutnya Aldo memintanya lagi dan lagi hingga tak terasa waktu sudah menunjukan hampir jam 8 malam. Bayangkan saja remuknya tubuh Anita di gempur habis-habisan oleh suaminya yang seperti singa kelaparan.


Aldo mengguyur tubuhnya dibawah shower. Bayangan istrinya mendesah dan mengerang membuat sesuatu dibawah sana bangkit lagi.


Shitt. Membayangkannya saja sudah membuatnya On lagi,dengan cepat ia mempercepat mandinya karena ia ingin segera mendekap istri cantiknya itu.


Setelah selesai memakai pakaian santainya Aldo berjalan menuju tempat tidur dimana istrinya masih terlelap lalu ia merengkuh tubuh ramping itu dalam dekapannya. Baru saja akan terlelap kini terdengar ketukan pintu dari luar membuatnya kesal jadi mau tak mau ia harus membuka pintu kamar.


" Kenapa Sum?" Tanya Aldo dingin. saat membuka pintu sedikit.


"Makan malam sudah siap tuan dan di bawah juga ada tuan dan nyonya besar" Ucap Sumi menunduk takut.


"Ck,bilang pada mereka jika aku akan turun sebentar lagi" Ucap Aldo segera menutup pintu kamarnya.


"Astagfirullah. Tuh Tuan Aldo dingin banget tapi kalau sama nyonya Anita sangat lembut" gumam Sumi sambil mengelus dadanya sambil menuruni tangga.


"Gimana Sum? Mana anak dan menantu ku?" Tanya Rosma pada Sumi saat sampai di ruang makan.


" Katanya sebentar lagi turun Nya"Ucap Sumi lalu melanjutkan tugasnya menyusun makanan diatas meja.


" Dasar anak nakal itu. Beraninya membawa memantu kita tanpa meminta ijin kepada kita Pah!"


"Udahlah mah. Mereka juga butuh Quality time" Tak habis pikir Sanjaya dengan istrinya ini yang terlalu khawatir.


"Tapi Pah kalau Aldo melakukan yang iya-iya gimana?"

__ADS_1


"Itu udah hak Aldo sebagai suami"


"Tapikan"


"Atau mama mau di iya-iya in sama papa?" Bisik Sanjaya di telinga istrinya.


"Ih papa. Ingat umur!!" Rosma kesal karena suaminya ini masih saja mesum.


"Mana sih mereka lama banget" gerutu Rosma tak sabaran. Sanjaya hanya menggeleng saat mendengar gerutuan istrinya.


 


Didalam kamar Aldo membangunkan Anita yang masih terlelap.


"Sayang. Ayo bangun" Sambil menciumi seluruh wajah istrinya.


"euggh" Anita menggeliat tidurnya terasa terusik karena ulah suaminya,perlahan ia membuka matanya.


"Aku sangat lelah Sayang" rengek Anita.


"Ayo mandi dulu" Ucap Aldo menyibakkan selimut yang menutupi tubuh polos itu lalu mengangkat tubuh istrinya menuju kamar mandi dengan telaten Aldo membersihkan tubuh istrinya hingga memakaikan baju. Aldo menahan hasratnya jika tidak di tunggu oleh kedua orang tuanya mungkin Anita sudah habis di makan oleh Aldo lagi.


"Sayang aku bisa jalan sendiri" Protes Anita saat tubuhnya akan di angkat Aldo.


"Kamu yakin?" Menaikan sebelah alisnya


"Iya" Ucap Anita. Baru saja melangkahkan kakinya dirinya sudah akan terjatuh jika Aldo tidak menopangnya.


"Aduh sakit" Pekik Anita saat merasakan kakinya bergetar dan bagian intinya terasa sangat sakit.


Sakit sekali. Kata Amel rasanya seperti digigit semut tapi ternyata sakitnya luar biasa. Batin Anita menangis.


"Keras kepala" Ucap Aldo lalu menggendong Anita Ala bridal style menuruni tangga dan menuju ruang makan.


"Anita kenapa?" Tanya Rosma heboh saat melihat menantunya digendong Aldo.


Mendengar suara ibu mertuanya membuat Anita malu bukan kepalang bahkan wajahnya sudah semerah tomat. Lalu ia mendongak melihat wajah suaminya yang telihat biasa saja, membuatnya menggerutu kesal.


"Gak apa-apa Mah. Anita cuma kelelahan" Jawab Aldo lalu mendudukan Anita di kursi ruang makan.


"Emang kalian abis ngapain?" Ucap sang mama dengan tatapan penuh menyelidik.


"Abis olah raga" Jawab Aldo santai lalu mendapat tatapan tajam dari sang istri.


Olah raga ranjang. lanjutnya dalam hati.


"Olah raga? "


" Udah Mah. Gak usah banyak tanya,kasian sama Anita yang abis olah raga pasti sekarang sangat lapar" Ucap Sanjaya. Ia tahu apa yang di maksud anaknya itu. apa lagi ia juga pernah muda.


"Ah iya ya. Ayo makan" Ucap Rosma lalu mereka mekan dengan tenang.


Sumpah demi apapun author deg-degan bikin adegan iya-iya itu. Apa lagi nulisnya ada ayang beb disampingnku sambil liatin tulisan aku.🤣🤣


Terimakasih sudah nunggu up dari othor ya readers.

__ADS_1


Terus dukung author ya readers dengan cara like,komentar dan vote ya.


Love you all💗💗.


__ADS_2