
"Tapiโ"
"Sudah ayo." Reyhan menarik tangan Salwa menuju meja kosong yang ada di dekat Kenzie.
"Hai,Rey." Sapa salah satu wanita cantik dan populer di sekolah Elit itu.
Tapi Reyhan tidak menggubris menoleh pun tidak dan langsung menduduki kursi disana bersama Salwa.
Sedangkan mata Kenzie mentap tajam tangan Salwa yang di gandeng oleh Reyhan.
Dasar murahan. Batin Ken kesal dan meremat kedua tangannya dengan erat.
"Sombong banget." Dumel gadis itu kepada Reyhan,dan tentu saja di dengar oleh semua orang yang ada disana.
Tak berselang lama pesanan Soto Ayam Salwa sudah datang dan diletakkan diatas meja oleh pelayan yang ada di kantin itu.
"Terimakasih bang." Ucap Reyhan kepada pelayan pria itu.
"Spesial For You." Ucap Reyhan sambil meletakkan semangkok soto ayam dan Sepiring Ceker ayam.
"Wahh,terimakasih. Rey." Ucap Salwa tersenyum sambil memandang wajah tampan Reyhan.
Dan tentu saja intersaksi keduanya itu tak luput dari perhatian Kenzie.
__ADS_1
Dada Kenzie terasa sesak ketika melihat Salwa tersenyum manis kepada Kenzie.
Kenapa dada ini terasa sesak sekali. Tidak mungkin kan jika aku menyukai wanita murahan itu. Gumam Kenzie dalam hati.
"Eh,lihat deh. Mereka serasi ya." Ucap salah satu wanita cantik yang mengelilingi Kenzie,sambil menunjuk Rey dan Salma yang tengah bersuap-suapan.
Brak
Kenzie menggebrak meja dan kemudian beranjak dari duduknya. Semua orang yang berada di dekat Kenzie sangat terkejut ketika pria itu menggebrak meja.
"Ikut !" Sentak Kenzie sambil menarik tangan Salwa dengan erat.
"Sakit Ken." Ucap Salwa,ketika merasakan tangannya di cengkram sangat erat.
"Eh ! Apa-apaan lo ! Lepasin tangan Salwa !" Seru Reyhan,sambil melepaskan cengkraman tangan Kenzie.
"Gila ! Lo ya !" Seru Reyhan. "Kalau lo mau bicara sama dia yang bener dan pakai cara yang baik jangan kayak gini !" Lanjut Reyhan lagi.
"Dia itu murahan dan enggak pantes di perlakukan secara baik." Ucap Kenzie dengan nada yang tinggi,dan tentu saja aksinya itu membuat satu kantin menjadi riuh dan menyaksikan berdebatan itu.
Plak
Satu tamparan cantik mendarat mulus di pipi rahang tegas Kenzie. Dan tentu saja pelakunya adalah Salwa yang sudah tidak tahan dengan sikap Kenzie.
__ADS_1
Semua para murid yang ada di kantin tersebut sangat syok ketika melihat gadis alim dan pendiam seperti Salwa bisa bersikap kasar.
"Gw enggak tahu salah gw ke lo itu apa?!" Ucap Salwa dengan mata yang berkaca-kaca. Setelah mengatakan itu gadis itu pergi meninggalkan kantin dengan perasaan penuh luka.
"Puas lo sekarang ? Hah !!! Gw enggak habis pikir sama otak Lo Ken !" Kesal Reyhan ,kemudian ia mendorong dada Kenzie dengan emosi lalu mengejar Salwa.
Kenzi terdiam terpaku sambil memegang pipinya yang terasa perih akibat tamparan Salwa yang begitu keras di sana. Dan ia yakin jika pipinya sekarang terdapat lima jari disana.
Tapi hatinya lebih sakit ketika melihat wajah sedih dan mata indah itu berkaca-kaca.
"Ken,bibir lo berdarah." Ucap salah satu siswi cantik yang ada disana.
Kenzie mengusap sudut bibirnya dengan ibu jarinya.
"Sebenarnya Lo kenapa sih Ken ?" Tanya Kailan yang baru datang kekantin dan melihat kejadian itu semua.
"Bukan Urusan Lo !"
"Heh ! Lo suka kan sama dia?" Ucap Kailan sambil terkekeh.
"Enggak usah ngelak ! Lo cemburukan sama Reyhan !"
"Gwโ."
__ADS_1
"Dasar banci !!!" Potong Kailan cepat.
Like,komen,vote dan hadiahnya ya ๐๐๐