Perawan Tua Meet Brondong Tajir

Perawan Tua Meet Brondong Tajir
Doble sial


__ADS_3

Jangan lupa like agar author makin semangat berkarya.


Follow IG me @Thalindalena


SELAMAT MEMBACA


"Ya sudah kalau tidak mau,aku mau cari pria lain saja yang mau buka bajunya untuk aku". Ucapnya Sewot.


"Sayang jangan dong,masa iya kamu mau lihat tubuh pria lain,enggak aku gak terima ya!!" Jawab Aldo tak kalah sewot. tapi Anita tak mendengarkannya karena ibu hamil itu sudah keluar dari kamar nya.


Aldo tidak habis piikir dengan istrinya itu kenapa hanya karena hal sepele bisa membuatnya kesal bukan main bahkan hampir menangis. Aldo meraup wajah nya kasar lalu segera mengikuti istrinya yang sedang merajuk itu.


"Sayang pelan-pelan" Aldo mengingatkan saat melihat istrinya sedikit berlari saat menuruni tangga.


Anita mendengar peringatan suaminya pun memperlambat langkah nya dengan hati-hati tapi tetap saja ia masih kesal dengan suaminya itu.


"Mau kemana menantu mama yang cantik?" Tanya Rosma saat melihat Anita menuju pintu keluar. Tapi yang ditanya hanya diam cemberut kemudian tangisnya pecah,Rosma membawa Anita kedalam pelukaannya.


Rosma kebingungan karena melihat Anita menangis lalu ia menatap Aldo seolah meminta penjelasan tapi Aldo hanya merespon dengan menaikkan kedua bahu nya seoalah ia juga bingung dengan sikap istrinya.


"Mas Aldo jahat,Ma" jelas Anita.


"Jahat? Kenapa?"


"Dia gak mau membuka bajunya padahal aku ingin mencium bau ketiaknya" rengek Anita sesegukan. Sedangkan Rosma sudah ingin meledakkan tawanya tapi ia tahan.


"Sayang,aku bukannya gak mau tapi aku belum mandi nanti kamu kebauan lagi" Jelas Aldo apa adanya tapi bagi Anita semua yang terlontar dari suaminya itu hanya alasan.


"Alasan,bilang aja kamu udah gak sayang sama aku" Ucap Anita masih sewot,entah kenapa ia rasanya sangat ingin sekali mencium bau ketiak suaminya itu.


"Aku sayang sama kamu,sayang banget malahan"


"Bohong!!!!" menatap tajam suaminya.


"Sudah-sudah,Aldo ini itu bukan keinginan Anita tapi keinginan anak kamu. Kamu tau kan jika wanita hamil suka minta yang aneh itu yang di namakan menyidam"Jelas Rosma,mengerti menantunya itu karena ia pernah ada di posisi Anita.


Ya kali anak gw mintanya gak keren banget,minta mobil,motor,rumah mewah yang lebih bagusan kek,lah ini nyium bau ketek.

__ADS_1


Ingin rasanya Aldo berucap seperti itu tapi ia hanya bisa berucap dalam hati. Mana berani bisa-bisa langsung dicabik-cabik istri dan ibunya.


Aldo gak ngerti nih perasaan ibu hamil saat merasakan fase nyidam. Jika saat nyidam tidak dituruti pasti rasanya kesal banget dihati dan ingin sekali nangis guling-guling.🤭🤭 lebay ah.


Soalnya Author pas dulu hamil juga begitu malah lebih parah pengen nya makan sayur talas dan nasi jagung tapi talasnya harus diambil dari kampung halaman yang jaraknya jauh banget dari tempat tinggal aku sekarang. Sampe-sampe ayang beb ku pusing tuju keliling. eh kok author jadi curhat ya🤭🤭 Yukkk lanjut lagi.


"Iya mah"Ucap Aldo pasrah.


"Ibu hamil itu emosinya naik turun jadi kamu harus lebih sabar dan apa pun permintaannya itu harus kamu turuti,emang kamu mau anak kamu nanti ngileran" ucap Rosma menasehati sang anak.


"Tuh dengerin mama ngomong,jangan cuma mau enak nya aja" Balas Anita masih terdengar sewot.


"Ya udah sayang sekarang aku mandi dulu baru itu kamu boleh ngetek sepuas kamu" Bujuk Aldo.


"Udah gak pengen" jawabnya ketus.


"Terus sekarang pengennya apa?" Tanya Aldo hati-hati.


"Aku pengen rujak mangga muda tapi mangganya harus dipetik langsung dari pohonnya habis itu kamu yang bikin sambalnya jangan lupa pas ngulek sambelnya pakai daster" Ucap Anita membuat Aldo tertegun. Oh No sial bukan main harusnya dia tidak menanyakannya keinginan istrinya itu.


Melihat Aldo termenung,Anita kembali kesal.


"Bukan gak mau sayang,ini gak lagi musim mangga aku nyarinya harus kemana?" Tanya aldo sedikit lemas.


"Alesan,kalau kamu sayang sama aku harusnya kamu usaha dong" Udah mulai mode galak.


"Pokoknya malam ini kamu tidur diluar!!! Aku gak mau dekat-dekat sama kamu,aku benci sama kamu!!" Kesal Anita kemudian menaiki tangga menuju kamarnya.


Aldo mengusap wajahnya kasar 'Tidur diluar' adalah mimpi buruk para suami. Tidak bisa dibiarkan,mana mungkin dia bisa tidur jika tidak memeluk istri cantiknya itu.


"Mah?" Aldo menatap melas pada ibunya.


"Itu sih derita kamu,Al" Jawab Rosma cuek lalu meninggalkan sang anak yang merenungi nasibnya malam ini. ingin rasanya Rosma segera meledakkan tawanya karena melihat anaknya seperti itik kehilangan induknya.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Malam hari tiba Anita membuktikan ucapannya.

__ADS_1


Aldo menatap nanar pintu berwarna coklat dengan memeluk bantal yang ada didekapannya kemudian ia perlahan menuruni tangga dengan lesu berjalan menuju kamar tamu yang ada dilantai bawah.


"Yang sabar ya,selamat bermimpi indah" Ucap Sanjaya meledek anaknya langsung mendapat tatapan tajam oleh Aldo. Tapi Sanjaya tidak takut malah kini semakin gencar meledek Aldo membuat aldo bertambah kesal,hari ini adalah doble sial untuk Aldo. Ia berjanji akan selalu memenuhi keinginan istrinya itu.


"Udah tau kan rasanya tidur tanpa memeluk istri?" Sanjaya masih meledek Aldo seolah ia ingin membalas dendam pada anaknya itu,karena dulu Aldo selalu meledeknya jika ia disuruh tidur diluar oleh Rosma.


Rasanya Aldo ingin melempar Sanjaya pakai sandalnya tapi ia masih menghargai Sanjaya sebaga Ayahnya.


"Pergi sana" Usir Aldo sudah malas mendengar ocehan Ayahnya. Bukannya marah Sanjaya malah tertawa menggelegar seolah ia sangat bahagia melihat Anaknya menderita.


"Ck,awas aja aku balan balas papa" Gerutu Aldo saat melihat Sanjaya sudah keluar dari kamar tamu.


"Sayang kenapa kamu tega sama aku" Aldo menatap langit-langit kamar itu sambil membayangkan wajah istrinya tersenyum manis. Kemudian ia beranjak dari tidurnya menuju kamarnya dilantai atas dimana istrinya tidur disana.


Tok tok tok


Aldo mengetuk pintu kamar itu berkali-kali karena kamar itu dikunci dari dalam.


"Sayang buka pintunya dong" Rengek Aldo sambil menempelkan telingannya didaun pintu. Tapi usahanya tak membuahkan hasil,istrinya benar-benar sangat marah,jadi mau tak mau ia tidur di kamar tamu bertemankan guling sebagai penghangatnya.


Bayangin aja kalau guling itu adalah istrimu,batin Aldo lalu memeluk guling itu dengan mesra.


Aldo berusaha memejamkan matanya tapi tetap tidak bisa. Sudah burang kali merubah posisi tidurnya tapi tetap tidak bisa tidur. Dirinya bagai sayur tanpa garam terasa hambar jika Anita tidak ada disisinya.


Sedangkan Anita sudah terlelap dalam tidurnya tanpa memperdulikan suaminya yang sedang menderita di kamar tamu sana.


Author: Kasian babang Al ku sayang,sini peluk Author aja lebih empuk dan anget lagi😘


Aldo: Ogah!!!!


Author: ih kog gitu ntar nyesel lho.


Aldo: Bodo Amatt!!!!


Author: huuuu ngambek🤭🤭🤭🤭


Terimakasih sudah nunggu up dari othor readers.

__ADS_1


Terus dukung author ya readers dengan cara like,komentar dan vote ya.


__ADS_2