Perawan Tua Meet Brondong Tajir

Perawan Tua Meet Brondong Tajir
Kehilangan


__ADS_3

Jangan lupa kasih like untuk author yang manis imut kayak marmut biar makin semangat🀭🀭


Follow IG me @Thalindalena


Happy Reading


Deg


Jantung Aldo berdegup dengan cepat saat melihat kedua orang tuanya pergi terburu-buru. Apa yang terjadi? Apakah mereka tau keberadaan Anita? Dengan langkah cepat Aldo memasuki mobil nya dan mengikuti mreka dari belakang.


"Rumah sakit?" gumam Aldo saat mobil kedua orang tuanya memasuki parkiran rumah sakit. Tapi siapa yang sakit pikir Aldo. Tak mau pikir panjang Aldo pun bergegas mengikuti orang tuanya.


Kenapa perasaanya menjadi tidak enak seperti ini? Seolah sesuatu hal yang besar akan terjadi.


Jantungnya semakin berdegup dengan cepat saat melihat kedua orang tuanya dan mertuanya berada disana. Anita ,apakah terjadi sesuatu pada istrinya itu?. Perlahan ia memberanikan diri untuk mendekat.


"Mah. Pah " panggilnya pelan seketika membuat keempat orang itu menoleh.


"Untuk apa kamu kesini?" Sentak Sanjaya .


"Pah apa yang terjadi?" bukan menjawab pertanyaan ayahnya tapi malah balik bertanya.


"Anita mengalami pendarahan" Jawab Diana masih terisak di pelukan Ferdi.


Deg


Apa? Istrinya pendarahan?


Tubuh Aldo mendadak melemas begitu saja dan kakinya bergetar.


"Bagaimana bisa?" Pertanyaan bodoh Aldo membuat geram Sanjaya.


Plak


"Kau bertanya bagaimana bisa? Apa kau bodoh atau dungu ! Kau yang membuatnya seperti itu! " Geram Sanjaya,ia sudah tidak bisa menahan kekesalannya lagi pada putranya itu.


"A apa ?" Lidah Aldo terasa kelu dan tenggorokannya terasa tercekat.


"Ibu kecewa sama kamu. Jika kamu sudah tidak mencintai putri ku. Ibu mohon kembalikan dia padaku dengan baik dan dengan senang hati aku akan menerimanya dengan tangan terbuka. Jangan seperti ini ! " Lirih Diana mengungkapkan rasa kecewanya.


"Ibu-"


"Berdoa lah jika Anak mu bisa diselamatkan" Timpal Ferdi datar,ia juga sangat kecewa dengan Aldo bahkan ingin rasanya ia memukul wajah Aldo itu.


Mendengar Ucapan Ferdi,Aldo semakin lemas tak berdaya. Ia salah karena dirinya lah semua ini terjadi.


Tak berselang lama Dokter keluar dari Ruang Operasi.

__ADS_1


Kemudian mereka semua menghampiri dokter dan bertanya bagaimana keadaan Anita.


"Maaf kami hanya bisa menyelamatkan salah satunya" Ucap Dokter menunduk.


Seketika semua orang disana Syok apa lagi Diana dan Rosma sudah menangis histeris. Begitu juga Aldo, ia merasa dunianya berhenti saat itu juga.


"Kami turut berduka"Ucap Dokter tulus. " Tapi Ibu Anita baik-baik saja dan salah satu janinnya masih bisa kami pertahankan" Jelas Dokter membuat semua orang disana bertambah Syok.


"Maksud Dokter?"


"Ya ,ibu Anita mengandung anak kembar dan mohon maaf salah satunya tidak bisa dipertahankan,sangat disayangkan sekali hal ini bisa terjadi,kedepannya tolong jangan membuatnya tertekan atau banyak pikiran karena itu berpengaruh pada kandungannya"Jelas Dokter merasa prihatin dengan pasiennya kemudian Dokter pamit undur diri untuk menangani pasien lainnya.


Kembar? bukankah saat mereka melakukan USG terakhir kali janinnya hanya ada satu? Apa ada kesalahan disini. Batin Aldo merasa teriris hatinya.


Hati mereka merasa sakit harus kehilangan salah satu Cucu pertamanya yang belum sempat melihat dunia.


Tubuh Aldo luruh kelantai marmer yang dingin itu. Kehilangan buah cintanya.


Ini salahnya,jika dia tidak menyakiti Anita ini semua tidak akan pernah terjadi. Karena keegoisannya di harus kehilangan buah cintanya.


"Udah puas kamu?" Sentak Rosma. " Mama kecewa sama kamu Al sangat" Ucap Rosma masih terisak.


Aldo masih terduduk di atas lantai,ia menunduk menyesali perbuatannya. semua yang telah terjadi tidak dapat di kembalikan lagi.


"Bagaimana kita menjelaskan kepada Anita nanti" Tanya Diana. Hatinya sangat sakit apa lagi Anita yang mengandung pasti akan jauh lebih sakit.


🌷🌷🌷🌷


"Sayang,maafin aku. gara-gara aku kita harus kehilangannya" Ucap Aldo dengan penuh rasa penyesalan. Entah sudah berapa kali Aldo mengucapkan kata maaf tapi Anita tidak merespon sedikit pun,mulutnya seolah terkunci dan tatapannya kosong seolah tak ada kehidupan lagi disana.


"Sayang,aku mohon bicara lah" Ucap Aldo sendu,lebih baik ia dimarahi dan caci maki dari pada di diamkan seperti ini,rasanya sangat menyakitkan. Tapi yang dirasakan Aldo tak seberapa dibanding apa yang dirasakan Anita,berkali-kali lipat rasa sakitnya.


"Mari bercerai" Ucap Anita datar bahkan tatapannya masih lurus kedepan.


Deg


Dada Aldo seperti dihantam batu yang sangat besar sangat sesak bahkan kini ia merasa sulit bernafas.


"Sayang apa yang kamu ucapkan? Sampai kapan pun aku tidak mau berpisah denganmu" Ucap Aldo kini dengan nada yang tinggi.


"Aku sakit saat melihat wajah mu,Hati ku sakit,aku harus kehilangan buah hati ku" Sentak Anita diiringi dengan tangisan yang memilukan.


"Maaf sayang,maafkan Aku" Ucap Aldo.


"Apa dengan kata maafmu bisa mengembalikan anakku? Kau jahat Aldo ! Kau egois ! Aku membencimu sangat membencimu" teriak Anita histeris.


"Sayang,aku sangat mencintai mu,Aku mohon beri aku kesempatan untuk meperbaiki semuanya" Mohon Aldo menatap iba.

__ADS_1


"Kau mencintaiku? Tanya hati mu apakah ada namaku di sana? atau hanya ada nama kekasihmu itu yang sangat kau cintai" Ucap Anita Sinis.


Ucapan Anita begitu menohok dihatinya bahkan ia masih merasa bimbang dengan hatinya.


"Pergi dari sini !" Usir Anita.


"Tidak sayang,maafkan aku,maaf"


"Aku bilang PERGI DARI SINI,apa kau tuli. Hah ?" Sentak Anita.


"Sayang,beri aku kesempatan" Ucap aldo bahkan kini ia merengkuh Tubuh ringkih Anita.


"Lepas kan aku,lepas" Terika Anita memberontak dalam rengkuhan Aldo.


Mendengar suara teriakan Anita dari dalam ke empat orang itu segera masuk kedalam.


"Aldo lepaskan Anita" Ucap Sanjaya menarik Aldo.


"Ibu tolong usir dia ,aku sangat membencinya Bu" isak tangis Anita yang kini dalam pelukan Diana.


"Aldo,mama mohon biarkan Anita tenang dulu" Ucap Rosma Sendu. Dalam hatinya yang terdalam Rosma juga prihatin dengan Aldo tapi rasa kecewanya cukup besar dengan anaknya itu,jadi biarlah anaknya itu mendapat ganjarannya.


"Tapi mah-"


"Kami mohon pergi dari sini,Anita masih terpukul dengan kenyataan ini" Mohon Diana. dan mau tak mau Aldo pergi meninggalkan ruang rawat Anita tapi ia tidak sepenuhnya pergi melainkan ia menunggu diluar dan duduk di kursi tunggu yang sudah disediakan disana.


Kata-kata yang cocok untuk Aldo Adalah


Kadang manusia harus sampai kepada titik kehilangan untuk mengerti arti sebuah kehadiran, kasih sayang & kesetian.


🌷🌷🌷🌷


Seperti lukisan yang sangat indah,namun tak terjelaskan. Seperti Cintamu yang manis tapi hanya sesaat dan berakhir dengan rasa sakit dan juga kehilangan.


Jika melepasmu adalah jalan yang terbaik maka akan ku lakukan tapi percayalah di hatiku yang terdalam tersemat namamu yang selalu ku sebut di setiap doa ku.


Anita Maheswari


Gimana genk?


author nulisnya sampe kembang kempis nih hidung😭😭😭


jangan lupa Like sama hadiahnya


karena author hari ini mau crazy up


Soalnya hari ini adalah hari bertambahnya usiaku yang ke 28 tahun πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰

__ADS_1


__ADS_2