
Jangan lupa like agar author makin semangat berkarya.
Follow IG me @Thalindalena
SELAMAT MEMBACA
Aldo pagi-pagi sudah dibuat pusing oleh tingkah istrinya yang tengah merajuk padanya pasalnya Anita bangun tidur tidak menemukan sang suami disampingnya. Padahal sudah jelas kan jika Anita yang mengusirnya dari kamar. Apakah istrinya sudah mulai pikun?.
"Sayang,bukanya kamu sendiri yang nyuruh aku tidur diluar?" Ucap Aldo hati-hati menghadapi ibu hamil memang harus membutuhkan extra sabar.
"Oh jadi kamu nyalahin aku?" Ucapnya tak mau disalahkan seraya menatap tajam bagai laser.
"Bukan begitu tapi kan-"
"Jadi kalau aku nyuruh kamu nyebur kelaut kamu akan nyebur?"
"Iya"Jawabnya pelan. Mengalah lebih baik dari pada kena masalah. Batin Aldo.
"Terus kalau aku nyuruh kamu nikah lagi kamu bakalan nikah lagi gitu??" Dengan bodohnya Aldo mengangguk kemudian menggeleng saat sadar apa yang istrinya katakan.
"Kamu jahat!! Aku benci kamu!! Hua huaaaa". Anita menangis seperti anak kecil sambil memukuli lengan kekar Aldo.
"Sayang,mana mungkin aku nikah lagi! Jika kamu aja sudah memuaskan" ucap Aldo menenangkan kemudian memeluk Anita. Tapi ucapannya itu menjadi boomerang untuk dirinya sendiri.
"Oh jadi kalau aku gak memuaskan. Kamu mau nikah lagi gitu!!!" Ketus Anita seraya mendorong Aldo kebelakang.
Astaga salah lagi. Untung istri coba kalo enggak. Batin Aldo menahan kekesalannya.
"Enggak sayang,mana mungkin aku seperti itu. Cuma kamu yang ada dihatiku dan aku sangat sayang dan cinta sama kamu,apalagi disini udah ada buah cinta kita" Ucap Aldo tersenyum sambil menggertakan giginya kesal.
PUAS. batin Aldo.
Mendengar kata-kata manis dari Aldo,Anita pun meluluh dan tersenyum manis.
"Iya deh aku percaya sama kamu,By" Ucapnya manja memeluk tangan Aldo mesra.
"Ya udah sekarang mandi ya" Ucap Aldo menyibakkan selimut yang dipakai sang istri. Tapi respon Anita sangat mengejutkan.
"Enggak aku nggak mau mandi,dingin" tolaknya seraya menggelengkan kepalanya kemudian menarik selimut itu kembali menutupi seluruh tubuh nya.
Astagfirullah,Drama apa lagi ini. Sabar Aldo sabar kalau bukan istri udah abis kamu, aku cemplungin ke empang. Batin Aldo meringis kesal pada istrinya.
Aldo sangat pusing menghadapi tingkah Anita yang menurutnya semenjak hamil sifatnya berubah jadi lebih pemalas bahkan untuk mandi aja harus menggunakan berbagai cara untuk membujuknya.
"Ayo sayang,airnya gak dingin kan pakai air hangat" Bujuk Aldo.
"Enggak mau" Kekehnya. Mau tak mau Aldo mengangkat tubuh Anita dan membawanya kekamar mandi.
"By,aku gak mau mandi" Rengek Anita di gendongan Aldo.
__ADS_1
Aldo dengan telaten membersihkan setiap inci kulit putih bersih milik istrinya. Aldo menelan salivanya kasar saat melihat benda favoritnya menggantung di depan matanya. Ia berusaha meredam hasratnya itu dengan susah payah,setelah beberapa menit kemudian akhirnya ia selesai memandikan sang istri dan berlanjut memakaikan pakaian hingga dalaman ketubuh polos sang istri.
"Terimakasih,By" Ucap Anita menatap Aldo dengan penuh cinta😍.
Cup
Anita mengecup bibir Aldo dan tak menyia-nyiakan kesempatan Aldo segera menahan tengkuk Anita dan segera ******* bibir manis itu dengan ganas,Anita yang semakin mahir dalam berciuman pun membalas tak kalah ganas juga.
Setelah beberapa menit ciuman itu berakhir tanpa adanya pertempuran. Aldo memejamkan matanya merasakan dibawah sana sangat sesak dan menyakitkan. Anita paham apa yang dirasakan suaminya.
"Mau aku bantu,By" Tanya Anita sedikit malu.
"Bantu?" Anita mengangguk malu dengan senang hati Aldo tak menolak bantuan istri cantiknya itu.
🌷🌷🌷🌷
"Kalian ini lama sekali?" Tanya Sanjaya saat melihat Anak dan menantunya menuruni tangga.
"Maaf pah" Jawab Anita menuju meja makan untuk sarapan bersama.
"Papah kayak gak tau aja" Sela Aldo seraya menarik kursi untuk Anita duduki,kemudian barulah ia duduk di samping Anita.
Mendengar ucapan Aldo,Sanjaya hanya memutar kedua bola matanya malas.
"Udah jangan banyak bicara" lerai Rosma sambil mengambilkan sarapan untuk suaminya. Jika dibiarkan akan terjadi perdebatan panjang antara ayah dan anak itu.
"Jangan lupa minum susu dan vitaminnya ya,sayang" Ucap Rosma mengingatkan menantunya.
"Iya mah makasih" Ucap Anita tersenyum,kemudian ia mengambil segelas susu yang baru diletakkan oleh Art.
"Ya udah,papa berangkat ke kantor dulu" Pamit Sanjaya lalu di ikuti Rosma dari belakang.
"Sayang,terimakasih ya buat tadi" bisik Aldo,Anita yang mendengar ucapan Aldo pun tersedak karena ia tengah minum susu dengan cepat Aldo mengusap punggung Anita.
"Pelan-pelan minumnya".
"Lagian kamu ngomongnya kayak gitu,kalau ada yang dengar gimana?" Ketus Anita sambil melirik Art yang sedang membereskan meja makan.
"Hehehe,lagian sekarang kamu jago banget,Jadi makin cinta deh" ucap Aldo mencubit kedua pipi Anita gemas.
"By" Anita merona dan membuat Aldo semakin tergelak.
"Belajar dari mana sih? " Tanya Aldo semakin menggoda.
🌷🌷🌷🌷
Ditempat lain Citra menatap jari manisnya sudah tersemat cicin yang sangat indah. Ia merenungi nasib kedepannya.
"Papah gak nyalahin siapa-siapa disini, ini semua terjadi karena kecelakaan" Ucap Ferdy datar ia berusaha tenang dan menerima kenyataan. Ayah mana yang tidak sakit jika melihat putrinya tersakiti.
__ADS_1
"Maafin Citra,udah ngecewain Papah" Ucap Citra terisak kemudian memeluk sang ayah menumpahkan tangisnya.
"Papa tetap bangga sama kamu jadilah istri dan ibu yang baik nanti" Ucap Ferdy mengelus lembut punggung Citra.
"Papa harap hubungan ini jangan ada perpisahan"
"Citra gak tau pah" Jawab Citra. " Citra hanya mengikuti alur yang sudah digariskan oleh Tuhan".
Sedangkan Doni yang melihat interaksi keduanya itu pun sedikit sesak apalagi terlihat jelas jika Citra sangat membenci dirinya dan terpaksa menerima pernikahan ini.
Kenapa hanya karena bertemu dengan masa lalunya ia melampiaskan pada Citra hingga ia merenggut mahkota gadis tersebut.
"Yakin lah jika suatu saat dia kan menerima kamu" Ucap Tomi menepuk bahu Doni.
"Doni gak yakin Dad,lihat lah dia sekarang menatapku penuh dengan kebencian" Jelas Doni.
"Dia masih memerlukan waktu Don,percayalah" Ucap Tomi yakin karena ia pernah mengalami hal seperti itu.
"Entahlah" Jawab Doni tak yakin.
"Apapun yang terjadi jangan pernah melepaskannya dan satu lagi move on lah dari masa lalu kamu"
"Akan aku coba,aku harap daddy tidak kecewa sama aku jika nanti aku menyerah terhadapnya".
"Yakinlah nak, semua pasti ada jalannya".
"Mommy mana dad?" tanya Doni mengalihkan pembicaraan.
"Dikamar,dia masih menangis".
"Sepertinya mommy sangat kecewa ku dad" Ucap Doni sendu. Hatinya berkecamuk telah melukai dan menyakiti banyak orang.
"Hem,sepertinya begitu" Jawab Tomi.
Doni: "Thor,jangan bikin aku menderita dong🥺"
Aldo: "Jangan didengerin Thor😜"
Doni: "Temen gak ada akhlak🤬"
Othor: "Hoammmm🥱,ada apa sih ribut-ribut?"
Doni: "🤬🤬🤬🤬🤬🤬🤬🤬"
Aldo: "🤣🤣🤣"
Jangan lupa like sama hadiahnya biar mata Othor gak sepet🥱🥱🥱.
Biar semangat nulisnya😉.
__ADS_1