Perawan Tua Meet Brondong Tajir

Perawan Tua Meet Brondong Tajir
Perawan Tua Meet Brondong Tajir


__ADS_3

Jangan lupa like agar author makin semangat berkarya.


Follow IG me @Thalindalena


SELAMAT MEMBACA


Hari ini Siska menghadiri sidang kasus Bram dengan ditemani Bi Yam. Bram di vonis hukuman seumur hidup,setimpal bukan dengan kejahatannya yang selama ini dia lakukan?.


"Jaga dia baik-baik" Ucap Bram mengelus perut Siska sebelum ia di masukan kedalam Sel.


"Iya"Jawabnya singkat. Jujur hati Siska hancur orang yang dia cintai ternyata tak sebaik yang ia kira. Siska memutuskan untuk berhenti mencintai Bram dan menutup hatinya Rapat.


Bram hanya pasrah oleh keputusan hakim,tapi di dalam hatinya ia masih tidak terima. Mereka bahagia sedangkan dirinya harus menderita dan mendekam di penjara selama seumur hidup. Jika ditanya menyesal atau tidak? Bram menjawab tidak menyesal dan ia pastikan akan membalas semua ini.


🌷🌷🌷🌷


"Hai,cantik!" Sapa seorang pria yang melihat Siska melintas didepannya bersama Bi yam saat mereka masih di area kantor polisi.


Siska menghentikan langkahnya sejenak kemudian ia melirik pria itu dengan ujung matanya,lalu melanjutkan langkah kakinya lagi.


"Brrrrrrrr,Dingin banget bro tuh cewek" Ucap Reza pada Panji.


"Lo yakin sama pilihan lo? Kayaknya dia bakal susah buat di takhlukin Za,apa lagi luka hatinya masih menganga" Ucap Panji ragu dengan pilihan Reza tapi ia akan selalu dukung apa pun keputusan sahabatnya itu selama masih dalam hal yang baik.


Sedikit cerita tentang kisah hidup Reza seorang anggota TNI AD dan berstatus duda tanpa anak. ia diceraikan oleh mantan istrinya karena Reza dianggap sebagai lelaki mandul. Sudah 7 tahun mereka menikah tapi tak kunjung di beri keturunan oleh sebab itu mantan istrinya menceraikan dirinya,padahal hal itu belum tentu benar karena Reza sendiri belum pernah mengecek kondisinya ke medis. Reza juga tak mau memaksakan keadaan jika dirinya berpisah dengan mantan istrinya itu berarti jodohnya hanya sementara.


"Pria tadi ganteng ya Non" Ucap Bi Yam saat mereka sudah berada di dalam mobil.


"Yang mana Bi?"


"Yang nyapa non tadi,kayak nya suka sama non deh"


"Oh" jawab Siska singkat,karena ia tidak tertarik dengan pembahasan itu.


Bi Yam menghela nafasnya melihat majikanya sekarang menjadi pendiam.

__ADS_1


"Jalan pak" Titah Siska pada supirnya.


🌷🌷🌷🌷


Sudah satu minggu Aldo dirawat di Rumah sakit akhirnya Aldo sudah diperbolehkan pulang oleh dokter setelah dinyatakan sembuh. Hanya tinggal beberapa luka lebam saja yang masih tersisa dan itu tidak masalah karena akan hilang dengan sendirinya.


"Alhamdulillah" Ucap Syukur Aldo saat masuk kedalam rumah utama. Semua bahagia menyambut kepulangan Aldo bahkan para pelayan disana ikut menyambut dengan meriah. Tentunya Aldo sangat bersyukur bisa kembali ketengah keluarganya dan berkumpul bersama lagi. Apa lagi ditambah kabar gembira dari istrinya yang sedang mengandung menambah rasa kebahagiannya.


"Sayang istirahat dulu" Ucap Aldo saat melihat Anita sedang sibuk merapikan pakaiannya Aldo memasukan kedalam lemari.


"Sebentar lagi selesai,By" Anita masih sibuk dengan kegiatannya. Aldo berjalan mendekat lalu memeluk istrinya dari belakang dan mengelus perut Anita yang masih rata membuat Anita kegelian merasakan usapan halus itu.


"Minggir dulu By. ini sudah selesai" Ucap Anita berusaha melepaskan diri.


"Tidak mau!!" Kemudian tubuhnya merasa melayang karena Aldo sudah menggendongnya dan merebahkannya di atas tempat tidur.


Aldo menyingkirkan helaian rambut yang menutupi wajah Anita,kemudian ia mencium Anita dengan lembut menyalurkan segala kasih sayang dan cintanya.


"Aku sangat bahagia dan terimakasih sayang sudah mau menjadi istriku" Ucap Aldo menatap kedua mata bening milik istrinya.


"Aku lebih bahagia By,seharusnya aku yang berterimaksih karena mau menerima segala kekurangan Si Perawan tua ini" balas Anita membuat Aldo terkekeh mendengarnya.


"Kalau kisah kita di jadikan Novel judulnya pasti Perawan tua meet Brondong Tajir" Anita semakin kesal dibuatnya.


"Ya aku bersyukur mendapat suami Brondong dan tajir melintir kayak kamu,dan lihat saja aku kan menghabiskan uangmu itu"Balas Anita.


"Silahkan saja,uangku adalah uangmu juga tuan putri dan tidak akan habis tujuh turunan dan tujuh tanjakan"Jawab Aldo sombong.


"Cih,sombong aku ingin tahu seberaba kaya suami brondongku ini" Cibir Anita.


"Sungguh kau ingi tahu" Anita mengangguk karena ia juga penasaran dengan kekayaan suaminya itu.


"Kau tahu jika aku adalah pengusaha muda dibidang Perhotelan dan juga Kafe?" Anita menggeleng.


"Dan cabangnya sudah beranak pinak diseluruh negeri ini ditambah lagi Perusahaan Sanjaya Grub yang sudah jadi hak milikku dan kau pasti tau berapa pindu-pundi uang yang aku hasilkan setiap harinya" Anita terperangah mendengarnya ternyata suaminya adalah seorang sultan. Ia baru tahu jika suaminya adalah seorang pengusaha. yang ia tahu suaminya hanya mempunyai beberapa kafe saja dikota ini.

__ADS_1


"Tapi kenapa kamu tidak memimpin Perusahaan SJ ? bertanya dengan hati-hati.


Aldo tersenyum mendengar pertanyaan yang terlontar dari istrinya.


"Itu karena aku tidak mau tepatnya belum siap dan aku terlalu malas dengan berkas-berkas yang membosankan itu dan juga pakaian formal yang harus dikenakan tiap harinya" Ucap Aldo menjelaskan.


Anita mengerti karena memimpin perusahaan besar seperti Sanjaya Grub bukan hal yang mudah butuh pemikiran yang sangat matang,apa lagi ia pernah jadi bagian di perusahaan itu selama sepuluh tahun lebih.


"Tapi kasian papa,by"


"Iya aku tahu,bukankah hal ini pernah kita bahas"


"Hem baiklah" ucap Anita mengalah.


"Sekarang apa kau menginginkan sesuatu?" Tanya aldo karena biasanya ibu hamil suka memintaa sesuatu yang biasa dikatakan Nyidam.


"Emm" Anita berpikir sejenak lalu menggeleng.


"Aku hanya ingin didekatmu,By" Ucap Anita sambil mengetuk-ngetuk dada bidang Aldo.


"Hentikan sayang,atau aku akan menerkam mu sekarang" Ucap Aldo mengkap tangan nakal Anita. Teringat pesan Dokter saat melakukan Usg waktu masih di Rumah sakit.


"Jangan terlalu sering menjenguk dede bayinya usaha kan satu minggu dua kali dan juga ritmenya dan durasinya di kurangi karena diusia kandungan trimester pertama itu masih rawan keguguran" Jelas Dokter kandungan itu. Membuat Aldo lemas karena jatahnya berkurang tapi demi dede bayi ia akan berusaha mematuhinya dan sebisa mungkin ia kan menahan hasratnya.


"By,buka bajunya dong" pinta Anita dengan wajah yang menggemaskan. Aldo tak tahan dengan wajah menggemaskan itu ingin rasanya ia menerkamnya saat itu juga tapi akal sehatnya masih berfungsi dengan baik.


"Sayang,aku bau lho belum mandi" Aldo menolak halus karena ia tahu tabiat istrinya jika sudah menyuruhnya membuka baju pasti tangannya itu tidak bisa diam sedangkan aldo harus berjuang menahan hasrat nya.


"Jadi kamu menolak?" Mata anita sudah berkaca-kaca.


"Sayang bukan beg-".


"Ya sudah kalau tidak mau,aku mau cari pria lain saja yang mau buka bajunya untuk aku".


Hayo lho bang istrinya ngambek gara-gara gsk boleh ngetekπŸ€­πŸ€­πŸ˜†πŸ˜†

__ADS_1


Terimakasih sudah nunggu up dari othor readers.


Terus dukung author ya readers dengan cara like,komentar dan vote ya.


__ADS_2