
Tak terasa pagi telah tiba sinar mentari nampak malu menunjukan sinarnya,Tepat hari ini Aldo dan Anita akan mengikat janji suci.
Diruangan yang berbeda Anita sudah cantik dengan riasan natural di wajahnya dengan rambut di sanggul rapi dan kebaya modern berwarna gold yang begitu pas di tubuhnya. Begitu pula dengan Aldo juga sudah tampan dengan pakaian senada dengan Anita.
Aldo terlihat begitu gugup dan bibirnya terus bergumam menghafalkan tulisan pada selembar kertas yang ia pegang. Ia beberapa kali menghela nafasnya untuk menghilangkan rasa gugup nya.
"Jangan gugup Al rileks aja,nih ya yang gw denger kalo ijab kabul dilakukan 3 x gagal berturut-turut artinya loe batal nikah" Ucap Doni mengompori Aldo ,dalam hati ia terkekeh.
"Sialan loe bukannya nenangin gw malah nambah gw gugup" kesal Aldo di balas kekehan doni
"Lagian loe,segitu gugup nya emang?" ledek doni tak tak di hiraukan Aldo. Dari pada meladeni doni tak ada habisnya mendingan ia menghafal tulisan yang berada di kertas itu.
Disisi lain Anita pun sama seperti Aldo terlihat sangat gugup,ia mondar mandir sejak tadi dan tangannya keringat dingin.
"Jangan mondar mandir terus apa,inget jahitan perut kamu belum pulih" Amel mengingatkan. Ia khawatir kepada sahabatnya. Amel cuti hari ini untuk mendampingi sahabatnya ini.
"Eh iya lupa. Tapi gimana aku gugup banget"
" Iya aku paham,Tapi lebih gugup lagi kalo mau malam pertama" Ucapan Amel membuat wajah anita bersemu merah
"Haiss apaan sih kamu mel"
"Lho beneran Anita sayang,Ada yang salah emang? Kalo kamu udah Sah nanti Aldo berhak sepenuhnya atas dirimu" Ucap Amel
"Ya tapi Aku belum siap mel"
"Apa yang dikatakan Amel benar sayang" Sela ibu entah kapan datang nya tiba-tiba sudah berada disana.Ibu terlihat sangat cantik dengan balutan kebaya berwarna gold juga. Aldo benar-benar mempersiapkan dengan baik walaupun waktunya sangat singkat.
"Tapi bu__"
"Sayang, ibu tau kamu belum mencintainya" ibu menjeda ucapannya sejenak ibu tau apa yang dirasakan putrinya saat ini.
"Memang benar cinta bukanlah segalanya. Tetapi tanpa cinta, segalanya pun tak akan ada.
Belajarlah mencintainya Nak dan percayalah bahwa kalian adalah dua makhluk yang memang ditakdirkan bersama selamanya."
"Jika kamu sudah menikah taatlah pada suamimu,patuhlah kepadanya dan Melayani suami merupakan ibadah mulia bagi seorang wanita. Melayani suami bisa dalam hal apa saja selama tidak melanggar perintah Allah SWT".Wejangan ibu
Anita mendengarkan setiap kata yang keluar dari mulut ibu nya. Benar setelah menikah nanti Aldo berhak sepenuhnya atas dirinya. Dan pernikahan ini walaupun dadakan tapi sah di mata hukum dan negara.Dan gak ada salahnya jika saat ini ia mulai memantapkan hatinya untuk mencintai Aldo. Pikir Anita.
"Malah bengong,kamu dengar gak kata ibu?"
"Iya dengar bu,Nita udah memantapkan hati untuk mencintai Aldo"
" Bagus kalau begitu,ya sudah penghulu sudah datang ayo kita kesebelah"
"Amel tolong dampingi anita ya"
"Baik kanjeng ratu" Ucap Amel sambil membungkukkan badan
__ADS_1
"Haiss kamu ini, ibu duluan ya" dan di jawab anggukan anita dan amel
Setelahnya Anita di gandeng Amel menuju ruangan sebelah untuk melakukan prosesi ijab kabul
"Astaga mel,sumpah ini jantung kayak mau lepas" Ucap Anita gugup
"Tarik nafas lalu buang" Ucap amel menenagkan sahabatnya
Diruangan sebelah Aldo sudah menunggu di sampingnya ada doni sebagai saksi dan di depannya ada penghulu dan pakde anita yang notabennya adalah kakak kandung ayah anita.
Aldo duduk begitu tak tenang berberapa kali ia meremas tangannya untuk menghilangkan kegugupannya.
"Tenang bro jangan terlihat gugup begitu,lihat tuh pakde sampe nahan tawa" bisik doni
"haiss kau ini" aldo melihat pakde yang duduk didepannya memang benar pakde sedari tadi menahan tawa melihat kegugupannya.
"Tenang nak aldo,semangat dong bentar lagi sah jangan gugup" nasehat pakde
"I iya pakde"
"Eh Al,citra mana kok belum datang?"
"Entah,coba loe telpon".Ucap aldo lalu di angguki doni dan merogoh saku jas nya untuk menelpon citra
"Baru sampai diloby tapi dia katanya bareng om ferdi"
**
"Kamu yakin?" tanya ferdy setelah citra menerima telpon dari doni
"Iya pah,citra yakin lagian juga citra udah ikhlas"
" Ayo, mereka pasti sudah menunggu"
Setelah beberapa saat mereka sudah sampai
Diruangan itu kurang lebih ada 10 orang yang menyaksikan termasuk dokter dan beberapa suster
Ferdy mengedarkan pemandangannya,ia penasaran dengan pengantin wanitanya yang mampu memikat manusia berhati batu itu.
DEG
Saat ia menatap satu persatu orang yang berada disitu ia terpaku pada satu orang yang terlihat cantik dan elegant walaupun usianya sudah tak muda lagi. Padahal kekasihnya lebih muda,seksi dan juga cantik entah mengapa tak mampu membuat jantungnya berdetak. Tapi pada sosok itu baru sekali ini ia jumpa jantungnya sudah berdetak sangat cepat.
Pandangan semua orang teralihkan saat pengantin wanita masuk termasuk. Semua orang begitu terkesima melihat Anita yang terlihat sangat cantik
Aldo menatap Anita yang berjalan kearahnya tanpa berkedip bahkan mulutnya menganga.
"Mulut loe dikondisikan apa,tuh ilernya di lap dulu" bisik doni mampu mengejutkan Aldo lalu mengusap bibirnya dan benar saya ada cairan bening di sudut bibirnya🤤
__ADS_1
Shit,memalukan.Aldo
Doni mempoutkan bibirnya menahan tawa melihat ekspresi sahabatnya.
Anita saat ini sudah duduk disamping Aldo,mereka berdua sangat gugup,baik aldo dan anita sama-sama menunduk.
Ehemmm
"Apa bisa kita mulai?" tanya peghulu
"Ah ya bisa pak" jawab pakde
"Bagaimana nak aldo apakah sudah siap"
"Siap pakde" ucapnya berusaha tenang
Come on Al loe pasti bisa, batin aldo menyemangati diri sendiri.
"Baik pak samsudi apakah mau diwakil kan atau bapak sendiri yang menikahkan?" tanya penghulu
"Saya sendiri pak" jawab pakde mantap
"Baik.pak samsudi, mohon di baca dulu" penghulu memberika secarik kertas kepada pakde,saat pakde membaca tulisan yang ada di kertas tersebut matanya membola lalu ia melihat aldo sekilas.
" Baiklah nak aldo silahkan jabat tangan pak samsudi" ucap penghulu
"Baik pak" Ucap aldo lalu menjabat tangan pakde erat.
"Ananda Aldo sanjaya bin Sanjaya,saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan Anita maheswari binti Samsul maheswara dengan mas kawin seperangakat alat sholat,deposito uang senilai 1 Miliyar dan 1 unit rumah mewah,TUNAI" Pakde menyentak tangan aldo memberikan kode. Semua orang terkejut saat mendengar mas kawin yang di berikan Aldo untuk anita.
"Saya terima nikah dan kawinnya Anita maheswari binti Samsul maheswara dengan mas kawin tersebut TUNAI" jawab aldo dengan lantang dengan satu tarikan nafas.
"Bagaimana para saksi?"
SAH
SAH
TIDAK SAH
Ucap seorang diambang pintu,semua orang yang ada didalam ruangan itu terkejut. Mata mereka membola semua melihat siapa yang di ambang pintu.
Yahh digantung🤭🤭🤭
Aduhh siapa ya kira-kira yang datang? dan apakah pernikahan aldo dan anita berlanjut atau batal?
Jangan lupa like,vote dan komentarnya
Makasih😍
__ADS_1
Love you all😘😘😘😘