
Citra menatap nanar punggung aldo yang kini berjalan didepannya,Citra melihat aldo sangat bahagia setelah menerima telpon tadi. Ia sadar cinta tak bisa di paksakan ,ia akan menerima semua ini berharap kelak ada seorang lelaki menerima dirinya apa adanya dengan segala kekurangannya.
Aldo melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang sejak dari tadi bibirnya selalu tersenyum dan ia juga sesekali bersenandung
Hadirmu membuat diriku kembali bahagia
Setelah sekian lamaku merasakan hampa
Sekejap duniaku menjadi berwarna
Kau ubah segalanya
Dalam hatiku bertanya
Sekejap duniaku menjadi berwarna
Kau ubah segalanya
Dalam hatiku bertanya
Mengapa dirimu tak bisa menghilang dari pikiranku
Mengapa hatiku selalu saja mengarah kepadamu
Dan memang hanya kamu
Lagi-lagi kamu terlintas di benakku
Mungkin memang aku sedang jatuh cinta?
Saat ini Aldo berjalan dilorong rumah sakit menuju kamar perawatan Anita,ia merasa sejak tadi di ikuti seseorang.Ia berhenti sejenak lalu menengok ke belakang tapi tak ada siapa pun dan ia melanjutkan langkahnya.
Klek
Pintu terbuka terlihat doni tengah berjaga disana duduk di sofa dan memainkan ponsel nya? Dan anita saat ini sedang tertidur begitu juga dengan ibunya.
"Sudah lama don?"
"Hem iya,loe dari mana sih?"
"Ada urusan kerjaan bentar"
"Kerjaan apaan,semua kerjaan loe udah gw handle" seru doni
"Sssttt loe ngomongnya jangan kenceng-kenceng" mengisyaratkan jari telunjuknya di depan bibirnya sambil melirik anita yang tertidur diatas brangkar.
"Jangan bilang loe_
"Iya gw ketemuan sama dia" potong aldo karena ia tau arah pembicaraan doni
"Tapi gw ketemu dia cuma buat mutusin perjodogan ini" lanjut Aldo
__ADS_1
"Trus orang tua loe gimana" tanya doni
Aldo mengedikkan kedua bahunya
"Keputusan gw final don,gw tetap nikahi anita walaupun tanpa restu mereka"
"Loe yakin"
"He em,lagian cinta gw dah mentok sama anita"
"Dasar bucin"
"Gw tadi siang berantem sama bokap,katanya pernikahan gw sama citra mau dipercepat,Lah gw gak terima lah makanya gw ambil keputusan untuk mengakhiri porjodohan ini sepihak" jelas aldo
" Terus gimna tuh sama si hand body lotion?"
"Entah lah"
"Buat gw aja ya Al" ucap doni menaik turun kan alisnya
"Ambil aja kalo dia mau"
"Eh tadi gw pas mau kesini ,gw berasa kayak ada yang ngikutin" seru Aldo
"Serius loe?" ucap doni dan di angguki Aldo
"Tenang biar gw urus" ucap doni lalu beranjak dari duduknya
"Oke" balas doni lalu berjalan keluar
******
Disisi lain seorang wanita sedang bersimpuh di bawah kaki Seorang pria,wanita itu menangis dan memohon belas kasih kepada pria tersebut.
"Ku mohon bram ini adalah anakmu darah daging mu sendiri" Ucap Siska ya wanita itu adalah siska
"Cih,enyah kau dari sini sialan" geram bram
"Aku tak tau harus kemana lagi bram dan aku juga sedang mengandung anakmu" Ucap Siska berderai air mata dengan tetap bersimpuh di kaki bram.
" Aku janji bram aku akan berubah,dan memperbaiki semua"
Sebelum nya Siska tak mengetahui jika dirinya hamil tiap pagi ia merasakan mual yang begitu hebat ia pikir hanya masuk angin biasa jadi ia tak begitu memperdulikannya,akan tetapi rasa mual itu tak kunjung hilang padahal sudah sebulan ia merasakan itu,puncak nya ia saat ia sedang bekerja kepalanya pusing tak tertahan kan akhirnya ia pingsan setelah itu ia dibawa ke rumah sakit oleh rekan kerjanya ,setelah hasil pemeriksaan keluar baru lah di ketahui jika ia sedang hamil dan kehamilan nya mulai menginjak usia dua bulan,ia dan rekannya begitu syok mendengar penuturan dokter. Bagaimana bisa Siska yang belum menikah bisa hami? dan siapa ayah dari bayi yang di kandung siska?.Pikir rekan siska.
Setelah satu minggu kejadian itu berita kehamilan siska beredar begitu cepat di perusahaan. Mau tak mau ia harus dipecat dari perusahaan tersebut karena telah mencoreng nama baik perusahaan,sebenar nya dari pimpinan perusahaan tak ingin memecat siska akan tetapi para karyawan berdemo meminta siska untuk di keluarkan dari perusahaan.
Setelah Siska di pecat ia memutuskan untuk pulang kampung akan tetapi saat ia sudah sampai di kampung keluarganya mengusir nya karena berita Siska hamil diluar nikah sudah tersebar dikampung. Setelah itu ia kembali lagi kejakarta untuk mencari kost yang murah setelah mendapatkan nya ia memulai hidup baru nya akan tetapi baru satu minggu ia hidup di kosan tersebut ia sudah diusir oleh pemilik kost kerena ia hamil diluar nikah. Dan akhirnya ia memutuskan untuk mencari bram dari rekan rekan kerja bram dulu Dan berakhirlah ia disini di mansion bram di Surabaya.
"Baik lah,kamu boleh tinggal disini" Ucap bram di balik semua itu bram tersenyum devil.
"Bi Yam antar dia kamar tamu" Ucap bram menunjuk siska.
__ADS_1
"Baik tuan" Ucap Bi Yam
"Mari nona saya antar kekamar tamu" Ucap Bi Yam membantu siska berdiri lalu ditepis oleh siska dan semua itu tak luput dari penglihatan bram, bram menggertakkan giginya melihat Bi yam diperlalukan seperti itu.
Saat sampai di kamar tamu Bi Yam mempersilahkan masuk siska,Dan siska terperangah dengan kamar yang begitu mewah ia mengelilingi kamar tersebut sampai ia dikamar mandi ia bedecak kagum melihat kamar mandi yang begitu mewah.
Bi Yam masih menunggu Siska didalam kamar,
"Untuk apa kamu masih disini,pergi sana"Usirnya dengan mengibaskan tangannya
Bertepat Siska mengusir Bi Yam ,Bram masuk kedalam kamar yang ditempati siska.
"Tinggal kan kami berdua Bi" ucap Bram
"Baik tuan" ucap Bi yam lalu pergi meninggalkan tuannya kebelakang untuk menyeselaikan tugasnya
"Bagaimana apakah kau menyukai kamar nya" Ucap bram basa basi
"Iya bram makasih,kamarnya bagus banget Aku suka" Ucap siska tersenyum senang
Bram mendekati siska yang masih berdiri di depan pintu kamar mandi,membuat hati siska berbunga apakah Bram kini mulai menerimanya? Bram semakin mendekat dan berdiri tepat di hadapan siska ,membuat siska berpikir apakah bram akan mencium nya? ataukah akan memeluk nYa?
Bram menundukan tubuh nya dan mendekatkan wajah nya ketelinga siska kemudian ia berbisik
"Jangan senang dulu murahan,karena penderitaanmu akan segera dimulai" desis bram tepat di telinga siska,membuat siska yang tersenyum kini wajahnya terlihat pucat pasi.
"A apa mak sud mu bram?"
"Heh ,Aku membiarkan mu disini karena kau memgandung anak ku. Ingat tempatmu tak seharusnya disini tapi di belakang sana di gudang"Seru bram
"Apa kau pikir karena kau mengandung anakku kau bisa bersikap seenaknya disini? jangan mimpi!!"
"Ingat lahirkan anakku dengan sehat,selamat dan tanpa ada cacat sedikit pun,jika tidak kau akan tau akibat nya"
"Aku akan membiarkan mu menikmati kemewahan ini Tapi satu hal yang perlu kau ingat KAU HARUS TAU BATASAN MU,JANGAN HARAP KAU MENJADI NYONYA RUMAH DISINI KARENA YANG BERHAK HANYA DIA,DAN JANGAN HARAP KAU MENDAPAT PENGAKUANKU" Desis bram penuh penekanan membuat siska mematung mendengar setiap kata yang bram ucap kan.
"Dan satu lagi bersikap baiklah kepada Bi yam,jika tidak kau akan tau akibatnya"tekan bram lalu meninggal kan siska yang masih mematung.
"DIA?? Anita,ini semua karena anita. Aku akan melenyapkan mu anita lihat saja" geram Siska bukannya sadar akan perbuatan nya kini hatinya diliputi rasa benci dan dendam terhadap Anita yang tak tau apa-apa.
Gimana para readers lihat Siska muncul kembali?
kesel gak kesel gak
ya kesel lah masa enggak ππ
Jangan lupa like,vote dan komentarnya π
makasih
love you allπππ
__ADS_1