Perawan Tua Meet Brondong Tajir

Perawan Tua Meet Brondong Tajir
Anita Dan Aldo


__ADS_3

Tak terasa sudah dua minggu Anita beserta ibunya di rawat dirumah sakit dan Kini mereka sudah diperbolehkan pulang karena jahitan diperut sudah mengering,kesehatannya juga sudah membaik hanya tinggal masa pemulihan dan beradaptasi hidup dengan satu ginjal.


Dan selama itu juga Aldo menahan diri untuk tidak menyentuh istrinya,jangan kan menyentuh mencium saja ia tahan karena di dalam ruangan rawat ada keluarga Anita jadi ia tak ingin mempermalukan dirinya juga istrinya.Masih teringat dengan ucapan dokter 'Saya tahu mas ini pengantin baru tapi mencari pahalanya ditunda dulu ya!Soalnya takut perut istri mas nya terguncang,jadi tunggu mbak anita pulih dulu' .


Aldo mendesah frustasi mengingat ucapan dokter. Ia juga tak ingin memberitahukan hal ini kepada istrinya karena menurutnya ini adalah hal yang tidak begitu penting,biarkan lah ia menahannya dulu walau tidak mudah yang terpenting adalah kesehatan istrinya yang utama. Kan ada pepatah mengatakan 'berakit-rakit kehulu berenang-renang ketepian,bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian'. begitu pikir Aldo.


Saat ini Anita sudah sampai dimansion keluarga Sanjaya,sebelumnya Aldo dan keluarga ingin memboyong Anita beserta ibu dan pakde bude untuk tingal ke mansion keluarga Sanjaya. Akan tetapi tawaran itu ditolak ibu diana halus dengan alasan dua hari lagi mereka akan ke jogja jadi mereka mempersiapkan segalanya.Kecuali Anita yang sudah di wanti- wanti oleh sang ibu untuk menurut dengan suami dan mertuanya. Masih ingat dibenak Anita akan perkataan ibunya 'ingat nak,kamu bukan lajang lagi jadi jika suamimu meminta hak nya berikan lah,insya allah itu akan menjadi pahala besar untuk mu'.


Kini Anita sudah berada didalam kamar mewah milik Aldo yang sekarang menjadi kamar mereka. Setelah membersihkan diri Anita duduk di atas ranjang king size ia termenung mengingat ucapan ibunya.


Malam pertama? mengucapkannya saja sudah membuatnya takut.Karena kata orang untuk pertama kali itu sangat sakit. Anita bergedik ngeri membayangkannya.


Tapi jika tidak melakukan kewajibannya ia juga akan berdosa. Dan bagaimana cara melakukannya?


Aduh anita memang benar-benar sangat polos. Kini Anita pikirannya berkecamuk antara melakukannya atau tidak!.Tanpa sadar pundaknya ditepuk oleh seseorang membuat dirinya terperanjat.


Eh


"Sudah selesai Al mandinya?" Anita memalingkan wajahnya gugup saat melihat pria disampingnya yang kini menjadi suaminya hanya melilitkan handuk sebatas pinggangnya.


"Menurutmu" Aldo menaikan salah satu Alisnya

__ADS_1


"Kamu dari tadi melamun,suda berkali-kali aki panggil" Lanjut Aldo


"Eh benarkah?" Anita benar tak sadar kehadiran aldo tadi.


"Hemmm" Aldo menjawab dengan deheman lalu berjalan menuju ruang ganti.


"Kamu mau kemana Al?" Tanya anita seketika menghentikan Langkah Aldo.


"Aku kedinginan,harusnya istriku menyiapkan pakaian gantiku" Sindir Aldo tetap melanjutkan langkah nya.


Anita merasa tak enak mendengar ucapan Aldo tadi lalu ia mengikuti Aldo dari belakang menuju ruang ganti.


"Mau apa mengikutiku?Apa kau ingin melihat tubuh indah ku ini" Ucap Aldo menaikan salah satu sudut bibirnya


Aldo memandang anita dari belakang yang sedang mengambil pakaian untuk dirinya. Sungguh Anita sangat seksi dengan menggunakan dress selutut berwarna peach yang pas pada tubuhnya.


Entah mengapa hanya melihat punggung Anita membuat naluri lelakinya bangkit tapi akal pikirannya mengingat pesan dokter beberapa waktu yang lalu jika tidak mungkin Anita sudah diterjang oleh Aldo.


"Ini pakailah Al nanti kamu masuk angin" Ucap Anita menyodorkan pakaian ke Aldo membuat Aldo terperanjat,bukannya mengambil pakaiannya malah menarik Tangan Anita.


Anita merasa de javu saat aldo menarik tangannya.

__ADS_1


Aldo menarik tangan anita agar mendekat kepadanya.Menjepit dagu anita agar menatapnya dengan tangan kanan nya dan tangan kirinya sudah berada di pinggang anita. Tatapan mereka bertemu membuat debaran di dada Aldo maupun anita semakin membuncah.


Kini jarak mereka sangat dekat,tangan kanan Aldo yang awalnya berada didagu anita kini sudah berada di punggung nya dan mengusap halus di sana dengan gerakan sensual,membuat anita memejamkan matanya merasakan usapan halus dipunggungnya walaupun Anita memakai dress tapi usapan itu begitu ketara membuat Anita merasakan getaran Aneh dalam dirinya.


"Buka matamu sayang" Bisik Aldo serak tepat ditelinga kirinya.Anita semakin merinding dibuatnya.


Anita membuka matanya yang ia jumpai pertama adalah tatapan mata Aldo yang terlihat sayu dan berkabut begitu pula Anita.


Aldo menunduk kan kepalanya karena anita tingginya hanya sebatas pundaknya,Aldo mendekatkan wajahnya dengan Istrinya hingga hidung mancung mereka bersentuhan dan bibir mereka hanya berjarak dua senti.Membaut nafas Anita tercekat jantungnya berdegup lebih kencang.


Apalagi tangan Aldo kini merambat naik ketengkuk nya.


"Bolehkah?" Tanya Aldo serak.


Jeng jeng jengg


Tarik nafas lalu hembuskan lagi


πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†


Jangan lupa like,vote,dan komentarnya

__ADS_1


terimaksih


love you all😘😘


__ADS_2