Perfect Love (Kutukan Cinta Sang Casanova 2).

Perfect Love (Kutukan Cinta Sang Casanova 2).
Hantu laut.


__ADS_3

Happy Reading...


Matahari telah benar-benar mengalah pada kegigihan sang rembulan yang ingin menampakkan diri. di tepi pantai, Josh berjalan sendirian tanpa semangat di tengah gelap malam bertabur bintang. sesekali ia mendongak menatap langit, sekedar mencegah agar air matanya tak sampai menitik. ia tak ingin lemah, tapi apa daya hatinya hanyalah seonggok organ lembek yang di penuhin perasaan.


Malam semakin merambat naik, belum ada keinginan di hatinya untuk kembali ke Villa. ia sedang ingin menikmati kebahagiaan berselimut luka. sendiri dalam sepi. hanya desingan angin dan deburan ombak yang ia inginkan untuk menemaninya.


"Jika dengan melepas mu dan ikut merasa bahagia karena bahagia mu adalah bukti cintaku, maka aku harap kamu bisa merasakannya. merasakan perasaanku tanpa aku mengatakannya." Josh bermonolong meyakinkan dirinya.


Lama ia terdiam. terlarut dalam kesedihan. hingga sayup-sayup.ia pendengar suara aneh.


"Cemen, laki kok nangis."


Josh menajamkan telinga dan pandangannya dalam gelap. ini adalah pulau pribadi, meski tak terlalu jauh, tapi mustahil ada orang asing yang bisa masuk sembarangan. jadi tak mungkin itu manusia.


Lalu suara siapa itu tadi. apakah suara hantu, atau putri duyung. ah tidak mungkin! Josh dengan segera mengenyahkan pikiran tak masuk akalnya. sekarang jaman moderen tak ada hantu atau sejenisnya. fan kisah putri duyung adalah dongeng anak pengantar tidur. dan semua itu hanyalah mitos. ia sudah terlalu tua untuk mempercayai hal itu.


"Sikap nya sudah seperti orang yang paling menderita saja."

__ADS_1


Josh kembali pendengar suara tapi ia tak melihat keberadaan pemilik suara. ia menoleh ke kanan dan ke kiri lalu berbalik. mata nya hilir mudik berusaha menemukan sumber suara.


"Lapar.."


Udara yang tadi terdengar sedikit lantang kini berganti seperti rengekan. Josh semakin penasaran. akhirnya ia memutuskan untuk menjauhi pantai. siapa tahu saja yang tadi itu suara hantu laut yang benar-benar lapar dan dingin mencari mangsa.


See, bahkan tadi Josh meyakini jika di jaman modern tak ada hantu atau sejenisnya. tapi kenapa sekarang ia malah mempercayai itu adalah suara hantu. apa lagi hantu laut.


"Wahai Tuhan, kirimkan lah aku malaikat yang bisa memberiku makan. aku bisa mati dan jadi hantu beneran jika tidak makan."


Suara itu semakin jelas. Josh semakin penasaran. ia melangkah perlahan sedikit menjauh dari bibir pantai menuju berbatuan yang setinggi pinggang orang Dewasa tapi tak ia temukan apapun di sana.


Kalimat itu semakin panjang yang mana membuat Josh ingin tertawa. tapi sekarang bukan saatnya untuk tertawa. ia masih harus mencari sumber suara tersebut.


"Bintang kecil, di langit yang tinggi8..."


"Amat banyak, menghias angkasa..."

__ADS_1


"Aku ingin, terbang dan menari.."


"Eh salah!' Aku ingin pulang dan kembali, jauh dari sini ke tempat ku berasal."


Josh hampir saja tergelak mendengar lagu anak-anak itu. tapi ia menahannya. apa ia akan tertawa di saat seperti ini. saat ia penasaran dengan suara yang mungkin saja suara hantu penunggu pulau miliknya. jika seperti itu, sepertinya dia harus berkenalan dengan anggota lain yang menempati pulau miliknya. atau mungkin ia bertindak sebagai securiti. dan sebagai tuan yang baik, Josh tetap harus menyapa dan menunjukkan rasa terima kasih nya karena telah menjaga aset milik keluarganya.


Plukk!


Terdengar suara batu yang di lemparkan ke dalam air. Josh dengan jelas mendengar itu. ia bahkan merasakan setitik air jatuh di punggung tangannya. ia yakin jika itu adalah cipratan air yang di hasil kan dari lemparan batu tersebut. tentu saja karena cuaca sedang cerah jadi itu jelas bukan air hujan. dan ia tidak sedang berada di pinggir pantai. tidak mungkin itu cipratan yang di hasil kan ombak.


"Kakak, aku lapar hiks... dingin juga hiks.. mau selfi hiks... tapi ponselku mati hiks.."


Suara yang terdengar semakin jelas, artinya ia semakin dekat dengan sumber suara. dan tadi ia juga seperti pendengar suara basah hendak menangis. jadi apakah itu benar-benar hantu. yang sebentar me ngoceh sebentar bernyanyi lalu menangis.


"Arrrgh.. healing paling menyebalkan sepanjang sejarah petualangan Jacinta"


Suara itu berganti jerit frustasi. ia mendengarnya dengan jelas. jadi artinya ia semakin dekat dengan pemilik suara.

__ADS_1


Josh mendekat pada sebongkah batu yang tak begitu besar tanpa menimbulkan suara. dan secara perlahan ia mengintip dari atas batu yang hanya setinggi pahanya.


***


__ADS_2