Perkawinan Sedarah Suamiku

Perkawinan Sedarah Suamiku
#38. Angelica sadar surat nikah ada pada Steven


__ADS_3

"Kenapa aku lengah, sampai lupa mengurus kartu keluarga dan akte nikah catatan sipil kami, aduh begitu bodoh nya aku, malah sekarang surat nikah, tidak tahu rimbanya" Angelica terus menyalahkan dirinya.


Linda pun terus memarahi Angelica "Gimana sih kamu, masak menyimpan berkas penting gitu saja tidak bisa!"


"Angel lupa ma, tidak kepikiran" Angelica sedih dan menyesal.


"Sudahlah tidak ada juga gunanya kita berdebat, sekarang mama jadi merasa yakin,


kalau Steven menikahi kamu karena ada maksud tersembunyi, tapi apa ya, mama juga bingung dan tidak mengerti, apa ya, dibalik keinginan Steven menikahi kamu?" Linda terus mengulang-ulang pernyataan nya dan terus memeras pikirannya semakin penasaran Linda mengenai Steven ini.


"Kalau mengenai mengurus berkas mungkin selama ini memang Angelica dan Steven lupa, tetapi kalau Steven menikahinya karena ada maksud tertentu Angelica tidak yakin, karena menurut Angelica, Steven orangnya baik, pengertian, terbuka dan jujur", Angelica ngotot membela Steven dan memberi pandangan kepada Linda.


"Sudah lah Angel, masih saja kamu membela Steven, kenyataannya sekarang adalah Steven telah meninggalkan kamu, dan Steven bukan suami yang baik menurut ibu, pergi tanpa memberitahu terlebih dahulu, main tinggal-tinggal saja" Linda semakin kesal Angelica masih saja membela Steven,


takut kejiwaan Angelica menjadi labil, Linda pun mengalah diam dan tidak membahas Steven lagi.


"Oh iya, mama pergi dulu ya mengurus berkas-berkas surat lahir dari baby kamu, agar kita bisa pulang besok pagi" Linda pamit hendak ke ruang resepsionis mengurus surat lahir baby Angelica.


"Iya ma" balas Angelica


*****


Hari ini Angelica pulang dari rumah sakit menuju ke rumah kontrakannya tidak lupa membawa baby nya serta.


Angelica sangat bersyukur ada Linda dan Veni di rumah yang menemani Angelica.


Untuk memasak dan mencuci Veni yang ambil kendali, sedangkan untuk mengurus baby boy ada Linda yang lebih berpengalaman,


Untuk memandikan baby boy nya, Angelica masih belum berani, tetapi Angelica memperhatikan Linda ketika memandikan nya, agar semakin terbiasa, terkadang Angelica disuruh memandikan sendiri, awalnya masih takut-takut, setelah 3, 4 kali, lama-lama Angelica makin terbiasa, dan mulai menikmati hari-harinya dengan rutinitas memandikan, menyusui, menimang-nimang ketika sedang nangis, dan banyak lagi kenikmatan ketika menjaga dan merawat baby boynya.


Angelica terkadang melampiaskan rasa rindunya kepada baby boy nya, karena wajah baby boy nya begitu mirip sekali dengan Steven. Angelica menciumi baby boy nya, bila rindu kepada Steven melandanya.


"oh iya, Angelica hampir lupa, karna terlalu memikirkan Steven yang tidak kunjung pulang, Angelica lupa, sebelum Steven pergi, Steven masih sempat memberi nama untuk baby boy nya dengan sebutan "gemilang", iya nama anakku adalah gemilang, pikir nya dalam hati.

__ADS_1


Untung lah selama ini Angelica tidak boros, selalu masak dirumah, dan selalu berhemat, uang belanja yang diberikan Steven setiap bulan selalu ada sisa dan tidak dikembalikan kepada Steven, Maka selama setahun ini uang belanja yang sudah ditabung Angelica lumayan banyak jumlahnya.


"Bagaimana uang sewa rumah kontrakan mu ini, apa sudah habis masanya, kalian kemarin ngontraknya bayarnya untuk berapa tahun?" tanya Linda, karena gaji sebagai tenaga honor Angelica pasti tidak cukup untuk mengandalkan biaya kontrakan dan biaya hidup Angelica dan baby nya.


"Tidak tahu ma, Steven yang ngurus semuanya kemarin, Angel juga lupa menanyakan nya, tetapi Angel tahu rumah ibu yang punya rumah ini, ibu sandi. Ada di samping rumah ini, nanti coba Angel tanyakan saja atau Angel telpon saja" Angelica memberi penjelasan.


Angelica menelpon ibu yang punya rumah kontrakan.


Tut...Tut .Tut...


"Halo" ucap Ibu sandi


"Halo Bu, saya Angelica, istrinya Steven, yang ngontrak di samping rumah ibu" Angelica memberi penjelasan.


"Oh iya, Steven, ada apa Bu Angelica?" tanya ibu sandi ingin tahu.


"Begini Bu, mau tanya, rumah yang kami kontrak ini kemarin Steven bayar untuk berapa tahun?" tanya Angelica ingin tahu.


"Apa Bu, 3 hari yang lalu Steven membayar untuk 2 tahun kedepan Bu!" Angelica takut salah dengar, mencoba mengulangi apa yang dikatakan Bu sandi.


"Iya Bu, 3 hari yang lalu dibayar untuk 2 tahun kedepan" ucap Bu sandi yakin.


"Baiklah kalau begitu, terima kasih banyak ya Bu atas informasinya" ucap Angelica senang.


Angelica menutup telponnya.


Linda bertanya "Apa kata ibu yang punya rumah kontrakan ini?"


"Sudah dibayar Steven 3 hari yang lalu, untuk 2tahun kedepan" ucap Angelica.


"Baguslah kalau begitu, ternyata masih ada hati nurani nya mengingat anak istrinya" ucap Linda kesal.


Angelica berurai air mata, "sesungguhnya Steven orangnya baik dan pengertian, mungkin ada seseorang yang menyuruhnya untuk berbuat hal yang tidak sesuai keinginannya barangkali, pikir Angelica dalam hatinya.

__ADS_1


Angelica tidak suka Linda selalu menilai Steven tidak baik,


"Mama jadi penasaran, bagaimana selama ini, apa Steven memberikan uang belanja kepada mu?" tanya Linda penasaran.


"Iya ma, Steven memberikan uang belanja, bahkan berlebih, kelebihannya setiap bulan Angel simpan dan Angel tabung, sehingga selama setahun ini, jumlahnya sudah lumayan banyak ma" Angelica memberitahu.


Linda terdiam, padahal Linda selalu prasangka buruk kepada Steven.


Angelica pun tidak mau Linda selalu prasangka buruk, "Mama, yang Angelica lihat, Steven orangnya baik dan pengertian, apa yang Steven lakukan saat ini, Angel pikir bukan Pribadi Steven ma, tetapi Angel juga tidak mengerti, seperti ada yang menyuruhnya" Angelica memberi argumen.


"Nanti setelah Angel, merasa pulih, Angel akan pergi ketempat proyek Steven ma, Angel akan mencari tahu atau menanyakan teman kerja Steven" Angelica menyarankan


"Baiklah kalau begitu, mana yang baik aja lah, mama sih mendukung saja, terserah kamu saja Angel" Linda pasrah.


"Sekarang kamu urus anak kamu dengan baik ya, karena kamu adalah seorang guru, kamu sudah tahulah Bagaimana pendampingan yang benar terhadap anak" Linda menanggapi.


" Iya ma, mama doakan ya, semoga Angel bisa bersatu kembali dengan Steven" Angelica berharap.


"Iya sayang, mama ingin yang terbaik untuk semua anak-anak mama" Linda memeluk Angelica dengan penuh kasih sayang dan penuh perhatian.


"Mama hampir lupa, apa kamu sudah memikirkan nama untuk anak kamu?" Linda mengingatkan kan


"Oh iya ma, sebelum Steven pergi, setelah Steven melihat kelahiran anaknya, Steven sempat memberikan nama untuk baby boynya dengan sebutan"gemilang" Angelica memberitahu.


"oh iya, baguslah kalau begitu, nama yang bagus, berarti sah ya, anak kamu diberi nama gemilang" Linda menyakinkan Angelica.


"Iya sah ma, Gemilang" Angelica mantaf.


"Nanti setelah kamu selesai cuti, tidak apa-apa kamu tetap mengajar, biar mama yang menjaga Gemilang" Linda menawarkan.


"Benar ma?, mama ikhlas dan rela menjaga Gemilang, ketika Angel kerja" Angelica menyakinkan Linda


Linda manggut-manggut tanda setuju. "Benar" ucapnya.

__ADS_1


__ADS_2