Perkawinan Sedarah Suamiku

Perkawinan Sedarah Suamiku
#43. Angelica ingin menyewa Ruko


__ADS_3

Tidak beberapa lama kemudian, datang pria paruh baya naik sepeda motor mendekati ruko,


Angelica saling bertatapan muka, bingung Angelica mau bertanya takut orang nya salah, begitu juga perasaan laki-laki paruh baya tersebut, akhirnya Angelica memberanikan diri untuk menanyakan nya.


"Dengan bapak pemilik Ruko?" tanya Angelica ragu.


"Ibu Angelica, ya" balas pria paruh baya tersebut merasa yakin.


Angelica dan pemilik Ruko saling berjabat tangan dan saling melempar senyum.


"Angelica pak" ucap Angelica.


"Tony" balas pemilik Ruko.


Agar tidak merasa canggung Angelica langsung melempar pertanyaan-pertanyaan, agar jelas dan tidak berlama-lama lagi.


"Mau tanya harga sewa Ruko bapak ini, berapa ya uang sewanya per tahun?" tanya Angelica to the point.


"Murah saja Bu, kebetulan Ruko saya ini, baru kosong, baru saja selesai disewa orang, mereka pindah ke tempat lain, jadi mungkin kerusakan baik atap, atau tembok semua bagus, begitu juga keran air dan listrik semua bagus tidak ada masalah Bu" ucap pak Tony menyakinkan Angelica.


"Saya pun mengharapkan semua bagus dan lengkap pak, berapa kira-kira uang sewanya per tahun, kalau uang sewa tidak cocok yah, saya tidak mungkin juga langsung ambil pak, karena banyak juga yang harus dipertimbangkan, termasuk lah itu pendapatan dan pengeluarannya" Angelica memberi gambaran, dengan penuh pertimbangan.


"Tetapi Sebelum nya, bolehkah saya melihat-lihat ruangan dan kondisi Ruko ini pak?" tanya Angelica antusias dan ingin tahu.


"Oh boleh, silahkan masuk Bu" pak Tony mempersilahkan masuk setelah membuka gembok pintu Ruko miliknya.


Angelica pun berkeliling melihat dan memperhatikan kondisi Ruko tersebut, termasuk air, listrik, kamar mandi, salurannya apakah tidak tersumbat, bahkan ventilasi udaranya juga bagus, melihat ruang-ruang nya, masih harus banyak yang disekat-sekat, untuk membuat kelas-kelas yang membuat 20 orang/kelas, Angelica pun merasa cocok dan senang berada di Ruko milik pak Tony ini.


Angelica pun memberi tanggapan.

__ADS_1


"Saya tertarik dengan kondisi dan suasana Ruko ini pak, saya mau menyewanya, tetapi sebelumnya uang sewanya berapa kira-kira pertahun pak?" tanya Angelica ulang dan ingin tahu.


"Ruko ini kan sampai lantai 3, uang sewanya 50 juta/bulan Bu" ucap pak Tony.


"50 juta ya, tidak bisa nego lagi pak harga sewa rukonya?, karena saya masih baru merintis sebenarnya, jadi belum banyak modal yang saya kumpulkan,


saya tinggal di gang Annur, dua simpang dari Ruko ini, saya buka les belajar pak, seperti bimbingan belajar tepatnya,


selama ini masih di laksanakan di rumah, saya berencana hendak menambah kelas untuk SMP dan SMA,


karena selama ini masih untuk kelas SD saja dan hanya bidang studi matematika, sekarang rencananya mau membuka semua bidang studi, boleh ya pak harga sewa Ruko nya nego?, kalau misalnya bisnisnya berkembang terserah bapak untuk menaikkan nya tahun depan" Angelica memohon dan berharap pak Tony bisa pengertian atas uang sewanya.


"Bagaimana ya Bu, Ruko ini pun belum lama berdiri, modal saya juga belum kembali, begini saja uang sewanya tetap 50 juta, tetapi ibu bayar kira-kira pembayaran pertama nya 20 juta, nanti sisanya boleh lah 2 bulan lagi, bagaimana kira-kira Bu?" tanya pak Tony, pemilik Ruko memberi solusi.


Angelica terdiam, mencoba berpikir sejenak, "kalau langsung 50juta mungkin agak berat, tetapi karena pemilik Ruko mau memberikan toleransi pembayaran sisanya 2 bulan kemudian, Angelica merasa terbantu, setidaknya nya menunggu perputaran uang dari pembayaran uang les selama dua bulan masih bisa diharapkan, lumayanlah menutupi kebutuhan yang lain", pikir Angelica di dalam benaknya.


"Baiklah kalau begitu pak, saya setuju kalau seperti itu model pembayaran nya, saya pikir sangat membantu dan tidak memberatkan saya, saya bayar besok ya pak, saya besok datang lagi ke Ruko ini" Angelica merasa mantap dan yakin.


"Saya rasa ibu tidak akan rugi menyewa Ruko ini, karena akan sangat nyaman dan sejuk suasananya, sebagian ruangan juga sudah ada kipas anginnya, dan pencahayaan juga lumayan karena ada ventilasi, sehingga cahaya dan pertukaran udaranya sangat bagus" pak Tony menyakinkan Angelica.


"Iya pak, saya setuju pendapat bapak, karena itulah saya merasa tertarik untuk menyewa Ruko ini" Angelica setuju pendapat pak Tony.


"Ok pak, besok saya datang lagi dan sekalian membayar, untuk pembayaran pertamanya, sekarang saya permisi pamit ya pak, oh ya ini deal ya pak saya sewa, jangan di ditawarkan kepada orang lain lagi, saya tidak bawa uang cash, besok saya baru bisa tarik uangnya dari bank" Angelica menyakinkan pak Tony dan segera pamit, dan mengulurkan tangannya ke arah pak Tony.


"Baiklah kalau begitu Bu, terimakasih sudah mau menyewa Ruko saya" balas pak Tony sambil menjabat tangan Angelica.


Angelica pun segera menyalakan sepeda motornya dan segera melajukan sepeda motornya ke arah rumah kontrakan nya.


Di depan rumah ketemu Linda yang sedang menjemur beberapa potong pakaian Gemilang yang sudah dicuci.

__ADS_1


Brem. suara mesin sepeda motor di matikan.


"Bagaimana Angel, bisa cocok harga sewa Ruko nya?" tanya Linda penasaran dan ingin tahu.


"50 juta/bulan, ma. Lantainya ada 3 lantai, menurut Angel sih, bagus, nyaman dan sejuk, Angel sih tertarik" Angelica memberitahu secara mendetail.


"Apa, menurut mama sih sudah lumayan murah ya, tetapi kamu sendiri, duitnya ada 50 juta?" tanya Linda terkejut.


"Iya ma, itu sudah murah uang sewanya, tetapi ketika Angel minta harganya nego, pemilik Ruko tidak mau, malah memberi keringanan,


untuk pembayaran pertama harus menyerahkan 20juta untuk sisanya bisa dibayar 2 bulan kemudian,


Angel pikir, tidak apa-apa lah tidak bisa nego, yang penting diberi keringanan, setidaknya dalam tempo 2 bulan, masih bisa didapat dari pembayaran uang les siswa sebanyak 2 bulan. Masih ada perputaran uangnya." Angelica merasa mendapat keringanan.


"Kamu sendiri, ada simpanan sebanyak 20 juta, Angel?" tanya Linda balik merasa khawatir.


"Ibu tenang saja, Angel ada uang untuk pembayaran pertamanya, untung saja sisanya masih ada tempo 2 bulan,


tetapi masih banyak yang harus diperlengkapi, misal butuh beberapa lagi kipas angin dan perlu pemasangan instalasi listrik, agar bisa ditambahi beberapa bola lampu, karena nanti Angel mau mensekat-sekat ruangan itu menjadi lebih kecil, yang bisa memuat 20orang siswa/ ruangan,


dan beberapa bangku panjang dan kursi panjang yang harus ditempa, dan beberapa papan tulis dan perlengkapan spidol dan penghapus,


Angel juga akan membuat iklan, agar siswa nya bisa bertambah sesuai harapan kita" Angelica menjelaskan rincian perlengkapan yang diperlukan dan strategi untuk mendapatkan siswa-siswi baru.


Linda terdiam, Linda tidak tahu bagaimana kondisi keuangan Angelica, Linda melihat Angelica tenang, mungkin saat ini uang nya masih cukup, tetapi kalau usahanya tidak berjalan sesuai rencana, bagaimana nantinya?, Linda merasa takut dan khawatir.


Angelica melihat kekhawatiran Linda. "Tenang saja ma, Angelica masih ada uang, mama tidak usah khawatir, Angel ada simpanan, ma" Angelica menyakinkan Linda.


"Baiklah kalau begitu, nak, kamu pastinya sudah tahu gambaran dan rincian biayanya, ibu serahkan semuanya kepadamu nak, ibu hanya bisa mendoakan kamu, kiranya apa yang kamu rencanakan boleh terwujud dengan baik" Linda pasrah.

__ADS_1


__ADS_2