
“Jadi hari ini kamu punya rencana pergi kemana bae” tanya leonardo sembari meletakkan kopernya ke sudut ruangan.
Aku berjalan menuju ranjang lalu membuka gorden kamar sehingga menampakkan pemandangan indah dari kota paris.
“enaknya kemana?” tanyaku pada leonardo masih dengan memandangi kota.
“mas sih ikut kamu, mau kemana pun perginya bebas.” Jawabnya.
Hmm, aku berpikir kemana kita akan pergi hari ini, dan aku rasa dengan cuaca yang seperti ini sebaiknya kita pergi ke menara eiffel.
“ke menara eiffel nanti sore gimana?” ajakku pada leonardo, kemudian aku kembali melihat menara eiffel dari kejauhan sini.
“boleh, okay, nanti malam kita sekalian dinner romantis mau?” aku menanggapinya dengan anggukan yang sangat antusias.
“ke menara eiffel naik apa ya mas? Soalnya kayak dekat gitu.” Tanyaku.
“biasanya sih naik becak.” Kata leonardo dia kemudian tertawa ngakak.
“yaelah yang bener dong mas.”
“nanti naik mobil lah sayang, mas yang nyetir, biar kita bisa berduaan gitu.”
“hilih, ya udah lah kalo begitu.”
Sesusai dengan yang telah aku rencanakan pada hari ini, kita akan pergi ke menara eiffel dan dilanjutkan dengan dinner di restoran yang sebelumnya leonardo telah mereservasi tempat tersebut.
Hari ini aku ingin tampil anggun namun tampak sedikit berinar, jadi aku mengenakan dress berwarna kuning hadiah dari papa leonardo yang di bawakan oleh maminya waktu itu, aku memutuskan untuk mengenakannya pada kencan kita hari ini.
Leonardo juga telah mengganti bajunya dengan kemeja putih, dia hanya melenyelempangkan jas berwarna abu - abu terang itu dan berniat untuk memakainya nanti saat dinner.
“sayang sudah siap?” tanya leonardo padaku yang tengah sibuk bermake up ria.
“belum mas, tinggal bikin alis.” Jawabku.
“kamu belum bikin alis?” aku menggeleng.
__ADS_1
“kalo gitu mas mau lanjut s3 dulu bae, kayaknya masih sempat.” Godanya.
“ih apa sih, bentar lagi juga dah selesai.”
“hehe, iya iya sayang mas tunggu.”
Leonardo berjalan ke kursi dekat meja riasku.
“astaghfirullah.” Pekik leonardo nampak sangat terkejut melihat wajahku.
“kenapa?” tanyaku pada leonardo.
“bae, kita mau ngedate kan?” ujarnya, aku hanya mengangguk pelan.
“tapi kenapa dandanan kamu kayak mau pergi ke pesta rakyat gitu sih, liat baik – baik.” Leonardo menyeret kursinya dan mensejajarkan dengan kursi ku, kemudian dia menangkup wajahku.
“masa sih mas? Menor banget ya?”
“kamu gak usah make up udah cantik sayang.”
“tapi kan hari ini kita mau nge date, aku kan pengen terlihat lebih cantik awalnya aku pikir cantik sih, mungkin karena aku terlalu gugup jadi hasilnya begini.”
“cantik kok, tapi mas gak rela kalo kecantikan kamu ini kamu tunjukin ke orang lain, cukup mas aja.” Leonardo mengambil kapas dan menuangkan micellar water diatasnya.
“sini mas bantu hapus, itu alis membahana kamu bikin orang jantungan.” Godanya, aku menggerutu kesal lalu memukul lengannya.
“aduh duh, enggak deh. Nanti yang ada aku malah jadi kayak mimi peri.”
“ yeuh, itu kan hasil make up kamu yang sekarang mirip dia.” Cibir leonardo, aku langsung menatapnya tajam.
“eh, ampun kanjeng.” Sambung leonardo.
---
"liat nih cantik kan?" tanya leonardo seusai dia meriasku
"emang pada dasarnya kan aku udah cantik, jadi aku nilai riasankamu 7/10" jawabku.
"kok 7 sih bae? kasih nilai 100 dong."
"dah lah, jadi pergi gak nih?" tanyaku.
drrt..drrt drrt.
bang jaehyun is calling~
__ADS_1
bang jahe? tumben nih, pasti minta duit jajan.
"halo bang?"
"halo dek?"
"iya kenapa bang jae?"
"halo?" kata bang jaehyun.
"iya halo!"
"halo.."
"kok hala halo terus sih dari tadi, kenapa bang?"
"halo? kok gak ada suara sih?"
tut.. tut.. tut..
lah bego kan? kok bisa begini.
aku langsung mengirim pesan pada bang jaehyun via whatsapp takutnya memang ada hal mendesak yang ingin ia bicarakan denganku.
alina : ada apa bang?
bang jaehyun : titip tas cewe louis vuitton ya dek buat oleh oleh abang dari paris.
plak!
astaga dragon kirain ada apaan.
"kenapa bae? tadi telepon dari abang kan?" tanya leonardo.
"iya mas, abang nitip tas cewek merk louis vuitton, ketara nih abang ku lagi bucinin seseorang." jawabku sambil tertawa.
alina : ciye, lagi bucinin siapa bang?
bang jaehyun: uang udah abang transfer.
alina : eciie
alina : eciie
bang jaehyun : -
"skuy berangkat sekarang?" ajakku pada leonardo, aku memasukkan ponselku kedalam tas selempang yang akan kubawa.
__ADS_1
leonardo merenggangkan lengannya lalu mengalungkan tanganku pada lengannya kemudian barulah kita beranjak pergi.