
"sialan, kenapa kalian diam saja, cepat tolong tuan muda, biarkan aku yg menahan bocah bajingan itu"
ucap pria paruh baya, salah satu pengawal hio.
setelah teriakan pengawal itu, semua ora g langsung tersadar dari keheningan mereka, semua warga langsung geger karena kejadian itu.
"pemuda itu cukup hebat, bahkan dia berani memukul tuan muda hio dari klan dai"
ucap salah satu warga.
bisik-bisik penonton terus terdengar, tapi Ling Tian tidak menggubris nya.
"klan dai tidak akan membiarkanmu bocah, tunggu saja kau tidak akan keluar dengan selamat dari kota ini"
ucap pengawal itu.
sedangkan hio sudah di bantu oleh 4 pengawal yg dia bawa, dia terlihat terluka parah.
"tuan muda, lebih baik kita kembali dulu dan melaporkan hal ini kepada penatua dan Patriak, kita buka lawannya"
ucap salah satu pengawal.
"sial..bajingan itu berani memukulku"
umpat hio dengan tidak jelas karna mulutnya penuh dengan darah.
"siapa yg mengijinkan kalian untuk pergi dari sini"
ucap Ling Tian dengan nada datar.
"kau jangan terlalu berlebihan bocah, kau telah menyinggung klan dai kami, kau tidak akan bisa keluar hidup-hidup dari kota ini"
ucap pengawal itu dengan nada geram.
dia sebagai pengawal tidak bisa melindungi tuan muda nya, dia dan beberapa teman nya pasti akan mendapatkan hukuman dari Patriak klan, dia tidak bisa mengambil resiko lebih besar lagi, ini semua demi keselamatan tuan muda nya.
"kau berani mengancamku, kau tau semenjak aku berkuktivasi aku sudah memutuskan jika ada orang yg mengancamku maka orang itu pantas mati atau lebih buruk dari kematian"
ucap Ling Tian dingin, dia benci di ancam.
Ling Tian kembali menghilang dari tempat nya, tak butuh waktu lama dalam waktu sekejap, Ling Tian sudah berada di depan pengawal itu.
pengawal itu belum sempat bereaksi sudah mendapatkan pukulan keras di dagu nya.
bukk...
aaarrhhkkk...
__ADS_1
bomm...
pengawal itu langsung di terbangkan, giginya langsung rontok beberapa, dia mendarat di atap rumah warga dan langsung tak sadarkan diri setelah terjatuh dari atap rumah warga.
semua orang yg melihat itu langsung gemetar, pemuda di depan mereka sungguh mengerikan, hanya buruk satu tarikan nafas sudah bisa membuat petarung ranah perajurit babak belu dan tak sadarkan diri.
ke empat pengawal yg sedang memapah tuan muda hio langsung terkejut, terutama tuan muda hio sendiri, dia sangat terkejut, dia benar-benar tidak bisa melihat gerakan Ling Tian sama sekali, itu pertanda jika musuh nya jauh lebih kuat dari dirinya dan juga pengawal yg dia bawa.
"sialan dia terlalu kuat, siapa sebenarnya dia, bahkan umurnya masih di bawahku tapi kekuatannya jauh dari ku, apa dia dari kekuatan besar atau dari sekte besar"
batin hio dengan tubuh gemetar.
"siapa kau sebenar nya, dari kekuatan mana kau berasal...?"
ucap hio.
"oh..aku tidak berasal dari kekuatan manapun, aku hanya seorang petualang yg kebetulan melewati kota ini dan singgah di sini"
ucap Ling Tian acuh.
dai hio yg mendengar itu langsung geram ,tapi dia sebisa mungkin menahan nya, bagai manapun saat ini kondisi nya tidak menguntungkan sama sekali.
"tuan muda, jika tuan muda mengulur waktu lebih lama lagi, mungkin bocah itu akan mati"
ucap long wi sambil menunjuk ke arah bocah yg baru saja di aniaya oleh hio dan pengawalnya.
kemunculan long wi sendiri langsung membuat warga yg menonton terkejut, mereka hanya melihat long wi yg tiba-tiba muncul di samping pemuda yg menghajar tuan muda klan dai.
"baik lah saudara wi, kau urus saja sampah-sampah itu, terserah mau kau bunuh atau tidak, kita nanti juga akan berkunjung ke klan dan dan juga ke tempat tuan kota, sepertinya kota ini agak tidak sehat, lumayan bisa kita jadikan mainan untuk hari ini"
ucap Ling Tian sambil melangkah ke arah bocah yg sedang terluka cukup parah dan sedang berada di dalam pelukan bibi nya itu.
semua orang juga mendengar ucapan Ling Tian kepada long wi.
semua orang bertanya-tanya siapa sebenarnya para pemuda yg membantu bocah yg sedang sekarang di depan mereka.
"karena tuan muda ku sudah menyerahkan kalian kepadaku, maka hidup dan mati kalian ada di tanganku hehehehehe"
ucap long wi sambil menyeringai dan tertawa pelan.
melihat dan mendengar tawa long wi, tubuh dai hio langsung gemetar, dia merasa seperti sedang di tatap oleh dewa kematian yg bisa mencabut nyawanya kapan saja.
tanpa menunggu hio berbicara, long wi langsung melesat dengan cepat seperti hembusan angin yg tidak terlihat menuju ke arah pengawal yg ada di sekitar dai hio.
"slaaasss.....
buk...
__ADS_1
suara benda jatuh dapat di dengar semua orang, tubuh salah satu pengawal dai hio itu langsung tumbang dengan kepala terpenggal, pengawal itu tidak menyadari apa yg sebenar nya terjadi terhadap dirinya, semua itu dapat di lihat dari mata nya yg terbelalak.
sontak kejadian itu langsung membuat semua orang berteriak dan langsung berlarian menyelamatkan diri, mereka takut terlibat dengan konflik itu.
"kyaaaa..
ada yg mati...
lari...
"semua nya, selamatkan diri kalian, lari...
tempat itu langsung menjadi ricuh oleh teriakan para warga yg berlarian.
long wi tidak perduli dengan para warga yg berlarian, dia kembali menghilang dari tempat nya, setiap dia menghilang, pasti akan ada kepala pengawal dai hio yg terpenggal.
tak butuh waktu lama, ke empat pengawal dai hio mati dengan kepala terpenggal, hanya sisa satu pengawal yg tidak sadarkan diri setelah di pukul Ling Tian dan dai hio sendiri.
dai hio yg melihat itu, tubuh nya langsung gemetar hebat, dia sampai kencing di celana karna rasa takut nya yg melebihi ambang batas.
dari jauh suara langkah kaki dapat di dengar, long wi langsung melirik mereka, mereka adalah prajurit kota hoyu yg datang karna ada nya keributan.
long wi tidak perduli, dia kembali menghilang dari tempat nya dan muncul di dekat dai hio, tanpa berpikir panjang dia langsung mencengkram leher dai hio yg sedang ketakutan.
"kau tau, kau berani mengancam tuan muda ku, berarti kau sudah siap mati"
ucap long wi dingin.
sedangkan Ling Tian sendiri juga tidak perduli dengan kedatangan prajurit kota hoyu, dia masih dengan santai nya mengobati bocah yg terluka parah itu.
sedangkan miyi dan Meimei saat ini sudah di aman kan oleh long ba dan long wu.
"kalian, berhenti, lepaskan tuan muda klan dai, kita bisa membicarakan nya"
ucap pemimpin prajurit sambil melirik ke arah 4 mayat tanpa kepala yg tidak lain adalah para pengawal dai hio.
"kalian para sampah, kalian baru datang setelah sampah ini terancam, lalu di mana kalian saat sampah ini menindas orang sesuka hati nya..?"
ucap long wi dengan nada dingin.
sontak kata-kata long wi membuat semua prajurit kota terdiam, mereka tidak tau harus menjawab apa.
"kenapa diam, apa kalian tidak melihat bibi dan bocah itu, mereka hampir mati karena perbuatan sampah ini, untung tuan muda ku menolong mereka, lalu di mana kalian saat sampah ini menindas mereka"
ucap Long wi sambil mengeratkan cengkraman tangan nya yg membuat dai hio kesulitan bernafas.
dari jauh, seorang pria paruh baya dan beberapa orang juga melesat cepat ke arah keributan itu.
__ADS_1
para perajurit kota juga merasakan kehadiran kelompok itu langsung menoleh untuk melihat siapa yg datang.
setelah mengetahui siapa yg datang para perajurit kota itu menghela nafas lega, ternyata yg datang adalah penatua klan dai bersama para perajurit klan.