
"Hem apakah semua yg ada di sini adalah peserta, mungkin jumlahnya ada 200 an orang yg ikut"
ucap Ling Tian.
"hei kawan, kau juga peserta turnamen kan..?"
suara yg tiba-tiba terdengar di belakang Ling Tian.
Ling Tian yg mendengar ini langung menoleh, ia dapat melihat kalau yg berbicara tadi adalah seorang pemuda seumuran dengannya dan memakai pakaian sederhana seperti nya dan ranah kultivasinya juga cukup mumpuni untuk generasi muda seusianya yaitu ranah senior bela dini tahap awal.
"benar, aku peserta turnamen ini"
ucap Ling Tian.
"kalau begitu kita sama, perkenalkan aku adalah Diao mo, aku dari klan Diao, salah satu klan yg tinggal kota teratai biru, tidak terlalu jauh dengan kota teratai putih ini"
ucap Diao mo sambil menangkupkan kedua tangannya.
"salam saudara mo, aku Ling Tian"
ucap Ling Tian memperkenalkan diri.
"jadi saudara Ling Tian, apa kau sudah mendengar desas desus aturan turnamen kota yg baru..?"
ucap Diao mo.
"aku belum mengetahui apa-apa tentang aturan yg akan di terapkan saudara mo"
ucap Ling Tian.
"katanya di turnamen kota kali ini selain sekte pedang langit juga ada sekte tombak awan, ke dua sekte ini adalah rival dan termasuk sekte besar di alam rendah ini, itulah yg menjadi alasan peraturan kali ini di rubah saudara"
ucap Diao mo.
"apa kau sudah pernah mengikuti turnamen ini sebelumnya saudara..?"
ucap Ling Tian.
"tidak saudara, tahun anggota klanku pernah mengikuti turnamen ini, dan dari dialah aku mendapatkan informasi tentang aturan dalam turnamen, tapi setelah aku sampai di kota ini dan mendaftar turnamen aku mendengar informasi tentang perubahan aturan karna kali ini yg ingin mencari murid ada 2 sekte besar"
ucap Diao mo.
"oh menarik, bisa kau ceritakan sedikit saudara mo"
ucap Ling Tian.
"babak pertama turnamen ini masih sama saudara, yaitu pertarungan bebas yg di tiap arena di isi oleh 50 peserta, dan yg akan mendapatkan tempat untuk babak selanjutnya hanya 10 orang di tiap arena, yg berubah adalah di tambah kan nya tekanan pada tiap arena tekanan ini setara dengan kekuatan ahli ranah prajurit beladiri, dan rata-rata peserta yg mendaftar berada di ranah senior tingkat puncak ke bawah jadi tekanan ini cukup meganggu, karna selain melawan sesama peserta kita juga harus menahan tekanan ini"
ucap Diao mo.
"lalu aturan mana yg berubah saudara..?"
ucap Ling Tian.
__ADS_1
"aturan yg berubah ada pada tahap ke 2 saudara, dulu peserta akan di bagi dan di berikan lawan secara acak, tapi sekarang siapa yg yg berani maju dan mendapatkan lawan, Jika ia menang ia dapat menantang peserta lain dan jika ia menang 3 kali berturut-turut maka ia akan lolos ke babak ke 3, di sinilah kesulitannya, penantang hanya akan di beri waktu istirahat selama 15 menit sebelum bertarung dengan orang yg di tantang, dan hanya 5 orang yg akan lolos ke babak ke 3, yg kalah selama 2 kali berturut-turut di nyatakan gugur dan tidak bisa lanjut lagi"
jelas Diao mo.
"kau mendapatkan informasi cukup detai saudara"
ucap Ling Tian.
"heheheheheh aku menggunakan 2 koin emas untuk merogoh informasi ini dari penjaga saudara"
ucap Diao mo.
"jadi informasi ini akurat saudara..?"
ucap Ling Tian.
"sangat akurat saudara, di kompetisi turnamen ini tidak boleh membunuh saudara"
ucap Diao mo.
"lalu bagai mana dengan babak final..?"
ucap Ling Tian.
"babak final hanya akan di suruh menahan tekanan ranah jendral beladiri tahap awal saudara, di dalam Aray ini semua artefak tidak akan berguna, jadi para peserta akan bertahan dengan kekuatannya sendiri, di sinilah akan di ambil 10 peserta yg paling lama bertahan saudara, semakin lama maka ia akan semakin mendekati juara satu"
ucap Diao mo.
"lalu bagaimana dengan pemilihan muridnya saudara mo..?"
ucap Ling Tian.
ucap Diao mo.
"oh begitu, apa saudara mo yakin bisa berhasil memenangkan turnamen ini..?"
ucap Ling Tian.
"hahahahaha aku hanya berusaha saudara, aku hanya berada di ranah senior beladiri tahap awal, sedangkan masih ada senior beladiri tahap menengah hingga puncak yg mengikuti turnamen ini, walaupun juga ada yg masih di ranah murid beladiri tahap puncak, tapi kembali lagi utusan sekte tidak hanya menerima peserta yg memang saja tapi juga peserta yg memiliki kemampuan cukup menarik"
ucap Diao mo.
"sepertinya peserta yg mengikuti turnamen ini cukup banyak saudara mo"
ucap Ling Tian.
"tahun lalu ada 231 peserta saudara, mungkin tahun ini bisa lebih atau kurang dari jumlah itu"
ucap Diao mo.
"apa masih lama di mulainya turnamen ini saudara mo..?"
ucap Ling Tian.
__ADS_1
"yah mungkin setengah jam atau satu jam lagi saudara, kita masih menunggu semua peserta selesai teridentifikasi dan menunggu utusan"
ucap Diao mo.
"kalau begitu ayo kita mencari tempat duduk dulu saudara mo sebelum penuh"
ucap Ling Tian sambil berjalan di kursi peserta paling pojok depan.
Diao mo yg melihat itu juga mengikutinya.
setelah duduk Ling Tian mengeluarkan cemilan yg ia beli waktu ke arena turnamen.
"ini saudara mo, aku membeli biji teratai bakar, ini cukup enak untuk menemani kita menonton, aku membeli cukup banyak biji ini"
ucap Ling Tian sambil menyerahkan satu bungkus besar biji teratai bakar.
"terimakasi saudara Tian, jika aku tau kita akan menunggu seperti ini aku juga akan membeli cemilan sayang sekali aku tidak tau karna aku baru kali ini mengikutinya"
ucap Diao mo sambil menerima bungkusan yg berisi biji teratai itu.
"saudara Tian kau berasal dari kota mana..?"
ucap Diao mo.
"aku berasal dari kota bulu emas saudara mo, tepatnya pinggiran tembok kota bulu emas, aku hidup sendiri dengan kakekku, dan karna kakekku sudah tidak ada aku memutuskan untuk berpetualang"
ucap Ling Tian sambil tersenyum.
"maaf saudara Tian, aku telah menyingung hal yg menyangkut kakekmu"
ucap Diao mo merasa tidak enak.
"oh tidak masalah saudara mo, itu semua sudah ku lewati"
ucap Ling Tian sambil tersenyum.
"apa senjata mu saudara mo..?"
ucap Ling Tian.
"aku pengguna pedang saudara Tian"
ucap Diao mo.
"jadi jika kau lolos kau akan memasuki sekte pedang langit saudara mo..?"
ucap Ling Tian.
"benar saudara Tian, saudaraku yg lain juga berhasil memasuki sekte pedang langit dan mungkin saat ini mereka telah menjadi murid dalam, mereka selalu baik dan rasa persaudaraan kita cukup erat, walaupun klan ku hanya klan tingkat menengah di kota teratai biru"
ucap Diao mo.
"yah paling tidak kau memiliki saudara yg sudah ada di sana jadi kau bisa mengandalkan mereka soal ke hidupan di sana Sampai kau memiliki pijakan sendiri saudara mo"
__ADS_1
ucap Ling Tian.