
wuss...
sosok hitam melesat dengan sangat cepat, dia menunju ke salah satu gunung batu.
"heh..mau kemana, kenapa terburu-buru sekali iblis jelek"
suara Ling Tian membuat sosok bayangan hitam itu terkejut dan dengan reflek langsung berhenti, mata nya melihat sekeliling nya.
ruang di depan nya tiba-tiba bergejolak dan perlahan Ling Tian keluar dari ruang itu dengan senyuman sinis tersungging dari bibir nya.
"ka..kau...sialan ternyata memang benar kau, dasar bajingan...!"
ucap sosok itu dengan marah, dia tentu mengenali Ling Tian, dari ingatan untaian jiwa nya yg di habisi Ling Ti, dia tau jika pemuda di depan nya tidak bisa di anggap remeh.
"hahahhahaha apa kabar, lama tak bertemu, apa kau merindukan ku iblis jelek hahahhahaha"
ucap Ling Tian sambil tertawa lebar.
"sialan, aku akan membunuh mu....!"
ucap sosok itu dengan nada marah.
"tunggu, apa kau tidak ingin mendengar teriakan yg indah itu, Baisa nya para iblis seperti mu sangat suka dengan teriakan yg sangat indah seperti itu"
ucap Ling Tian dengan nada heran.
"indah mata mu, nak lebih baik kita berdamai saja, jika kita bertarung aku yakin dengan kemampuan ku, kau akan terluka parah, ini tidak menguntungkan sama sekali bagi kita, jadi lebih baik kita lupakan perselisihan kita selama ini, bagai mana...?"
ucap sosok itu mencoba bernegosiasi.
Ling Tian memincingkan mata nya.
"heh...iblis kecil seperti mu mencoba bernegosiasi dengan ku, apa aku tidak salah dengar...?"
ucap Ling Tian sambil mengorek telinga nya dengan jari kelingking nya.
jiwa jendral iblis yg mendengar itu langsung tersulut emosi nya, kali ini dia benar-benar di permainkan oleh pemuda yg ada di depan nya, tapi dia dengan cepat menenangkan diri nya, bagai mana pun saat ini dia tidak akan mampu melawan pemuda di depan nya, berurusan dengan pengguna konsep ataupun elemen ruang sangat merepotkan, selain pergerakan nya tidak bisa di tebak, mereka bisa berpindah kemanapun mereka mau tanpa bisa terdeteksi, kecuali diri nya juga bisa menguasai konsep ruang atau elemen ruang, mungkin dia bisa melawan nya.
"kau tidak salah dengar, jadi bagai mana nak, lebih baik kita ambil jalan damai, aku kan pergi dari wilayah ini dan tidak akan menimbulkan keributan"
ucap sosok itu.
__ADS_1
"hahahhahahahha tidak bisa, apa kau masih ingat dengan kata-kata ku beberapa hari yg lalu kepada untaian jiwa mu yg ingin meledakan diri itu, seharus nya kau ingat kan, bagai manapun kalian itu satu"
ucap Ling Tian sambil tertawa keras, pedang naga emas ruang juga terus bergetar.
pandangan sosok iblis itu tertuju ke pada pedang naga emas ruang yg ada di tangan Ling Tian, pedang itu memiliki bilah yg sangat tajam dan terus bergetar, ruang di sekitar pedang itu terus terdistorsi seakan pedang itu berada di antara belahan ruang.
"sialan pedang itu ternyata mengenali aura ku, pedang macam apa itu, apa dia memiliki kesadaran nya sendiri, jika benar maka pedang itu adalah pedang dewa, ini sangat tidak bagus untuk ku"
batin sosok itu iblis itu.
"apa kau menyukai pedang naga emas ruang ku ini, apa kau tidak takut pada nya, aku beri tau kau, dia bilang dia ingin segera menebas mu hehehehehe"
ucap Ling Tian dengan penuh ejekan.
pedang naga emas ruang semakin bergetar, sekaan mengerti dengan ucapan Ling Tian, pedang itu semakin bersemangat.
"sialan kau bocah, lebih baik kita mati bersama saja"
ucap sosok jiwa iblis itu dengan geram, perlahan dia mulai membuat segel tangan dengan tatapan yg sangat tajam melihat ke arah Ling Tian.
Ling Tian yg melihat itu hanya memincingkan mata nya saja, dia tetap tenang dan ingin melihat jurus apa yg akan di gunakan oleh jiwa iblis di depan nya.
"aku tidak memiliki fisik, maka mari kita bertarung dengan menggunakan jiwa kita hahhahahahha aku akan merebut tubuh mu dan menempati nya"
ucap sosok itu.
ucap sosok iblis itu.
tiba-tiba sosok iblis itu menghilang, dari belakang Ling Tian muncul setitik gumpalan energi hitam, itu adalah jiwa jendral iblis yg sebelum nya menghilang, dengan sangat cepat gumpalan itu melesat ke arah dahi Ling Tian.
"heh ingin merebut tubuh ku, baik lah mari kita lihat bagai mana kau melakukan nya"
ucap Ling Tian dengan tenang, dia merasakan tubuh nya tiba-tiba tidak bisa bergerak, di dalam kesadaran jiwa nya juga muncul gejolak aneh.
perlahan kesadaran Ling Tian di tarik masuk ke dalam ruang jiwa nya.
"hahhahahahah jiwa mu pasti tidak sekuat kekuatan mu, aku akan membunuh mu di ruang jiwa mu sendiri hahahhahaha"
ucapan sosok jiwa iblis itu bergema.
"apa kau yakin, lihat lah sekeliling mu, apa ini yg kau sebut ruang jiwa"
__ADS_1
ucap Ling Tian, saat ini dia juga berbentuk jiwa.
ucapan Ling Tian membuat jiwa iblis itu terdiam, dia sontak melihat sekeliling nya, saat itu lah mata nya langsung terbuka lebar dan bibir nya langsung gemetar.
"i..ini, ini akan semesta, tapi bagai mana mungkin, aku yakin jika aku memasuki rumah jiwa mu"
ucap sosok itu dengan terbata-bata.
"hahahhahaha kau tidak salah, ini lah ruang jiwa ku, semesta ini adalah ruang jiwa ku hahhahaha"
ucap Ling Tian, jiwa nya adalah jiwa tingkat surgawi, diri nya menempa jiwa nya dengan kolam darah naga, walaupun belum mengimbangi tubuh nya, tapi dia yakin dalam waktu singkat dia bisa meningkatkan kekuatan jiwa nya lagi.
"bagai mana bisa, ini tidak mungkin, bagai mana bisa ada lautan jiwa yg memiliki bentuk seperti ini, siapa kau sebenar nya...?"
ucap sosok jiwa iblis itu.
"aku adalah xiao Ling Tian, apa kau tau, jiwa ku adalah jiwa surgawi, tapi sayang sekali, karena ranah ku masih rendah aku tidak bisa membuat pil atau aray yg memiliki tingkatan terlalu jauh dari ranah ku, tapi jika hanya memurnikan mu, itu lebih dari cukup, karena aku tidak perlu menggunakan qi dan hanya menggunakan kekuatan jiwa ku hahhaha"
ucap Ling Tian dengan tawa lantangnya.
tubuh iblis itu langsung bergetar, dia tidak percaya jika jiwa pemuda di depan nya ada jiwa tingkat surgawi, dia ingat dengan legenda, jika Pemilik jiwa tingkat ilahi, adalah seorang yg sudah mencapai ranah abadi, tapi sekarang dia bertemu dengan seorang yg memiliki jiwa tingkat ilahi, dan ia ingin merebut tubuh nya dan membunuh jiwa nya, ini sama saja dengan bunuh diri.
"sialan aku harus keluar"
batin sosok jiwa iblis itu.
"sudah terlambat, aku akan memurnikan mu menggunakan api ku dengan begitu jiwa mu akan memberi kan nutrisi untuk jiwa ku ahahhahahaha"
ucap Ling Tian, dia mulai mengulurkan tangan nya, dan perlahan jiwa iblis itu di lahap oleh api berwarna biru keputihan yg memiliki panas sangat luar biasa.
ti..tidak...tidak...
aaaarrrgggghhhkkk....
aarrrhhhhkkkk.
teriakan memilukan teru terdengar di lautan jiwa Ling Tian, perlahan tapi pasti, jiwa iblis itu langsung menghilang dan membentuk energi berwarna hijau, itu adalah energi jiwa yg sangat baik untuk jiwa Ling Tian, perlahan jiwa Ling Tian langsung duduk di tengah lautan jiw ayah memiliki bentuk seperti alam semesta, energi hijau itu perlahan masuk ke dalam jiwa Ling Tian, jiwa Ling Tian terus bersinar dan semakin bertambah kuat.
waktu terus berlalu, setelah beberapa menit, akhir nya jiwa Ling Tian telah selesai menyerap energi kehidupan dari jiwa iblis itu.
"hah...walaupun tidak bisa meningkat kan kekuatan jiwa ku ke tingkat yg lebih tinggi, tapi paling tidak ini akan meningkatkan sedikit kekuatan jiwa ku"
__ADS_1
batin Ling Tian, kemudian dia keluar dari lautan jiwa nya.