
"ba..baik tuan muda"
ucap pria jendral kekaisaran itu, tentu dia tidak berani menyinggung ahli seperti Ling Tian.
Ling Tian pergi ke arah restoran yg sudah di pesan oleh long wu di ikuti kelompok nya.
di sepanjang jalan, kelompok Ling Tian menjadi pusat perhatian, ada yg tau tentang apa yg terjadi, ada juga yg bertanya-tanya tentang kelompok Ling Tian, bagai manapun jumlah orang di kelompok Ling Tian cukup banyak dan itu sudah cukup untuk menari perhatian orang lain.
setelah berjalan beberapa menit, akhir nya Ling Tian sampai di restoran cukup besar dan mewah.
"restoran ini cukup bagus"
ucap Ling Tian sambil memandangi restoran di depan nya.
"tuan muda, saudara wu tentu tau selera para bangsawan, bagai manapun kami anggota keluarga utama dari ras naga di semesta kami, jadi kami sudah terbiasa memilih tempat yg cukup bergengsi, walaupun begitu kami sering menekan penampilan kami agar tidak mencolok saat berpergian antar wilayah"
ucap long wi dengan bangga.
"yah aku tidak masalah dengan harga nya, lagi pula koin emas bukan masalah untukku"
ucap ling Tian dengan santai.
"hehehehehehe sesuai dengan tuan muda, mana mungkin seorang alkemis kekuarangan koin emas, jika membutuhkan koin emas, tinggal buat pil saja lalu jual atau lelang"
ucap long wi.
ling Tian yg mendengar itu hanya menggelengkan kepala nya saja, dia yakin long ber saudara tidak akan kekurangan koin emas atau batu roh, pasti nya dari klan mereka di bekali banyak harta untuk bekal mereka mencari nya.
"tuan muda, aku sudah menyewa satu lantai di restoran ini, awal nya aku hanya menyewa beberapa ruangan, tapi setelah di pikir-pikir, tidak mungkin orang yg tuan muda bawa hanya sedikit, jadi aku memutus kan menyewa satu lantai bersama saudara Ba, ke dua adik tuan muda juga sudah berada di atas, dari tadi mereka sudah banyak makan manisan dan mereka masih belum berhenti"
__ADS_1
ucap long wu yg baru saja keluar dari dalam restoran di temani beberapa pelayan.
"saudara wi, perhitungan mu sangat tepat, aku membawa 70 orang di sini termasuk anak-anak, soal 2 anak itu, biarkan saja"
ucap Ling Tian sambil tersenyum tipis.
long wi hanya mengangguk.
"ini adalah tuan muda ku dan kelompok yg di selamatkan tuan muda ku, cepat sambut mereka dengan baik dan keluarkan semua hidangan yg kalian miliki"
ucap long wi kepada pria paruh baya dengan pakaian pelayan.
"baik tuan muda, tuan muda sekalian silahakan masuk, lantai 2 adalah lantai khusus untuk tuan muda sekalian"
ucap pria paruh baya itu dengan ramah dan profesional.
"kalian cepat siapkan semua hidangan nya, dan ambil anggur terbaik di ruangan penyimpanan khusus"
"baik tuan"
ucap para pelayan itu sebelum pergi menjalankan tugas mereka.
hal ini tentu menarik para pengunjung yg ada di lantai bawah, mereka tentu tau jika lantai 2 sudah di pesan secara pribadi oleh seorang tuan muda, tapi mereka tidak tau tuan muda dari klan besar mana yg menyewa nya, bagai manapun di restoran ini, lantai 2 adalah tempat para bangsawan ataupun orang yg memiliki harta cukup banyak untuk bisa menyewa nya, di lantai 2 juga memiliki ruangan VVIP yg harga nya sudah ratusan koin emas belum menu nya, jika menyewa satu lantai utuh, paling tidak akan menghabiskan puluhan juta koin emas berserta semua hidangan mewah nya.
"ternyata orang yg di tunggu adalah pemuda itu, dari pakaian nya dia sangat sederhana, apa benar jika dia adalah tuan muda yg menyewa lantai ke dua itu"
ucap salah satu pengunjung.
sedangkan beberapa pengunjung lain sudah gemetar, mereka sempat melihat Ling Tian menghancurkan klan dai dan membuat Aray sekala area yg cukup luas untuk membunuh semua anggota klan dai yg menjadi inang iblis, bahkan iblis atau sesepuh klan dai yg sudah berada di ranah half saint tidak mampu melawan pemuda yg mereka lihat, bagai mana mereka tidak ketakutan kepada monster seperti itu.
__ADS_1
"ka..kalian, pelan kan suara kalian, asal kalian tau dia adalah pemuda yg baru saja membuat gempar kota dan kekacauan besar di kota hoyu ini, tekanan tadi juga berasal dari salah satu dari mereka, aku sudah di beri kabar oleh temanku yg seorang penjaga kota, dia melihat nya secara langsung, kata nya tekanan itu tidak di tujukan kepada semua orang, hanya di tujukan kepada toko fisun karena tidak menyambut pemuda itu dengan baik, semua pelayan di sana juga terluka cukup parah karena tekanan itu"
ucap pengunjung itu dengan tubuh gemetar dan berbisik ke pengunjung yg baru saja mempertanyakan tentang siapa Ling Tian.
mendengar ucapan pengunjung itu, orang yg sebelum nya meragukan Ling Tian langsung gemetar, dia tidak menyangka pemuda dengan tampilan sederhana itu adalah ahli tingkat atas yg mengerikan.
"sialan kenapa kau tidak menghentikan ku saat aku berbicara tadi"
ucap orang itu kepada pengunjung yg baru saja memberi tau tentang siapa Ling Tian.
"sialan, sudah untung ku beri tau, kita tidak saling kenal, karena aku Baik aku memutuskan memberi tau mu, berharap saja tuan muda itu tidak mendengar ucapanmu tadi"
ucap pengunjung itu dengan kesal, tapi tubuh nya masih gemetar.
tentu Ling Tian dapat mendengar bisik-bisik dari para pengunjung yg makan atau minum di sana, tapi dia tentu tidak perduli, itu sudah hal biasa dan bukan hal yg perlu dia perhatikan.
"baik, ayo masuk adik-adik dan saudaraku, kita akan makan dulu sebelum berkenalan"
ucap Ling Tian ramah sambil melangkah masuk bersama long wi dan long wu.
para pengunjung hanya melihat sja saat kelompok Ling Tian yg berjumlah puluhan orang berbagai usia itu berjalan melewati mereka dan naik ke lantai atas, tidak ada yg berani berbicara ataupun bertanya.
di sudut ruangan lantai satu, ada 4 orang wanita dan satu pria tua, mereka memakai jubah sekte, tapi tidak ada yg tau tentang sekte itu.
"guru, apa guru tau tentang pemuda itu, di lihat dari tulang nya, dia masih berumur 16 tahun, tapi aku tidak bisa melihat ranah nya, bahkan aura nya sama sekali tidak bocor keluar"
ucap salah satu gadis.
"dia tidak sederhana, aku juga tidak bisa melihat ranah nya, seperti nya dia menyembunyikan ranah nya dengan tehnik khusus dan kuat, jika bukan dia sendiri yg memperlihatkan nya, jangan harap bisa melihat nya, untuk dua orang pemuda yg mengawal nya, mereka juga tidak sederhana, dari tulang nya usia mereka sudah tidak bisa di prediksi lagi, pandangan ku selalu berubah-ubah saat mencoba menilai usia tulang nya, mereka juga sama, menyembunyikan ranah mereka, tapi aku yakin jika tekanan tadi berasal dari salah satu pemuda tadi"
__ADS_1
ucap pria tua itu dengan tenang, tapi di kepala nya penuh dengan pikiran dan juga dugaan tentang siapa para pemuda yg dia lihat.