
karena aku sekarang memiliki tubuh semesta oleh karna itu api semesta ikut bersamaku dan menjadi elemen apiku, tapi api ku ini masih sangat muda mengikuti perkembanganku, mungkin aku belum bisa melelehkannya tapi aku yakin tak lama lagi aku bisa melelehkannya"
ucap Ling Tian.
roh naga hitam itu juga tercengang, ternyata tuan nya memiliki identitas yg luar biasa.
"tuan kau sungguh luar biasa"
ucap roh naga itu kagum, ternyata pengetahuannya selama ratusan ribu tahun masihlah dangkal.
"baiklah kau masuklah ke dunia jiwa dulu"
ucap Ling Tian sambil mengibaskan tangannya memasukan pedang hitam ke dunia jiwanya.
"sekarang kau bisa terus tumbuh dulu, nanti pada saat aku sudah bisa menempa batu hitam ini kau akan aku beri rumah baru, cangkangmu juga akan aku gunakan untuk membuat rumah barumu"
ucap Ling Tian sambil melihat ke arah mutiara roh ruang yg berukuran sekepalan tangan orang dewasa itu.
kemudian Lin Tian menyimpan mutiara itu kembali ke kotaknya dan memasukannya ke dalam dunia jiwa.
"baiklah sekarang aku memerlukan harta beratribut api yg cukup kuat untuk meningkatkan elemen apiku"
ucap Lin Tian sambil berfikir.
"seandainya aku memiliki 1 kristal elemen api, pasti elemen apiku akan meningkat pesat, tapi aku hanya memiliki kristal elemen cahaya, air dan bumi yg aku dapatkan saat judi batu waktu itu"
ucap Lin Tian.
"lebih baik aku istirahat dulu, besok aku akan pergi ke serikat perdagangan semoga di sana ada harta elemen api, jika tidak ada pasti mereka tau kan informasi tentang harta itu"
ucap Lin Tian sambil merebahkan tubuhnya ke atas tempat tidur.
waktu terus berlalu tak terasa hari sudah berganti pagi, saat ini Lin Tian sudah bangun dan telah membersihkan tubuhnya, ia bersiap-siap untuk turun ke lantai 1 untuk sarapan.
"lebih baik aku sarapan dulu, setelah itu baru aku akan pergi ke serikat perdagangan lagi"
ucap Lin Tian sambil berjalan turun ke lantai 1.
__ADS_1
sesampainya di lantai satu, seperti biasa lantai satu cukup ramai pengunjung yg ingin makan.
"selamat pagi tuan muda, apa tuan muda ingin pesan makanan..?"
ucap pelayan yg melihat Ling Tian.
"benar nona, aku pesan menu yg seperti biasanya"
ucap Ling Tian.
"baiklah tuan muda, silahkan di tunggu saya akan menyiapkan pesanan tuan muda"
ucap pelayan itu dengan ramah dan penuh senyum.
Ling Tian memilih tempat duduk di dekat jendela, tempat yg biasanya ia duduki, walaupun ramai tapi pelanggannya belum memenuhi tempat duduk di lantai satu ini, karna restoran ini termasuk restoran besar jadi ruangan lantai satu juga cukup besar dan banyak tempat duduk yg masih kosong
"hari ini mulai tambah ramai, mungkin karna turnamen sudah tinggal 5 hari lagi dari sekarang, turnamen ini ramai bukan hanya karna hadiahnya tapi juga karna sekte besar yg ingin mengambil murid baru"
batin Ling Tian sambil mendengarkan obrolan para pengunjung.
ia mencoba mencari informasi dari obrolan itu, siapa tau ada informasi yg menarik.
ucap salah satu pengunjung.
"apa benar ucapanmu itu, pil pembersih darah dan pil penempa tulang sangatlah langka, walaupun ada itu hanya pil tingkat 8 rendah karna membuat 2 jenis pil itu katqnya sangat sulit dan rumit oleh karna itu hingga sekarang 2 jenis pil itu sangat langka, adapun itu hanya kelas rendah yg bisa di buat dengan mudah dengan kemurnian 50 %, jika pil ini mudah di buat pasti sudah banyak anak muda atau kultivator yg menerobos kemacetannya karna racun yg mengendap dari pil yg mereka minum, racun itu sampai sekarang menjadi momok yg cukup menakutkan karna dapat menyumbat peredaran qi, jika mereka menggunakan pil pembersih darah dengan kemurnian rendah akan memerlukan banyak pil dan itu semua juga sangat mahal apa lagi pil ini juga mengandung kotoran yg lumayan banyak dadi mercuma, sebagai ganti dari pil ini para alkemis memurnikan pil pembersih jalur meridian, pil ini hanya membersihkan jalurnya saja tanpa menghilangkan kotoran pil racun yg tersisa di tubuh mereka"
jelas pengunjung lainnya.
"sepertinya mereka itu cukup berpengetahuan tentang pil ya"
batin Ling Tian.
"benar aku melihat papan pengumuman di balai kota tadi malam, dan papan pengumuman itu dari serikat perdagangan"
ucap pengunjung lain.
sepertinya semakin menarik, ternyata formula tingkat rendah ini sangat sulit di buat oleh alkemis alam rendah ini, apa para alkemis ini tidak tau caranya atau tehniknya sudah hilang, semua itu akan terjawab jika aku bisa melihat sendiri alkemis di sini membuat pil, dengan begitu aku akan tahu kekurangan dan masalah penyebab pil darah ini begitu sulit untuk di murnikan oleh para alkemis di sini, padahal di ingatan kakek long yu ini hanya formula kelas rendah sja*
__ADS_1
batin Lin Tian heran.
"silahkan ini pesanan anda tuan muda, selamat menikmati"
ucap pelayan yg mengantarkan pesanan Ling Tian.
"oh terima kasih"
ucap Ling Tian.
Ling Tian pun langsung memakannya, setelah selesai acara sarapannya dan membayar, ia langsung keluar dari restoran menuju ke arah serikat perdagangan.
tapi ia tidak tau saat ia melangkah keluar dari restoran ada seseorang yg melihatnya.
"tuan muda bukannya itu adalah pemuda yg menyinggungmu di serikat perdagangan kemarin..?"
ucap pengawal peng Chu sambil menunjuk ke arah Ling Tian.
"heh..itu benar memang dia, apa dia juga menginap disini atau hanya mampir makan saja...?"
ucap peng Chu.
"kurasa dia memang menginap di sini tuan muda, karna jika tidak begitu kenapa sepagi ini dia sudah makan di sini"
ucap pengawal itu.
"nona apa pemuda yg baru saja keluar itu menginap di sini..?"
ucap pengawal peng Chu.
"siapa yg tuan maksud..?"
ucap pelayan itu.
"itu pemuda berambut panjang berwarna hitam memakai pakaian hitam sederhana yg baru saja keluar"
jelas pengawal peng Chu.
__ADS_1
"oh...benar tuan, tuan muda itu sudah menginap di sini 3 hari yg lalu"
jelas pelayan itu.