Pewaris Sang Penguasa Semesta

Pewaris Sang Penguasa Semesta
bab 156.telur hewan suci, sampai di wilayah bukit batu hutan purba.


__ADS_3

xiao bin dan xiao luhi langsung tertegun, mereka tidak menyangka jika tuan muda nya memiliki senjata yg legendaris dan sangat langka di semesta besar.


"tapi yg lebih mengerikan, di dalam diri tuan muda, aku bisa merasakan energi dari artefak yg jauh lebih kuat, dari getaran nya dia juga artefak jenis senjata, tapi selama ini tuan muda Tidak pernah menggunakan nya, mungkin belum ada orang yg bisa memaksa tuan muda untuk menggunakan nya, itu adalah pemikiran ku"


ucap long wu.


Mereka langsung terdiam, mereka tidak menyangka jika tuan muda nya memiliki misteri yg sangat mendalam.


Slas...


Slas..


Salsss.


Suara desiran pedang terdengar di ruangan itu, itu adalah desiran pedang dari Ling Tian, dengan sangat cepat dia membelah batu di depan nya dengan sangat cepat, bahkan batu itu tidak bergetar sedikit pun dan masih terlihat utuh, tapi saat Ling Tian menghentikan tebasan nya, batu itu langsung terbelah menjadi potongan-potongan kecil dan runtuh, di tengah tumpukan puing-puing batu itu ada batu bulat berwarna hitam seukuran bola.


"ah...ternyata adalah telur hewan suci lagi, sekarang dengan ini aku memiliki 2 telur hewan suci yg perlu di tetaskan"


ucap Ling Tian sambil menyimpan kembali pedang hitam nya.


Ke empat saudara nya yg melihat itu langsung terkejut, tatapan mereka tertuju ke arah batu hitam bulat yg ada di tumpukan puing batu itu.


"itu..itu adalah telur, itu telur hewan suci, tapi apa jenis nya, setau ku telur-telur ras kita tidak berwarna gelap seperti itu"


ucap long ba.


"tunggu, di sini banyak keristal dewa khusus yg mengandung elemen logam, logam identik dengan kekerasan nya, hewan suci yg memiliki elemen yg berguna untuk serangan dan pertahanan, bukan nya itu adalah ras kura-kura mereka terkenal dengan pertahanan nya, tapi ras kura-kura hitam juga memiliki banyak elemen"


ucap long wu.


"entah lah, yg jelas telur itu sudah membatu dan arti nya umur nya sudah sangat tua, mungkin ribuan atau bahkan jutaan tahun"


ucap long ba.


xiao ber saudara hanya bisa melongo saat melihat Ling Tian mengambil telur hitam itu, mereka masih terkejut karena tuan muda nya tidak hanya memiliki misteri tapi juga hewan suci di sekeliling nya.


"ayo lah, jangan bercanda"


batin xiao bin sambil menghela nafas.

__ADS_1


"baik lah, karena di sini ada banyak keristal elemen dewa, akan di sayangkan jika di tinggal begitu saja, kita akan memanen nya, siapa tau kita membutuhkan nya di perjalanan nanti, dan bisa juga di tempa menjadi artefak tingkat dewa kan, jadi jangan di sia-siakan, ini jenis yg langka"


ucap Ling Tian.


"baik tuan muda, ayo kita panen, di tanah hutan kuno ini, seharus nya masih ada harta yg berharga lain, jadi sekalian saja kita mengumpulkan harta di sini"


ucap long ba penuh dengan semangat, dia tidak kekurangan harta tapi jika di suruh mengambil harta lagi, tentu dia tidak akan menolak.


Dengan cepat mereka mengambil semua keristal elemen dewa itu.


"baik, di sini sudah selesai, saat nya melanjutkan perjalanan"


ucap Ling Tian.


"baik tuan muda"


ucap mereka dengan serempak.


Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan nya, di atas hutan purba, Ling Tian mengamati gelombang Aray dengan mata jiwa nya, dia mencari titik yg aman agar bisa masuk dan melewati Aray di wilayah itu dengan aman.


"Aray ini cukup rumit, selain kuno Aray ini juga terikat dengan alam dan inti Aray nya juga terus berpindah-pindah setiap waktu tertentu"


"tuan muda apa tuan muda sudah menemukan titik nya"


ucap xiao luhi.


"tentu, di sebelah sana, ayo kita ke sana"


ucap Ling Tian dengan ringan, dia melesat ke arah titik pusat Aray, setelah sampai dia mulai melukis simbol-simbol Aray kuno di udara dengan energi jiwa nya, simbol-simbol itu sangat kuno dan rumit.


"baik, buka"


ucap Ling Tian.


Setelah ucapan nya, simbol-simbol itu bersinar dan tak lama dinding Aray yg di penuhi simbol-simbol kuno muncul, dari dinding transparan itu muncul lubang seukuran 2 meter persegi.


"baik ayo masuk dan lanjutkan perjalanan kita"


ucap Ling Tian sambil melesat masuk ke dalam Aray.

__ADS_1


ke empat saudara nya tentu langsung mengikuti nya dari belakang, setelah mereka masuk, lubang itu kembali tertutup dengan sendiri nya.


"aura di sini sangat berbeda dari pada di luar Aray tadi, ternyata hutan ini memiliki batasan yg nyata"


ucap xiao luhi.


"benar, energi di sini sangat murni dan juga terkesan kuno, udara nya juga sangat bersih dan terkesan lebih lembab"


ucap xiao bin.


"bukit batu itu ada di sana, ayo kita segera ke sana"


ucap Ling Tian.


Mereka semua dengan cepat melesat ke wilayah bukit berbatu, di sepanjang perjalanan mereka bisa melihat tanaman-tanaman aneh dan terkesan asing.


"aku seperti berada di dunia lain, tanaman ini belum pernah aku lihat sebelum nya, tapi dari segi manapun tanaman-tanaman ini memiliki aura khas nya"


ucap long ba.


"ini adalah tanaman kuno, aku mengenali beberapa jenis di sini, mereka termasuk sumber daya kuno yg sudah punah di dunia luar, mungkin sejak jaman kuno, hutan ini tidak tersentuh dan membuat tanaman-tanaman ini tetap bertahan dari pembudidaya dan lagi karena aura energi di sini terkesan kuno, ekosistem mereka tetap sama sejak dulu dan membuat mereka masih bertahan"


ucap long wu.


"benar di sini banyak tumbuhan yg sudah punah di dunia luar, meskipun ada beberapa yg tumbuh di dunia besar tapi aku tidak tau jenis tanaman lain nya yg tidak aku kenali, mungkin saja tanaman itu juga tumbuh di dunia besar lain, tentu tiap dunia memiliki tanaman khas nya masing-masing"


ucap xiao bin.


"itu mungkin saja"


ucap long wu.


Mereka terus melesat ke arah bukit berbatu, walaupun di bawah mereka ada banyak tanaman, tapi juga ada hewan buas yg unik, hewan buas itu cukup kuat, tapi merek tidak menghiraukan nya, toh tidak ada yg bisa masuk selain mereka karena ada nya Aray pembatas, mereka bisa masuk kapan saja jika di butuhkan selama Ling Tian membuka jalan nya.


"tanaman di sini aku sudah memiliki nya, walaupun sudah punah tapi di dunia pribadi ku, tanaman ini tumbuh dengan subur di kebun herbal, tapi tidak dengan pohon-pohon ini"


ucap Ling Tian dengan santai sambil terus melesat ke arah bukit batu


Setelah melesat beberapa menit, akhir nya mereka sampai di wilayah bukit berbatu, tanaman di sini tidak terlalu lebat seperti di wilayah yg mereka lewati, tapi tetap saja ada pohon besar dan tanaman khas nya.

__ADS_1


__ADS_2