
"hei bukannya jika tuan mengikuti turnamen kota itu sama saja hanya bermain dengan anak kecil yg sangat lemah, apa tidak membosankan untuknya"
ucap roh naga hitam itu.
"dasar bodoh, tuan tidak sepertimu yg suka bermain otot saja, ia ingin mencari pengalaman atau merasakan mengikuti kegiatan seperti pemuda seumurannya, dasar ular jelek yg bodoh"
ucap jiyu.
"hei nenek peyot kenapa kau selalu menghinaku, apa karna aku ini tampan dan terlihat kejam dan dingin jadi kau iri kepadaku"
ucap roh naga hitam itu.
"huh menjijikan, kalau hanya soal dingin, aku jauh lebih dingin dari pada kau, dasar ular jelek"
ucap jiyu.
"dasar nenek peyot, lihat saja jika aku pulih akan aku tendang pantatmu itu"
ucap roh naga hitam itu dengan kesal.
"heh aku akan menunggunya ular jelek"
ucap jiyu.
sedangkan di dunia luar, terjadi fenomena alam lagi, banyak kilat emas menyambar di langit, gemuruh petir terus terdengar, siluet bilah pedang berwarna emas muncul di seluruh langit alam.
"apa itu adalah senjata ilahi yg baru lahir, tapi di mana, kenapa energinya tidak dapat dideteksi loksinya..?"
ucap seorang pria tua dia alam dewa.
"kalian cepat cari lokasi pusaka berbentuk pedang itu, ini pertanda lahirnya senjata ilahi yg baru selesai di tempa, jika kalian berhasil menemukan lokasinya jangan gegabah menyinggung penempa itu, cepat kembali dan laporkan kepadaku"
ucap seorang pria paruh baya yg memeiliki rambut berwarna merah, ia adalah dewa api di alam dewa.
"saudara long wu ini pertanda lahirnya senjata ilahi, dan kita beruntung dapat melihatnya di alam ini"
ucap seorang pemuda yg berumur sekitaran 25 tahunan.
"kau benar saudara, tapi kita tidak dapat mendeteksi lokasinya, sepertinya senjata itu lahir di alam yg berbeda dengan alam ini"
ucap pemuda yg bernama long wi.
__ADS_1
"senjata itu cukup langka di alam kita, untuk alam dewa ini senjata itu akan menjadi pusaka yg tak ternilai harganya bahkan akan menimbulkan perang di sini, karna senjata ilahi hanya ada di catatan sejarah alam dewa ini, tapi bagaimanapun para penghuni alam ini pasti mengenali ciri-ciri kelahirannya dari buku sejarah mereka"
ucap pemuda yg bernama long wi.
"saudara long wi, kita di sini untuk mencari tuan penguasa, dan menemani perjalanannya jadi kita abaikan saja senjata itu toh senjata kita juga hanya di bawah satu tingkat dengan senjata itu"
ucap long wu.
"kau benar saudara, ras naga saat ini hanya bisa menempa senjata tingkat surgawi bahkan di seluruh cabang ras naga di tiap alam tinggi, walaupun ras kita memiliki warisan senjata ilahi cukup banyak di tiap cabang di cabang tiap alam tinggi tapi itu hanya di berikan kepada sesepuh tua saja dan kita mendapatkan senjata kita ini karna kita di tugaskan untuk mencari tuan penguasa, demi keselamatan kita dan tuan kita di bekali senjata ini dan banyak artefak lain"
ucap long wi.
"kau benar saudara, lalu bagai mana dengan perwakilan dari ras kita yg ada di alam dewa ini apa kepala klan sudah memilih kandidat untuk turun ke alam yg lebih rendah dan menelusurinya bersama kita..?"
ucap long wu.
"sudah saudara, tadi kepala klan sudah memberi tahuku, sebentar lagi paling orang nya akan datang"
ucap long wi.
"yah bagaimanapun tugas ini adalah perintah dari leluhur agung kita, jadi kita sebagai keturunannya harus siap di sibukan"
ucap long wu.
ucap long wi.
"tentu saja saudara wi, apa mereka ingin menjadi keturunan durhaka karna tidak menjalankan perintah dari leluhur agung"
ucap long wu.
"kata sesepuh, jika berhasil mengikuti perjalanan bersama tuan penguasa akan mendatangkan banyak keberuntungan untuk kita selain hal berbahaya"
ucap long wi.
"yah bagaimanapun juga tuan penguasa adalah calon penguasa semesta, pasti sangat luar biasa bahkan kelahirannya saja menimbulkan fenomena seperti itu dan itu kabarnya terjadi di seluruh dunia yg ada di alam semesta ini"
ucap long wu.
kembali ke Ling Tian.
saat ini ia sedang memurnikan pil penambah energi tingkat 6, ia membuat pil ini dengan jumlah cukup banyak dan tidak hanya pil tingkat 6 saja tapi juga pil tingkat 9 berbagai jenis, ia memiliki firasat jika nanti ia kan memerlukannya.
__ADS_1
"baiklah persiapan selesai, sekarang sudah waktunya aku keluar dan mengikuti turnamen kota"
ucap Ling Tian.
akhirnya Ling Tian keluar dari dunia jiwanya, ia muncul di dalam kamar penginapan, setelah itu ia langsung membersihkan dirinya.
"aku keluar tepat pada pagi hari dan turnamen kota akan di mulai sebentar lagi, mungkin aku masih sempat untuk sarapan dulu di lantai bawah"
ucap Ling Tian yg sudah selesai membersihkan diri dan berganti pakaian.
Ling Tian langsung keluar dari kamarnya setelah ia menghilangkan aray yg ia buat.
pelayan yg melihat Ling Tian turun dari tangga, langsung menyambutnya dengan ramah.
"selamat pagi tuan muda, sudah 4 hari tuan muda tidak keluar dari kamar tuan muda, apa tuan muda ingin memesan makanan seperti biasa..?"
ucap pelayan itu.
"iya nona, tolong sarapanku yg seperti biasanya, oh ya tambahkan beberapa porsi daging hewan buas terbaik, sudah 4 hari aku tidak makan jadi aku ingin makan cukup banyak hari ini sebelum mengikuti turnamen kota"
ucap Ling Tian sambil tersenyum ramah.
"baik tuan muda, silahkan di tunggu saya akan menyiapkannya"
ucap pelayan itu ramah dan langsung berjalan ke belakang untuk menyiapkan pesanan Ling Tian.
Ling Tian duduk di tempat biasanya, karna kebetulan tempatnya tidak ada yg menempati.
"udara pagi memang yg terbaik, hari ini kota sangat ramai, banyak orang yg berasal dari luar kota yg datang untuk menonton turnamen ataupun menghadiri lelang di serikat perdagangan"
ucap Ling Tian dalam hati sambil melihat lalu lalang orang yg sedang berjalan di jalan kota.
setelah menunggu beberapa saat, pesanan Ling Tian tiba dan ia langsung memakannya dengan cepat.
setelah selesai makan dan membayar Ling Tian langsung bergegas ke tempat turnamen kota di adakan.
setelah berjalan beberapa waktu ia telah sampai, dan di sana ia melihat antrian masuk ke arena.
"untuk para peserta turnamen, silahkan lewat jalur ini dan tunjukan kartu peserta kalian..!"
ucap seorang penjaga kota yg berdiri di samping pintu masuk arena.
__ADS_1
Ling Tian yg melihat itu, langsung mendatanginya dan setelah mengantri sebentar gilirannya menunjukan kartu peserta, setelah di konfirmasi ia langsung di arahkan ke tempat khusus peserta.