Pewaris Sang Penguasa Semesta

Pewaris Sang Penguasa Semesta
bab 96.kelompok sekte gunung api dan api naga merah.


__ADS_3

"apa kalian sudah selesai melakukan pengamatan..?"


ucap long wi yg sudah muncul di belakang ke dua orang berjubah merah itu.


"tentu kami hampir selesai, setelah mereka masuk desa, kami akan memberikan laporan kepada pimpinan"


ucap salah satu orang berjubah merah tanpa sadar.


"oh...apa pimpinan ada di markas..?"


ucap long wi.


"tentu saja ada, dia tadi malam bersenang-senang dengan kami, bahkan dia berhasil.menaklukan 4 wanita cantik di atas ranjang"


ucap salah satu orang berjubah merah itu tanpa sadar.


"sungguh luar biasa ya..tak heran pimpinan sangat hebat, lalu di mana markas kita sekarang..?"


ucap long wi.


"dasar bodoh, kau kan sudah tau markas kita ada di lereng gunung selatan, kenapa masih bertanya..!"


ucap salah satu pria berjubah itu.


"sialan kenapa kau berteriak kepadaku, dasar bajingan..telingaku sakit dan lagi apa kau tidak takut jika kita di temukan warga desa itu...!"


ucap teman nya.


"bajingan...kau tadi yg bertanya tentang markas kita, apa kau bodoh..?"


ucap pria berjubah itu.


"kapan aku bertanya, kukira kau yg bertanya tapi kau jawab sendiri"


ucap temannya bingung.


"tunggu, jika kau tidak bertanya dan aku juga tidak bertanya, lalu siapa.."


ucap pria berjubah itu.


"apa kalian sudah selesai, jika sudah ada yg harus kalian jelaskan kepadaku kan..?"


ucap long wi sambil menyeringai.


"sialan, kita di ketahui"


ucap pria berjubah itu yg langsung melompat menjauh dari lokasi berdirinya di ikuti temannya.


"sejak kapan dia di belakang kita, aku tidak merasakan aura atau energinya sama sekali"


ucap salah satu pria berjubah merah itu.


"mana kau tau...tunggu....


bukan nya dia adalah pemuda yg ikut di dalam kelompok yg di undang oleh 2 warga desa itu..?"


sahut temannya.


peria berjubah itu langsung tersadar dan mengamati wajah long Shan.


"kau benar, tapi tadi dia masih ada di sana, bagai mana mungkin dia bisa sampai di sini tanpa kita sadari, bahkan kita tidak melihat nya pergi dari kelompok tadi"

__ADS_1


ucap pria berjubah itu.


"apa kalian sudah selesai"


ucap long wi sekali lagi dengan santainya.


"sialan, siapa kau, jangan ikut campur urusan kami..!!"


ucap salah satu pria berjubah merah itu dengan lantang dan garang.


"aku tidak ikut campur, tapi karna tuan mudaku ingin membantu desa itu, jadi aku harus ikut campur, di lihat dari aura kalian, sepertinya kalian adalah anggota sekte tertentu, energi elemen api di tubuh kalian cukup kuat dan lagi kalian memiliki elmen yg sama.


itu berarti kalian pasti adalah anggota kelompok atau sekte tertentu"


ucap long wi.


"hahahahahahahha kemampuanmu dalam berfikir hebat juga nak, kau benar kami dari sekte gunung api, sekarang kau sudah tau jadi jangan ikut campur urusan kami, dan lagi cepat bawa tuan mudamu itu pergi dari desa ini sebelum kami kehabisan kesabaran"


ucap salah satu pria berjubah merah itu.


"hanya sekte kecil berani berlagak di depanku"


ucap long wi sambil mendengus kesal, ia langsung menghilang.


long wi muncul di samping salah satu pria berjubah itu dan langsung menendang kepalanya.


wuss...


bukk..


bom...


"cih..dasar lemah"


ucap long wi.


buukk..


tubuh pria itu langsung terjatuh tanpa kepala.


sedangkan rekannya langsung terkejut.


"si...sia...siapa kau sebenarnya, kami adalah murid inti sekte gunung api, jika kau membunuh kami, kau akan di buru oleh seluruh murid sekte gunung api.."


ucap pria itu dengan tubuh bergetar karna takut.


"apa kalian fikir, sekte kecil seperti sektemu bisa menyinggung kami"


ucap long Shan datar dan dingin.


"sialan sekte gunung api adalah sekte tingkat menengah dan di perhitungkan oleh sekte besar, bisa di bilang sekte kami sudah hampir setara dengan sekte besar, beraninya kau menghina sekte kami"


ucap pria berjubah itu dengan marah tapi tubuhnya tetap bergetar.


"trima ini, jurus api, tehnik lidah api..!"


ucap pria berjubah merah itu mengeluarkan jurusnya.


dari tanah langsung muncul api, api itu seakan hidup dan mulai menyerang long wi.


wusss...

__ADS_1


banyak pohon yg terbakar, sedangkan long wi masih dengan tenangnya berdiri di tempanya.


wuusss...


api langsung menyambar tubuh long wi dan langsung melahapnya.


"hahahahahaha terima akibatnya karna berani menghina sekte gunung api, jurus ini adalah jurus area, bahkan jika kau belati pun api ku akan selalu mengikutimu, jurus ini adalah jurus tingkat 5, kau tidak akan lolos hahahahaha"


ucap pria berjubah merah itu sambil tertawa dengan gila.


"apa kau fikir jurus rendahan seperti ini mampu melukai ku, dasar bodoh"


suara long wi terdengar dari dalam kobaran api yg mulai membakar area sekitarnya dengan ganas.


"apa...!"


ucap pria berjubah itu dengan terkejut, ia bisa melihat long wi berjalan keluar dari jurus apinya yg terlihat jelas sangat ganas.


"apa kau terkejut, apa kau kira api murahan sepeti ini mampu membakarmu, dasar naif"


ucap long wi santai dan dingin.


"bagai mana mungkin, kau seharusnya sudah terbakar menjadi abu, api Ku ini panasnya sudah melebihi separuh panas dari api bumi"


ucap pria berjubah itu dengan badan bergetar hebat.


sedangkan long wi sudah keluar dari kobaran api, dapat di lihat jika ia baik-baik saja, bahkan pakaiannya sama sekali tidak ada goresan ataupun bekas terbakar api.


"dasar, aku akan menunjukan kepadamu apa itu api"


ucap long wi sambil tersenyum sini, ia mulai mengeluarkan api dari ujung telunjuk jari nya.


api berwarna merah kehitaman, api itu sangat kecil, hanya seukuran kacang polong, bahkan api di area itu langsung di tekan hingga padam.


"aku perkenalkan kepadamu, api ini adalah api sejati, api naga merah, yah walaupun ini tidak wujud aslinya tapi seharusnya sudah cukup untuk membunuhmu, tapi jangan kawatir karna aku sudah mengetahui lokasi markas kalian, nanti aku akan mengirim teman-temanmu ke neraka bersamamu"


ucap long wi sambil menyeringai kejam.


sedangkan pria berjubah itu langsung bergetar hebat, dia seperti tidak memiliki energi apapun karna sangat ketakutan melihat senyuman long wi, dan juga melihat api kecil di jari Long wi.


"Jang..jangan bunuh aku, jika kau membunuhku, kau tidak akan mendapat informasi apapun"


ucap pria berjubah merah itu dengan terbata-bata, ia mencoba mengukur waktu, karna dia diam-diam memecahkan giok transmisi yg berfungsi mengirim lokasi pada keadaan darurat.


giok itu akan mengirimkan lokasinya kepada teman-temannya yg memiliki giok yg sama yg sudah di teteskan darahnya sebagai pengenal, jika giok ini di gunakan maka pemilik giok berarti dalam bahaya dan membutuhkan bantuan secepat mungkin.


"apa kau fikir trik kecil sepeti giok itu bisa membantumu, bahkan aku akan berterimakasi karna kau meminta bantuan, dengan begitu aku tidak perlu pergi mencari mereka"


ucap long wi, ia langsung menjentikan jarinya dan api merah kehitaman itu langsung melesat mengenai kening pria berjubah.


wussssss.....


"aaarrrrggghhh....


"tolong hentikan, kau tidak mau mati..aaarrggghhhhhhh...


triakan pria berjubah merah itu sangat memprihatikan, dirinya terbakar hidup-hidup, tak perlu waktu kurang dari 30 detik, dia sudah berubah menjadi abu.


"cih merepotkan, bahkan mereka tidak memiliki perlawanan sama sekali"


ucap long wi, ia menggerakkan tangannya dan dua cicin penyimpanan terbang ke rang tangannya, cicin itu adalah milik kedua orang berjubah, long wi mengontrol apinya dengan sangat baik jadi cicin itu tidak ikut terbakar.

__ADS_1


__ADS_2