
Ling Tian terus mengamati peri yg sedang berterbangan itu sambil perlahan mulai mendekat, tapi saat ia baru beberapa puluh meter dari lokasi nya, dia merasakan jika diri nya di amati oleh seseorang.
dari pohon besar itu, tiba-tiba muncul gelombang angin dan energi qi, tak lama muncul sosok 2 peti tua yg berukuran tak jauh berbeda dengan peri yg sedang hinggap di pucuk bunga sebelum nya.
"ternyata manusia, nak ada urusan apa kau datang ke wilayah ras peri kami...?"
ucap peri tua itu dengan tenang.
Ling Tian tentu langsung berhenti saat melihat kemunculan dua ras peri tua itu.
"yg muda ini hanya lewat, yg muda ini tidak tau sama sekali jika arah yg muda ini ambil adalah arah ke wilayah ras peri, saya harap tuan peri tidak terganggu"
ucap Ling Tian sambil tersenyum.
"sudah jutaan tahun bahkan lebih, tidak ada ras manusia yg datang ke wilayah ini dan aku juga tidak mendengar adanya ras manusia di dunia ini, dari mana asal mu nak..? ku rasa kau bukan berasal dari dunia ini"
Ucap sosok peti tua itu dengan tenang.
di belakang dua peri tua itu perlahan juga berkumpul ras peri lain nya, mereka terbang seperti burung dan memancarkan energi kehidupan di sekeliling nya.
"tuan peri benar, saya memang bukan dari dunia ini, saya dari dunia luar tepat nya adalah alam rendah, alam tingkat rendah dari jajaran alam besar"
ucap Ling Tian sambil tersenyum ramah.
"oh..sudah lama aku tidak mendengar tentang tingkatan alam itu, aku sudah tua"
ucap peri tua itu.
"kau bisa masuk ke dunia ini, arti nya kau tau gerbang masuk ke dunia ini, apa kau membawa pasukan ras manusia nak..?"
ucap peri tua yg dari tadi diam.
"aku hanya membawa 4 saudaraku tuan peri, karena hal itu lah aku bisa sampai ke tempat ini, aku ingin pergi ke arah 4 saudaraku berada tapi aku tidak menyangka jika arahku akan melewati wilayah ras peri"
ucap Ling Tian dengan jujur.
__ADS_1
Peri tua itu diam dan mengamati mata Ling Tian yg tenang, dia mencoba membaca apakah Ling Tian jujur atau tidak, bagai manapun mereka tidak pernah melihat ras manusia dari sekian lama, dia tentu harus waspada.
"seperti nya anak ini bicara jujur, dan dari aura nya dia bukan mahluk yg sesat"
batin peri tua itu sambil mengelus janggut nya.
"nak jika kau ingin lewat wilayah kami, mungkin kau akan tersesat, pada dasar nya wilayah kami adalah dimensi kecil, dan memiliki wilayah tersendiri dari dunia ini, walaupun masih menyatu dengan dunia ini tapi wilayah kami sepesial, apa kau tau pohon besar itu, itu lah yg membuat wilayah ini sepesial, kau bisa masuk dan melihat wilayah kami yg arti nya kau tidak memiliki niat buruk dan hatimu cukup bersih, karena itu pohon agung mengijinkan mu melihat wilayah ini"
ucap peri tua sambil menunjuk ke arah pohon besar yg di penuhi energi kehidupan dan beberapa rumah kecil di batang nya.
"aku hanya melihat energi kehidupan yg besar dari pohon itu tuan, dan aku juga tidak merasakan energi sepiritual yg besar di wilayah ini, tepat nya energi sepiritual yg biasa di gunakan oleh para kultivator, yg arti nya wilayah ini memiliki energi alam yg berbeda, lebih halus dari pada energi alam yg ada di dunia ku berasal, seharus nya jika energi alam itu di serap maka bisa di gunakan sebagai "mana", walaupun sama-sama energi sepiritual, tapi memiliki tingkat kehalusan yg berbeda, itu lah yg saya pahami setelah mengamati wilayah ras peri tuan"
ucap Ling Tian sambil tersenyum, dia mengatakan sedikit pengetahuan yg dia miliki, alih-alih menjawab detail tentang pohon besar itu.
Dua ras peri tua itu terdiam, sedangkan peri lain yg berkumpul di belakang mereka berdua juga terdiam, mereka sama sekali tidak mengerti tentang obrolan Ling Tian dan dua leluhur mereka, jadi mereka hanya mendengar dan terus waspada.
"kau tau banyak tentang energi mana nak, kau pasti juga tau jika ras peri seperti kami bukan berasal dari dunia kultivator seperti mu"
ucap peri tua itu.
ucap Ling Tian sambil tersenyum.
"kau terlalu merendah nak, dari usia tulang mu, kau baru berusia 16 tahun tapi tanahmu sudah cukup tinggi jika kau berasal dari alam rendah, walaupun lelaki tua ini mengolah keterampilan berbeda tapi umur lelaki tua ini sudah cukup panjang, setau ku sangat jarang pemuda seperti mu yg memiliki kemampuan seperti itu apa lagi dari alam rendah yg terkenal akan energi alam nya yg sangat tipis dan tidak layak bagi pembudidaya yg berasal dari alam yg lebih tinggi"
ucap peri tua itu sambil mengelus janggut nya.
Long Tian tersenyum tipis dan mengangguk pelan membenarkan ucapan peri tua itu.
"jika begitu saya akan melanjutkan perjalanan saya tuan peri, saya rasa lebih baik saya mengambil rute memutar"
ucap Ling Tian ramah.
"tunggu nak, sebaik nya kau mampir, aku rasa ini bukan kebetulan, sangat jarang pohon agung memperlihatkan wilayah ini kepada orang asing, jika pohon agung memperlihatkan wilayah ini kepada mu, itu arti nya kau pasti sepesial, jadi sebagai ras peri yg di rawat oleh pohon agung, kami akan menyambutmu dengan hangat"
ucap peri tua itu menghentikan Ling Tian saat ia mulai akan berbalik ke arah yg berbeda untuk mengambil jalan memutar.
__ADS_1
Ling Tian berhenti setelah mendengar ucapan peri tua itu, dia mempertimbangkan apakah dia mampir atau tidak, tapi setelah dia berpikir, dia juga setuju dengan ucapan peri tua itu, bagai manapun sejak dia memasuki dunia dimensi kuno ini, itu seperti sudah di atur untuk nya, walaupun dia masih ragu karena dia tidak ingin terikat takdir.
"jika begitu maka yg muda ini akan mampir sebentar tuan, bagai manapun memiliki banyak teman baru adalah hal yg baik"
ucap Ling Tian sambil tersenyum ramah.
"hahahhahaha baik-baik, ayo nak mati masuk, kami memiliki teh madu sepesial yg tentu nya sangat nikmat"
ucap peri tua itu sambil tertawa.
akhir nya Ling Tian dan para peri itu masuk, saat itu Ling Tian baru menyadari jika pohon yg dia amati sebelum nya memiliki ukuran yg jauh lebih besar dari yg dia lihat, dia juga mulai mencium bau harum dari bunga-bunga yg bermekaran, udara yg sejauh dan nyaman.
"tak heran, ini adalah wilayah ras peri yg identik dengan alam"
batin Ling Tian sambil melihat sekeliling nya.
"tapi aku menemukan wilayah ini setelah aku menggunakan mata jiwa ku saat perjalanan, ini cukup aneh, tapi aku juga penasaran, seharus nya dengan kemampuan ku saat ini aku masih tidak akan mampu menembus wilayah ini bahkan jika aku menggunakan mata jiwa, bagai manapun pohon besar itu tidak sederhana dan yg pasti umur nya pasti sudah jutaan tahun"
batin Ling Tian.
setelah berjalan beberapa menit, mereka sampai di bawah pohon besar, di sana ada alas batu yg cukup besar dan datar.
"silahakan duduk nak, maaf karena tidak bisa mengajak mu masuk ke dalam rumah kami, bagai manapun ukuran mu cukup besar bagi kami, tempat ini dulu nya kami gunakan untuk menyambut ras lain yg berkunjung, tentu nya ras yg akrab dan baik ke pada kami"
ucap peri tua itu sambil mempersilahkan Ling Tian untuk duduk di atas batu datar itu.
"tak masalah tuan, ini lebih dari cukup, apa lagi yg muda ini di ijinkan masuk ke wilayah ras peri tuan ,itu merupakan kehormatan besar bagi yg muda ini"
ucap Ling Tian sambil tersenyum ramah.
"hahahhaha tidak perlu sungkan nak, kau adalah tamu kami, biarkan kami menyambutmu dengan hangat, baik lah kalian cepat siapkan teh madu untuk tamu kita dan buah-buahan terbaik"
ucap peri tua itu sambil memberi intruksi kepada para peri yg ada di sekitar nya.
"baik leluhur"
__ADS_1
ucap peri wanita muda dengan sopan.