
kelompok Ling Tian terus melesat ke arah perbukitan batu, semakin mendekat semakin tinggi suhu di wilayah itu.
mereka terbang kurang dari 15 menit, di depan mereka mulai terlihat puncak gunung yg cukup tinggi, mereka juga melihat lembah yg di apit oleh beberapa bukit, setelah di amati, ternyata lembah itu terdapat beberapa bangunan dari bahan utama bebatuan gunung, tapi tetap saja bangunan itu terlihat megah.
"tuan muda, ku rasa itu adalah sekte gunung api, kabar nya mereka memiliki ruang latihan khusus di dalam gunung"
ucap long wu.
"hehehehe mari kita bersenang-senang saudara wu, tapi sebelum itu, mari kita buat aray dengan jangkauan yg cukup luas terlebih dahulu"
ucap Ling Tian sambil tertawa.
"Aray ya.....tuan muda, lebih mudah jika kita memiliki bendera Aray, hal itu bisa menyingkat waktu kita"
ucap long ba.
Ling Tian yg mendengar itu langsung berfikir, dia mencoba mengingat-ingat tumpukan harta yg dia miliki.
"bendera Aray ya, sepertinya ada"
ucap Ling Tian.
Ling Tian melambaikan tangan, dari cicin penyimpanan nya, keluar 4 bendera Aray berwarna emas dan memancarkan kekuatan jiwa yg cukup kuat.
"seharus nya ini cukup kan saudara Ba"
ucap Ling Tian sambil memegang 4 bendera Aray.
"i..ini..tuan muda ini adalah bendera Aray tingkat kaisar, seharus nya ini sudah lebih dari cukup untuk di gunakan di alam rendah dan alam tengah, untuk alam atas, mungkin ini bisa di gunakan, tapi pasti ada yg bisa menghancurkan nya"
ucap long ba.
"yah tidak masalah, aku masih ada bendera Aray sepiritual, ini hanya artefak terendah yg aku miliki, untuk senjata, aku paling rendah hanya memiliki senjata tingkat bumi, itu belum termasuk yg di dapatkan kera kecil"
ucap Ling Tian.
__ADS_1
long ba dan long wi hanya bisa saling pandang, mereka tidak tau pasti tentang harta yg di miliki tuan muda nya, bagai manapun tuan muda nya pasti banyak mendapatkan harta dari penguasa sebelum nya.
"baik lah, mari kita coba membuat Aray tingkat 10 hehehehehe"
ucap Ling Tian.
Ling Tian kembali melambaikan tangan nya, dari cicin penyimpanan nya muncul kuas sepiritual, kuas itu dia dapatkan di serikat perdagangan sebelum nya, dan baru kali ini dia menggunakan nya, walaupun sudah dia ubah di saat waktu luang nya.
Ling Tian mulai membuat simbol Aray di bendera Aray itu, walaupun sudah ada Aray yg tertanam di bendera itu, tapi Ling Tian ingin menambah fungsi pada Aray yg di hasil kan.
dengan kekuatan jiwa nya, Ling Tian jauh lebih mudah melakukan nya, pada dasar nya Aray tingkat 10 hanya lah Aray tingkat rendah bagi nya, walaupun sebelum nya dia hanya bisa membuat Aray tingkat 9 saja.
setelah beberapa saat akhir nya ia selesai, Ling Tian mulai mengalirkan energi qi dan jiwa nya untuk mengaktifkan bendera Aray itu, tak lama ke empat bendera Aray itu bersinar dan Ling Tian langsung mengirim mereka ke empat sudut yg melingkupi wilayah sekte gunung api.
wusss....
wusss...
wussss..
dari empat sudut wilayah sekte gunung emas, muncul pilar cahaya berwarna emas dan mengeluarkan aura dan energi jiwa yg cukup kuat, pilar cahaya itu langsung melebar dan menyatu dengan pilar cahaya lain.
di dalam sekte gunung emas, di dalam gua bawah tanah, ada altar di tengah danau lava, altar itu memancarkan energi iblis yg cukup mencekam, di samping altar ada kolam kecil berisi darah yg perlahan menguap menjadi energi berwarna merah, energi terasa sangat mencengkram, memiliki rasa haus darah, perlahan energi itu terserap masuk ke altar.
di pinggiran danau lava, ada puluhan pria paruh baya dengan jubah merah, di depan kelompok itu ada pria sepuh yg terlihat berusia 90 tahunan.
"yang mulia, korban yg kami persembahkan sudah mencapai 990 orang, tapi kami menerima kabar jika salah satu orang kami telah menyinggung seorang ahli dan ahli itu memusnahkan semua anggota orang kami, tentu juga memusnahkan benih jiwa iblis yg sudah kami tanam, total kerugian kita telah mencapai 300 orang dengan benih iblis yg sudah hampir bangkit"
ucap pria sepuh itu dengan hormat.
"cih...ahli di alam ini masih sangat lemah, lalu apa yg kalian takutkan, dengan kekuatan yg aku berikan kepada kalian, saat ini kalian yg ada di sini telah berhasil menembus ranah half sain, dan beberapa telah menembus ranah saint, lalu apa masih kurang untuk menghadapai ahli di alam rendah ini...?"
suara besar dan berat terdengar oleh semua orang yg ada di ruangan itu.
"it...itu yang mulia, dari informasi yg kami terima, ahli yg memusnahkan anggota kita adalah ahli yg sudah berada di ranah dewa bela diri, paling tidak itu adalah perkiraan dari anggota yg kita kirim"
__ADS_1
ucap pria sepuh itu dengan rasa takut.
"hahahahahahaha menarik, jika benar ahli itu sudah berada di ranah dewa, maka kau harus bisa menembus ranah dewa, gunakan beberapa jiwa iblis untuk memperkuat kekuatan mu, ku rasa 6 benih iblis sudah cukup untuk mu menembus ranah dewa bela diri"
ucap suara berat itu.
"itu bisa kita lakukan yang mulia, tapi berita terburuk nya, calon korban untuk di persembahkan kepada yang mulia telah di selamat kan ahli itu, dan saat ini pihak kekaisaran sudah mengendus pergerakan sekte kami, hal ini mempersulit kami dalam bergerak"
ucap pria sepuh itu dengan serius.
sosok itu terdiam cukup lama, sebelum mengucapkan kalimat yg sangat menyeramkan bagi semua orang yg ada di ruangan itu.
"aku tidak perduli dengan cara kalian untuk mendapatkan sisa persembahan untuk ku, aku sudah memberi kalian kekuatan yg mencukupi, jika dalam dua hari kalia tidak bisa mempersembahkan korban yg tersisa, maka kalian harus menyerahkan murid sekte kalian yg sudah berada di ranah kaisar sebanyak 70 orang"
ucap sosok itu dengan suara bergema.
mendengar itu, tubuh semua orang menjadi gemetar, mereka tidak bodoh, untuk menghasilkan ahli ranah kaisar di ajaran para murid sangat lah susah dan menghabiskan waktu cukup lama dan sumber daya yg sangat banyak, tentu hal ini sangat merugikan mereka.
"baik yang mulia, dalam dua hari ini, biarkan beberapa anggota sekte kami menculik orang di beberapa wilayah secara acak agar tidak terendus, walaupun sangat beresiko besar untuk sekte kita, tapi dengan ada nya yang mulia maka seharus nya itu bisa di selesaikan"
ucap pria sepuh itu.
"hahhahahahha bagus, yakin lah, setelah jumlah pengorbanan kalian cukup, maka jiwa ku bisa keluar dari altar ini dan bisa membantu kalian"
ucap sosok itu.
saat mereka saling berbicara, tiba-tiba ada teriakan yg menggema di seluruh ruangan, teriakan menyedihkan dan amarah yg meluap, bahkan energi iblis langsung memenuhi ruangan itu.
"sialan, kau jendral bodoh, kenapa kau belum bangkit juga, apa kau tau untaian jiwa ku sudah hancur...!"
ucap sosok bayangan hitam dengan aura mencengkram.
"bajingan kenapa kau datang dan memaki ku, kau lihat sendiri, aku belum bisa terbebas, kau yg sudah terbebas seharus nya membantu ku agar lebih cepat terbebas dari altar sialan ini..!"
ucap sosok yg berada di dalam altar di tengah danau lava itu.
__ADS_1