Pewaris Sang Penguasa Semesta

Pewaris Sang Penguasa Semesta
bab 122.damai itu memang indah.


__ADS_3

di lantai dua restoran, Ling tian dapat melihat 2 gadis kecil dan juga seorang pemuda di salah satu meja.


"saudara wu di mana bibi dan keponakan nya itu..?"


ucap Ling Tian.


"tuan muda, anak itu masih lemas karena baru sadar, dan bibi itu ingin menjaga anak itu, tuan muda tenang saja, aku sudah menyiapkan kebutuhan mereka dari mulai makanan dan pakaian dan lagi mereka juga berada di penginapan yg sama dengan kita"


jawab long wu.


"kera kecil itu apa tidak bersama mu saudara wu, terakhir ku lihat kera itu bersama kalian saat aku pergi ke klan dai..?"


ucap Ling Tian sambil melihat sekeliling nya, terakhir kali saat dia menghajar bawahan dai hio itu, kera kecil nya melompat turun dan berkumpul bersama ke dua adik nya.


"itu tuan muda, seperti nya kera kecil itu suka sekali jalan-jalan, saat aku mencari penginapan di antar jendral kota yg waktu itu datang, kera kecil itu sudah melompat pergi entah kemana"


ucap long wu sambil menggaruk kepala nya yg tidak gatal.


"oh..jika begitu biarkan saja, paling tidak dia tidak dalam bahaya"


ucap Ling Tian santai.


Ling Tian mendekati ke dua adik nya dan di ikuti puluhan orang di belakang nya.


"kalian sangat asik makan manisan, apa kalian tidak bosan"


ucap Ling Tian sambil tersenyum.


ke dua gadis kecil itu langsung menoleh setelah mendengar ucapan Ling Tian.


"aaahhh...kakak, kakak tau manisan ini enak sekali"


ucap miyi sambil berlari ke arah Ling Tian dan memeluk nya.


"hahahahahahaha tapi manisan tidak akan baik jika kalian makan berlebihan"


ucap Ling Tian sambil tertawa.


"kakak mana manisan yg kakak janjikan untuk kami...?"


ucap Meimei dengan polos nya.


Ling Tian yg mendengar itu bibir nya langsung berkedut.


"dasar bocah, dia masih meminta manisan sedangkan sekarang di meja nya penuh dengan manisan, tapi ingatan gadis ini dan fokus nya sangat bagus, hah dasar, seperti nya nanti saat dewasa dia bisa menjadi gadis yg merepotkan untuk kakak nya ini"


batin Ling Tian.


"hahahahaha itu, kakak lupa karena kakak harus mengurus saudara baru kalian, lihat mereka masih seumuran kalian dan ada yg lebih tua dari kalian, mereka membutuhkan bantuan kakak, untuk manisan bagai mana jika kakak pesan kan lagi dan anti kalian bisa makan bersama dengan saudara baru kalian"


ucap Ling Tian sambil tersenyum.


mendengar ucapan Ling Tian, Meimei dan miyi langsung menoleh ke arah puluhan anak-anak seperti mereka dan ada juga orang dewasa dan paman-paman.

__ADS_1


"baik, kakak bisa memesankan nya untuk kami semua"


ucap Meimei sambil mengangguk-anggukan kepala nya dengan polos.


"heh mudah sekali di bujuk"


batin Ling Tian.


"uhukk..boleh, tapi nanti setelah makan"


ucap Ling Tian.


mendengar itu Meimei dan miyi saling pandang dan mengangguk bersama.


Ling Tian yg melihat itu menjadi heran.


"setuju, tapi kakak harus pesan yg banyak, iyakan miyi..?"


ucap Meimei.


Ling Tian kembali berkedut.


"dasar bocah, mereka berdua sangat kompak"


batin Ling Tian.


"baik-baik"


ucap Ling Tian pasaran.


tawa miyi penuh kemenangan di ikuti Meimei.


long bersaudara yg melihat itu hanya menggelengkan kepala mereka saja, mereka tidak menyala jika dua anak kecil di depan mereka pintar dalam memanfaat kan situasi.


tak lama, puluhan pelayan mulai berdatangan sambil membawa berbagai hidangan mewah dan besar , berbagai peralatan makan juga di siapkan agar semua orang bisa memilih sendiri ingin makan hidangan apa.


"silakan tuan muda, nona muda sekalian, ini sebagian dari hidangan restoran kami, sebagian lagi harus masih di siapkan"


ucap pria tua dengan pakaian pelayan yg menyambut mereka di depan pintu.


"ayo, makan lah, semua orang bisa makan dengan puas, jangan malu-malu, adik-adik kalian bisa ambil sendiri kan, pilih lah apapun yg ingin kalian makan dan sebanyak apapun, jangan memikirkan harga atau membayar karena kakak yg akan membayar nya, jangan takut"


ucap Ling Tian lembut.


anak-anak itu langsung saling pandang.


"miyi, Meimei ajari saudara baru kalian"


ucap Ling Tian.


"baik kakak"


ucap dia gadis kecil itu, mereka tentu mengerti apa yg di maksud ling Tian.

__ADS_1


mereka ber dua langsung mengajak para anak-anak itu mengambil makanan.


"saudara-saudaraku, paman, bibi, silakan makan, makan lah dengan puas agar aku senang, Jagan pikirkan harga ataupun siapa yg akan membayar, jika mampu habiskan semua nya, jika kurang maka pesan lagi, jangan kawatir berapapun harga nya, aku bisa membeli restoran ini jika aku mau, jadi jangan kawatir"


ucap Ling Tian sambil tersenyum ramah.


"terimakasi tuan muda"


ucap mereka serempak dan mulai berbalik mengambil makanan dengan tertip, ada juga yg membantu anak-anak mengambil makanan terlebih dulu.


Ling Tian yg melihat itu hanya tersenyum tipis, di masa lalu dia bahkan tidak pernah merasakan kebaikan orang lain, walaupun ada beberapa orang pedagang yg baik saat dia berjualan herbal kota bulu emas, tapi dia tidak pernah menerima kebaikan seperti ini selain dari kakek nya.


"saudara wu, bagai mana dengan jendral kota yg mengantarmu ke penginapan...?"


ucap Ling Tian.


"tuan muda, sebenar nya jendral itu cukup baik, dia masih memikirkan para bawahan nya dan juga keluarga nya di rumah, dia hanya menjalankan printah dari tuan kota, di lihat dari posisi nya, dia tau jika tuan kota salah dan berkerja sama dengan klan dai, dari sana dia tidak bisa mengurus ke amanan kota jika yg membuat ulah adalah anggota klan dai karena seperti nya mereka mendapat dukungan dari tuan kota"


jelas long wu, tentu dia bisa menilai orang dengan mudah, dia sudah berumur ribuan tahun dan bertemu dengan berbagai ras dan manusia yg memiliki berbagai sifat yg berbeda.


"jadi kota hoyu tidak hanya memiliki satu jendral ya, di sana aku juga mengangkat satu jendral menjadi tuan kota, jendral itu tegas walaupun dia tau jika tidak bisa menghadapi ku tapi dengan tegas dia membela dan memikirkan para warga, bahkan jika itu bisa menghilangkan nyawa nya sekalipun, ku rasa di kota ini hanya tuan kota busuk itu yg membuat kota ini tidak damai"


ucap Ling Tian.


"tuan muda benar, semua ini memang berkaitan"


ucap long ba setuju dengan Ling Tian.


"ayo makan saudara, kita perlu menikmati hidup kan"


ucap Ling Tian sambil tersenyum kepada tiga long bersaudara.


"tentu saja tuan muda, kita harus menikmati hidup"


ucap long wi sangat setuju.


"ada yg kurang saudara wi"


ucap long wu.


"arak kita belum keluar saudara wi"


ucap long ba menimpali.


"hahahahahaha"


tawa mereka pecah setelah kata-kata long ba.


Ling Tian yg melihat itu hanya bisa menghela nafas sambil tersenyum tipis.


"tuan muda, arak pesanan tuan muda akan segera datang"


ucap pelayan tua itu kepada long bersaudara.

__ADS_1


"yah damai itu memang indah"


batin Ling Tian yg melihat semua orang yg sedang bergembira setelah bencana menimpa mereka.


__ADS_2