
"sudah waktu nya melihat para wanita itu, dari aura mereka, seperti nya mereka bukan bagian dari sekte ini, apa mereka pelayan di sini, apa sekte memiliki pelayan"
batin Ling Tian, dia melesat ke arah salah satu bukit batu, di sana ada goa kecil di mana para wanita yg Ling Tian rasakan berada.
di sisi long bersaudara.
"huh...ini sangat lemah, bahkan tidak ada perlawanan sama sekali"
ucap long wu dengan kesal, dari tadi dia hanya membunuh anggota sekte yg sudah terluka cukup parah ataupun ringan karena terdampak dari serangan Ling Tian.
"bagai mana mau melawan, mereka saja sudah banyak yg sekarat"
ucap long ba.
"cih...tuan muda memang tak masuk akal, dia mengeluarkan tehnik yg memiliki daya hancur yg lumayan besar ini, dan meminta kita untuk bersenang-senang, ini tidak masuk akal kan, apa lagi para iblis itu seperti nya sudah di bereskan oleh tuan muda"
ucap long wu yg sudah tidak merasakan keberadaan iblis yg sebelum nya di bunuh Ling Tian.
"tapi tuan muda memang tak terduga, di usia dan ranah nya saat ini dia bisa menggunakan konsep ruang, padahal dia tidak memiliki elemen ruang kan, bagai manapun aku tidak merasakan elemen ruang saat dia menghancurkan gunung itu"
ucap long ba.
"kau benar saudara Ba, tuan muda terkesan buru-buru dan tidak bermain terlebih dulu, tapi ucapan mu memang benar saudara Ba, memang tuan sangat sepesial"
ucap long wu.
"ayo kita berkeliling, tempat ini sudah berantakan oleh tuan muda, tidak ada yg hidup lagi di sini"
ucap long wu dengan santai.
"baik lah, ayo berkeliling, tapi dari tadi Patriak sekte ini belum keluar sama sekali kan"
ucap long ba.
"benar juga kata mu saudara Ba, mari kita cari dulu Patriak sampah itu"
__ADS_1
ucap long wu.
akhir nya mereka ber dua melanjutkan berkeliling.
saat ini sekte gunung api yg semula nya megah dan besar sudah hancur, bangunan sudah menjadi puing-puing, bahkan bukit dan gunung utama juga sudah hancur akibat serangan dari Ling Tian.
di salah satu bukit batu, saat ini Ling Tian sudah berada di depan goa kecil, goa itu adalah tempat di mana para wanita yg sebelum nya terdeteksi oleh Indra ilahi Ling Tian berada.
"di dalam sini, mereka tau jika ada penyerangan dan mereka lebih baik bersembunyi dari pada membantu yg lain nya"
batin Ling Tian sambil berjalan masuk ke dalam goa kecil itu.
saat dia mulai memasuki goa, dari kejauhan dia bisa melihat obor kecil yg berkedip-kedip.
dengan mata jiwa Ling Tian, dia bisa melihat sekeliling nya dengan sangat jelas.
"apa kalian akan terus bersembunyi di sana, kemari lah, atau aku yg akan ke sana"
ucap Ling Tian dengan tenang.
di kejauhan, Ling Tian dapat melihat pergerakan dari para wanita itu dengan jelas.
batin Ling Tian.
perlahan tapi pasti, sekelompok wanita itu mendekati Ling Tian, mereka membawa berbagai senjata di tangan mereka.
"tuan...kami bukan anggota sekte keji ini, tapi kami juga tidak ingin di tindas, walaupun tuan kuat tapi kami masih bisa melawan"
ucap seorang wanita 30 tahunan.
mendengar itu, Ling Tian memincingkan mata nya, dia mengamati para wanita di depan nya.
"jika kalian buka murid sekte atau anggota sekte ini, kenapa kalian berada di sini...?"
ucap Ling Tian dengan tenang.
__ADS_1
"i..itu..itu sebenar nya kami...kami adalah para pelayan dan juga korban dari kekejaman mereka para anggota sekte ini, keluarga kami di bunuh dan bahkan ada beberapa dari kami yg desa nya di bantai dan juga sebagian orang di ambil dan sampai saat ini tidak kembali ke mari, kami hanya lah tahanan dan juga pelayan di sekte ini"
ucap salah satu wanita dengan ragu-ragu.
"jadi seperti itu, kau tidak berbohong, baik lah aku akan melepaskan kalian, saat ini sekte gunung api sudah musnah jadi kalian bisa bebas mulai sekarang"
ucap Ling Tian sambil melangkah pergi, di kelompok itu tidak ada anak-anak yg perlu di kawatirkan, semuanya adalah seorang kultivator walaupun hanya kultivator tingkat rendah saja.
"tu..tunggu tuan muda"
ucap salah satu wanita.
Ling Tian berhenti, dahi nya mengkerut.
"ada apa, kalian adalah kultivator, seharus nya bisa keluar sendiri kan..?"
ucap Ling Tian dengan tenang.
"Bu..bukan seperti itu tuan muda, kami sama sekali tidak memiliki tempat tinggal saat ini, bahkan kami tidak memiliki keluarga lagi, walaupun sebagian dari kami hanyalah wanita sebatang kara sejak kecil tapi kami masih memikirkan masa depan kami.
tuan muda sudah membantu kami membalaskan dendam kami, saya adalah seorang ibu yg anak nya di bunuh oleh orang-orang sekte keji ini, saya secara pribadi sangat berterimakasi, bahkan jika tuan muda menginginkan saya untuk mati, saya akan menerima nya sebagai rasa terimakasi saya, tapi sekarang apa saya boleh meminta bantuan tuan muda sekali lagi..?"
ucap wanita itu dengan sorot mata penuh harap.
Ling Tian yg mendengar itu menjadi bingung, dia tidak paham akan pemikiran wanita ini, tapi dia masih tetap tenang dan tidak menunjukan kebingungan nya.
"katakan"
ucap Ling Tian.
"begini tuan muda, karena kami tidak memiliki tempat tinggal ataupun keluarga lagi, saya ingin meminta bantuan tuan muda untuk mengijinkan kami tinggal di wilayah ini dan menjadikan wilayah ini sebagai wilayah kami, kami ingin menjadi kuat dengan usaha kami sendiri, dan untuk mewujud kan hal itu, kami membutuhkan tempat yg memiliki kondisi baik, entah dari energi sepiritual dan sumber daya.
tuan muda yg menghancurkan sekte ini, jadi tuan muda yg berhak menjarah nya, karena itu saya ingin meminta sedikit wilayah ini dari tuan muda"
ucap wanita itu.
__ADS_1
"oh...aku tidak tertarik dengan wilayah ini, tujuan ku hanya satu, menghancurkan sekte keji ini dan juga sekte-sekte lain nya, aku tidak membutuhkan wilayah ini, tapi jika kalian tinggal di sini maka resiko kalian di serang akan lebih tinggi, bagai manapun sekte ini pasti memiliki aliansi sekte lain, mereka akan menyerang kalian jika kalian ada di sini dan di anggap sebagai penyebab hancur nya sekte ini, walaupun nanti berita tentang aku yg menghancurkan sekte ini menyebar, itu masih tidak bisa menghentikan mereka, bagai manapun banyak orang yg serakah dan mencari keuntungan"
ucap Ling Tian dengan tenang.