Pewaris Sang Penguasa Semesta

Pewaris Sang Penguasa Semesta
bab 90.pagoda emas,penjepit rambut emas surgawi dan permata surgawi.


__ADS_3

Ling Tian yg mendengar petunjuk dari pedang semesta langsung mengikutinya.


"tuan muda, di depan sana ada pasar, tapi sepertinya itu pasar barang antik dan kuno, apa.tuan muda tertarik dengan barang seperti itu..?"


ucap long ba.


"nanti saudara Ba akan tau, di sana ada hal yg berharga"


ucap Ling Tian sambil tersenyum tenang.


"apa tuan muda sudah pernah ke tempat seperti ini..?"


ucap long wi.


"yah aku sudah pernah ketempat seperti ini beberapa kali, dan aku menemukan beberapa harta yg tak ternilai"


jawab Ling Tian.


setelah berjalan sebentar akhirnya Ling Tian tiba di deretan pasar yg menjual berbagai barang antik, banyak barang palsu dan ada juga yg asli.


"di sebelah kanan tuan dan berada di lapak nomor 3 di atas tumpukan patung perunggu itu tuan"


suara pedang semesta kembali terdengar.


Ling Tian langsung melihat ke arah yg di maksud oleh pedang semesta.


Ling Tian dapat melihat banyak miniatur menara di sana.


tapi ia dapat merasakan energi kuno dari salah satu miniatur itu, hingga tatapan nya tertuju di miniatur pagoda berwarna hitam dan terlihat sangat kuno tapi bentuknya masih sangat sempurna tanpa kerusakan.


"paman berapa miniatur pagoda kuno itu...?"


ucap Ling Tian.


"itu adalah barang antik tuan muda, yg menjual barang itu adalah seorang pria desa, walaupun pagoda itu tidak memancarkan energi tapi pasti memiliki sejarah nya, jadi aku akan menjualnya sebesar 700 koin emas tidak kurang dan tidak lebih"


ucap pemilik lapak.


sedangkan long bersaudara juga berkeliling di sekitar Ling Tian, dan kedua gadis kecil juga masih di samping Ling Tian.


"baik aku kebetulan menyukai nya, ini 700 koin emas paman"


ucap Ling Tian sambil menyerahkan koin emas.


"tuan muda memang pencinta barang antik, ini pagoda yg tuan muda inginkan"


ucap pemilik lapak itu sambil menyerahkan pagoda yg di maksud Ling Tian dan menerima koin emas nya.

__ADS_1


Ling Tian langsung menerima nya dan memasukannya kedalam cicin ruang nya.


"silahkan tuan muda lihat-lihat lagi, siapa tau ada yg menarik minat tuan muda"


ucap pemilik lapak itu.


Ling Tian hanya mengangguk dan mulai melihat-lihat barang antik di lapak itu.


hingga tatapan nya berhenti di deretan kotak kecil yg berisi perhiasan kuno tapi indah dan tentu saja langka.


"paman aku tertarik dengan penjepit rambut emas dan perak itu, berapa harganya..?"


ucap Ling Tian.


"mata tuan muda memang hebat, perhiasan itu adalah barang antik, tapi sayang itu bukan benda sepiritual, walaupun kuno dan antik tapi perhiasan itu masih sangat bagus dan tidak rusak, ke dua penjepit rambut itu sebenarnya satu pasang dan bentuknya juga mirip, aku menjualnya sebesar 1000 koin emas, walaupun bahan nya dari emas dan perak, tapi karna barang antik dan memiliki sejarah maka tidak ada patokan harga pasaran di sini"


ucap penjual itu.


"kata siapa ini bukan benda sepiritual, bahan nya memang emas murni, tapi ini bukan emas biasa, ini adalah emas surgawi yg hanya ada di alam dewa tertinggi, dan lagi permata yg ada di penjepit rambut itu adalah permata surgawi yg sangat langka bahkan di alam dewa tertinggi sekalipun, permata elemen yg sudah di tempa dengan Aray dan dapat melindungi sang pemiliknya tahan dengan senjata surgawi, harta seperti ini tapi dia tidak bisa mengenalinya"


batin Ling Tian.


"baik ini 1000 koin emas, ini akan cocok dengan ke dua adikku ini"


ucap Ling Tian sambil menyerahkan koin emas kepada pemilik lapak itu.


"trimakasi tuan muda, ini perhiasan yg tuan muda inginkan"


Ling Tian langsung menerima dan menyimpan nya, ia berencana memperbaikinya agar lebih bagus lagi sebelum memberikan nya kepada ke dua adik nya.


"tuan muda, apa tuan muda sudah mendapatkan barang yg tuan muda inginkan..?"


ucap long wi.


"sudah, tapi kita lihat-lihat lagi saja lagi, siapa tau kita mendapatkan harta Karun di sini"


ucap Ling Tian.


akhirnya mereka kembali melihat-lihat.


hingga Ling Tian menemukan gulungan yg terbuat dari kulit binatang buas.


"kakek boleh aku melihat gulungan kulit itu..?"


ucap Ling Tian.


"tentu saja nak, ini lihat lah"

__ADS_1


ucap seorang pria tua pemilik lapak.


Ling Tian langsung menerima nya dan langsung membuka nya.


saat di buka dia bisa melihat tulisan kuno.


"ini adalah gulungan tehnik, tapi sepertinya ini hanya beberapa bagian saja, dan bahasanya sangatlah kuno, mungkin jika aku tidak mewarisi ingatan kakek long yu, pasti aku tidak akan bisa membacanya"


batin ling tian sambil terus mengamati.


"tunggu, ini bukan nya tidak lengkap, tapi memang sebagian isinya tersembunyi, dan ini adalah gulungan tehnik kultivasi"


ucap Ling Tian.


"tuan itu adalah kulit hewan buas ular Yin hitam, ular itu termasuk jenis hewan buas tingkat dewa tuan, di lihat dari tehnik nya, itu sepertinya tehnik kultivasi milik seorang wanita, sangat cocok jika di pelajari oleh adik angkat tuan"


ucap pedang semesta.


"kau benar, jika ini tidak bertemu denganku maka.tidak akan ada yg bisa membacanya, bagai manapun bahasa yg di gunakan bukan berasal dari alam ini, untung kakek long yu memberikan sisa ingatan nya jadi aku bisa membaca nya"


ucap Ling Tian dalam hati kepada pedang semesta.


"kakek, berapa harga gulungan ini...?"


ucap Ling Tian.


"apa kau bisa membaca isi gulungan itu nak, karna setau ku tidak ada yg bisa membacanya, dan bahkan di catatan sejarah tidak ada yg tau tentang jurus yg di gunakan"


ucap kakek penjual itu.


"aku tidak tau kek, tapi aku berniat mempelajarinya"


ucap Ling Tian.


"baiklah jika begitu nak, aku menjualnya dengan harga 200 koin emas, jika nanti kau tidak dapat mempelajarinya dan ingin menjual nya kembali, maka kau bisa menjualnya lagi kepadaku, pemilik sebelum nya juga menjualnya lagi kepadaku karna tidak berhasil membaca isi nya"


ucap kakek pemilik lapak itu.


"baik kek, ini 200 koin emas"


ucap Ling Tian sambil menyerahkan 200 koin emas.


"trimakasi nak, silahkan di lihat-lihat lagi dagangan ku ini, aku dapat menjamin jika barang ku tidak ada yg palsu dan tentu saja semuanya adalah barang kuno"


ucap orang tua itu.


"baik kek aku akan melihat-lihat lagi"

__ADS_1


ucap Ling Tian sambil tersenyum.


"setelah beberapa saat melihat-lihat, tatapan nya tertuju pada gagang pedang berwarna biru, gagang pedang itu ramping, dan dapat di tebak jika masih utuh itu adalah senjata milik wanita.


__ADS_2