
Ling Tian melanjutkan berkeliling ya, ruangan itu juga terus bertambah ramai, kebanyakan dari pengunjung itu adalah bangsawan, dapat di lihat dari pakaian yg mereka gunakan yg terlihat mewah dan mahal.
"nona apa itu adalah mutiara roh...?"
ucap Ling Tian sambil menunjuk ke arah mutiara berwarna putih bening.
"benar tuan muda, menurut ahli kami itu memang mutiara roh, tapi ada yg sepesial dari mutiara itu, mutiara itu bisa menggerakkan ruang di sekelilingnya, walaupun area yg terpengaruh tidak luas dan hanya sekitar 10 cm saja, tapi itu adalah mutira roh yg pertama kali kami lihat, bahkan di buku sejarah yg merangkum segala jenis mutiara tidak ada penjelasan tentang mutiara itu, bahkan catatan dari serikat kami tidak ada yg menjelaskan tentang mutiara itu.
para ahli kami yg meneliti mutiara itu juga tidak menemukan hal istimewa dari mutiara itu selain dari kemampuannya untuk menggerakkan ruang di sekitarnya walaupun terlihat lemah, mutiara itu juga hanya memiliki energi sangat tipis, karna tidak ada keistimewaan atau kekuatan yg bermanfaat dalam pertaruangan dan hal-hal lainnya, kami hanya menyimpan mutiara itu sebagai barang sepiritual koleksi sepesial karna kemampuan ruangnya itu"
jelas pelayan itu.
"kalian tidak akan tau kegunaan mutiara itu, bahkan di alam ataspun kalian tidak akan mengetahuinya, mutiara roh ruang itu terbentuk di pusat ruang yg kacau, atau di tempat yg memiliki energi ruang yg kuat, mutiara itu terbentuk selama miliaran tahun lamanya di pusat energi ruang, bisa di bilang itu adalah telur ruang itu sendiri, dan lagi mutiara roh ruang itu sangat langka bahkan di tempat yg memiliki energi ruang yg sangat kuatpun belum tentu bisa menghasilkan mutiara roh ruang itu, sepertinya mutiara itu juga baru membentuk rohnya setelah Miliran tahun membentuk fisiknya, dan karna energi ruangnya sudah bocor, itu pertanda jika roh mutiara itu sebentar lagi terbangun, jika roh itu sudah terbangun maka roh itu akan seperti anak kecil yg akan mengakui orang pertama yg ia lihat sebagai orang tua yg merawatnya, jika aku berhasil menggabungkan dengan pedang tadi pedang itu bisa membelah ruang dengan mudah dan akan meningkatkan tingkat pedang itu menjadi pedang yg menakjubkan"
ucap Ling Tian dalam hati.
"aku tertarik dengan mutiara itu nona, berapa harga dari mutiara itu..?"
ucap Ling Tian.
"oh kalau tuan muda tertarik tentu kami akan memberikannya, karna mutiara itu termasuk koleksi terbaik kami, dan kami juga baru kali ini memilikinya maka ahli kami menilai mutiara itu setara dengan senjata sepiritual tingkat 9 dan menetapkan harga sebesar 200 juta koin emas dan karna tuan adalah tamu kehormatan kami maka tuan hanya perlu membayar 140 juta koin emas, semua itu di nilai dari kemisteriusan, kelangkaan dan kemampuan ruangnya tuan muda, walaupun kemampuan ruang itu lemah tapi bagaimanapun juga mutiara itu terbentuk secara alami"
jelas pelayan.
"baiklah nona, bungkus mutiara itu, dan ini uangnya"
ucap Ling Tian sambil menyerahkan kantong besar berisi koin emas.
"baiklah tuan muda, saya akan membungkusnya dengan kotak kusus yg memiliki Aray karna kemampuan ruangnya itu akan beresiko jika di masukan ke cicin ruang karna bisa mempengaruhi ruang pada cicin"
ucap pelayan itu sebelum pergi mengambil kotak kusus dan membawa mutiara yg Ling Tian beli.
setelah menunggu beberapa saat akhirnya pelayan itu kembali sambil membawa kota kecil berwarna emas.
"ini mutiara anda tuan muda, kotak ini sudah di lapisi oleh Aray jadi lebih aman"
__ADS_1
ucap pelayan itu sambil menyerahkan kotak kecil berwarna emas.
"terimakasi nona"
ucap Ling Tian sambil menyi.oan kotak itu kedalam cicin penyimpanannya.
"apa tuan muda ingin lanjut berkeliling lagi..?"
ucap pelayan itu.
"kurasa sudah cukup nona, hari juga sudah hampir malam, aku ingin kembali ke penginapan saja, tolong sampaikan salamku kepada kakek Huo Li"
ucap Ling Tian.
"baik tuan muda, kalau begitu mari saya antar keluar tuan muda"
ucap pelayan itu dan di angguki oleh Ling Tian.
setelah Ling Tian pergi, pelayan itu langsung menuju ke meja kasir untuk menyerahkan hasil penjualan.
ucap petugas kasir itu kepada pelayan yg melayani Ling Tian yg bernama Mina.
"tidak, hanya 2 barang sepiritual kelas atas saja"
ucap mina.
"heh..dengan koin emas sebanyak ini barang yg orang itu beli pasti sudah berada di tingkat 8 kan..?"
ucap penjaga kasir itu.
"dan lagi sepertinya orang itu cukup kaya"
ucap kasir itu lagi.
"orang yg aku layani adalah tamu VVIP dan memiliki identitas yg luar biasa dan manajer Li juga sangat menghormatinya walaupun orang itu masih sangat muda"
__ADS_1
ucap mina.
"sepertinya ia menggunakan identitas keluarganya yg memiliki kartu VVIP ya, tidak heran kalau begitu, pasti keluarganya sangat kaya"
ucap kasir itu.
"tidak, anak muda itu menggunakan kartu VVIP pribadinya, kartu itu di berikan kepadanya oleh tuan Huo Tian, tuan muda itu adalah orang yg di singgung oleh tuan muda klan peng yg membuat keributan tadi, harusnya kau sudah tau kan"
ucap mina.
"huh tuan muda klan peng itu memang sangat sombong, dari informasi yg aku dengar dia sering menyinggung orang dengan latar belakangnya dan sekarang anak itu berani membuat keributan di serikat kita, kurasa klan Li akan mendapat teguran dari tuan Li"
ucap kasir itu.
"sudah pasti, lebih lagi yg ia ganggu adalah tamu kehormatan serikat kita yg bahkan tuan Li sangat menghormatinya"
ucap mina.
sedangkan Ling Tian saat ini sudah sampai di penginapannya, ia langsung membersihkan diri sebelum mengamati pedang dan mutiara roh ruang yg ia dapatkan tadi.
masih di penginapan yg sama, di salah satu kamar VVIP, sekarang ini seorang pemuda sedang marah-marah di ruangan itu, ya pemuda itu adalah tuan muda klan peng chu.
"tuan muda tenang saja, kita masih bisa menghabisi anak itu saat ia keluar dari kota ini, sepertinya anak itu juga sedang ingin mengikuti turnamen itu tuan muda"
ucap pengawal peng Chu.
"huh kau benar juga, apa kelompok yg di utus oleh ayah untuk mengantar koin emas untuk pelelangan belum sampai juga..?"
ucap peng Chu.
"mungkin besok pagi mereka baru sampai tuan muda"
ucap pengawal itu.
"baiklah kita tunggu kelompok itu, setelah mereka sampai di kota ini, aku akan menugaskan mereka untuk mencari dan mengawasi sampah itu, jika ada selah aku kan langsung menyuruh mereka untung menghabisinya"
__ADS_1
ucap peng Chu dengan nada marah.