Pewaris Sang Penguasa Semesta

Pewaris Sang Penguasa Semesta
bab 25.judi batu 2.


__ADS_3

"tuan muda ini batu yg ke 4"


ucap kakek itu sambil membelah batu lagi.


setelah terbelah muncul batu sepiritual, dan dari warna dan energi yg terpancar batu itu berada di kelas atas.


batu sepiritual juga adalah batu yg di gunakan sebagai mata uang dan lebih berharga daripada koin emas.


batu sepiri tual tingkat rendah sendiri sama dengan 1000 koin emas.


kelas menengah sama dengan 5000 koin emas.


kelas atas atau kelas tinggi sama dengan 10000 koin emas.


"sialan itu adalah batu sepiritual, batu itu sangat langka dan berharga, batu itu setara dengan 10000 koin emas"


ucap salah satu kerumunan dengan cukup nyaring.


semua orang juga kaget, batu sepiri tual adalah salah satu mata uang dan juga sumberdaya kultivasi karna batu itu memiliki energi sepiritual yg cukup melimpah untuk kultivator, walaupun tidak sebaik pil.


"tuan muda anda mendapatkan batu sepiritual, dan dari warna dan kepadatan energinya ini adalah batu sepiritual kelas atas"


ucap kakek itu sambil menyerahkan batu sepiritual kepada Ling Tian.


"baik kakek"


ucap Ling Tian.


Ling Tian sendiri memiliki segunung besar batu sepiritual kelas atas di dalam cicin penyimpanan yg ia yakini di berikan oleh orang tuanya.


"tuan muda ini adalah batu ke 5"


ucap pria tua itu.


ia langsung membelah batu itu, dan munculah batu sepiritual yg sama lagi.


"beruntung sekali, setelah di total ke 2 batu sepiritual yg di dapatkan oleh pemuda itu sudah setara 20000 koin emas"


ujar salah satu orang yg menonton di kios batu itu.


batu ke 6-9 masih lah batu sepiritual yg sama.


"tuan muda ini adalah batu yg ke 10"


ujar kakek itu.


setelah di belah muncul mutiara yg sama tapi berwarna merah dan memiliki hawa panas yg menyengat, sampai-sampai kakek itu melindungi tangannya dengan energi qi untuk menahan rasa panas dari mutiara itu.


mutiara itu juga di kelilingi Aray di permukaannya.


Ling Tian yg melihat itu juga tertegun.


"apa keberuntunganku sangat bagus, tadi aku mendapatkan mutiara jiwa es surgawi, sekarang aku mendapatkan mutiara jiwa api surgawi, mutiara ini sama kuatnya dengan api surgawi, aku memang melihat mutiara itu saat di dalam batu, tapi aku tidak menyangka jika ini adalah mutiara jiwa surgawi"


batin Ling Tian dengan gembira, ini sumberdaya lagi.

__ADS_1


"selamat tuan muda anda sangat beruntung, bahkan tidak ada satupu batu yg anda pilih tidak memiliki harta di dalamnya, dan ini juga sama dengan mutiara di awal cuma berbeda energi saja"


ucap kakek itu.


"anak muda ini memiliki keberuntungan sangat luar biasa, apa mungkin ia memiliki mata sepesial yg dapat melihat jenis batu yg memiliki harta di dalamnya, jika benar maka pemuda ini adalah pemain judi batu yg sangat handal"


batu orang tua penjual batu itu.


"itu ah ya keberuntungan saja kakek"


ucap Ling Tian.


"baiklah tuan muda apa tuan muda ingin memilih batu lagi...?"


ujar kakek itu.


"tentu kakek, aku akan memilih lagi, lagipula hari ini aku sedang menganggur"


ucap Ling Tian.


"kalau begitu silahkan tuan muda memilih lagi, kebetulan Setok batu yg ada di kios orang tua ini adalah batuyg baru saja datang, tapi seperti judi batu pada umumnya pasti di sini juga banyak batu yg tidak memiliki harta"


ucap kakek itu.


"hahahahaha baiklah kakek, semoga saja aku tidak mendapatkan batu biasa"


ucap Ling Tian, lalu ia mulai mengamati batu di kios itu lagi.


semua orang yg melihat Ling Tian mendapatkan banyak harta juga langsung tertarik membeli batu di kios itu.


sampai-sampai kakek tua itu kewalahan melayani pembeli yg langsung membeludak.


saat Ling Tian melihat batu itu, ia dapat melihat isi batu itu seperti sebuah cermin kuno.


"seperti cermin dengan bingkai sangat kuno"


ucap Ling Tian dalam hati.


karna tertarik ia langsung mengambil batu itu dan mengaman Kanya dulu dan lanjut memilih batu lagi.


setelah beberapa saat ia melihat batu yg cukup besar dan panjang.


"heh, kotak tapi kenapa kau tidak bisa menembus kotak itu untuk melihat apa isinya, bisa saja aku menembusnya dengan paksa dan sedikit usaha tapi itu akan membuat orang-orang di sini curiga karna aku terlalu lama memandangi batu itu"


ucap Ling Tian.


dan karna penasaran dan tertarik ia langsung mengambil batu itu.


setelah ia mendapatkan 2 batu yg menarik untuknya ia sudah tidak memilih lagi, sebenarnya ia juga melihat banyak batu yg memiliki harta di dalamnya, tapi saat melihat harta di dalamnya ia sudah mengetahui jenis harta itu jadi tidak tertarik, harta terbaik sudah ia beli di awal.


"kakek berapa harga ke 2 batu ini..?"


ucap Ling Tian kepada kakek penjual batu yg masih sibuk membelah batu-batu yg di beli oleh pbwli yg lain.


"oh itu tuan muda, dengan ukuran sebesar itu tuan muda dapat membayarnya 300 koin emas, dengan ukuran sebesar itu jika tuan muda mendapatkan harta di dalamnya pasti harta itu akan memiliki ukuran yg besar atau senjata kuno bahkan barang antik yg memiliki nilai tinggi"

__ADS_1


ucap kakek itu.


"sepertinya kakek memiliki pengalaman yg mendalam soal batu"


ucap Ling Tian sambil tersenyum.


"hahahaha tentu tuan muda, sebagai penjual batu atau judi batu, orang tua ini sudah banyak melihat harta yg di dapat dari dalam batu dengan jumlah yg tak terhitung jadi orang tua ini sudah dapat menebak ukuran dari harta yg ada di tiap batu, memang kadang ada batu besar tapi di dalamnya hanya ada harta kecil, tapi setelah puluhan tahun orang tua ini menjual batu kebanyakan ukuran batu mengikuti ukuran harta di dalamnya, oleh sebab itu semakin besar ukuran batu semakin mahal hartanya"


ucap kakek itu menjelaskan.


"terimakasih atas pengetahuan yg kakek berikan ini, pengetahuan ini sangat bermanfaat untuk anak kuda ini, dan ini 300 koin emasnya, sekali lagi tolong kakek belahkan ke 2 batu ini"


ucap Ling Tian sambil tersenyum dan menyerahkan koin emas berserta 2 batu yg ia pilih.


sebagai kultivator sangat mudah mengangkat batu seukuran itu, walaupun bagi orang biasa batu itu cukup berat.


"tentu tuan muda, biar orang tua ini membelah batu milik tuan kuda dulu"


ucap kakek itu dan mulai membelah batu milik Ling Tian.


semua orang tidak keberatan, walaupun orang-orang itu antri terlebih dulu untuk membelah batu mereka dari pada long Tian, tapi karna penasaran akan isi batu yg di pilih Ling Tian mereka rela untuk di kesampingkan.


setelah beberapa saat akhirnya batu pertama terbelah, dan muncul cermin dengan ukuran 50 cm dengan bingkai emas dan memiliki simbol-simbol sangat kuno.


"apa cermin antik"


ucap salah satu orang yg menonton.


"sungguh pemuda yg beruntung ,pasti cermin antik itu berharga tinggi jika di jual kepada kolektor barang antik"


sahut lainnya.


"sudah aku duga itu pasti cermin, pengelihatan ku tidak akan salah dan cermin ini tidak biasa, ada simbol Aray kuno pada cermin ini dan aku perlu mencari simbol-simbol ini dari ingatan kakek long yu"


ucap Ling Tian.


"ini barang antik tuan muda sungguh Anada sangat beruntung"


ucap kakek itu sambil menyerahkan cermin kepada long Tian dengan hati-hati karna takut akan pecah.


"hahahahhaha ini hanya keberuntungan anak muda ini kakek"


ucap Ling Tian sambil tertawa.


"baiklah batu yg ke 2 tuan muda"


ucap kakek itu sambil mulaiembelah batu yg ke 2.


setelah beberapa saat batu itu terbelah dan muncul kotak dengan bahan kayu berwarna hitam memiliki ukiran simbol yg sangat ku o dan lagi kotak itu dalam keadaan tersegel atau terkunci.


"sepertinya di dalam kotak ini ada barang antik atau senjata kuno tuan muda, anda beruntung lagi"


ucap kakek penjual batu itu.


"hahaha ini juga keberuntungan kakek"

__ADS_1


ucap Ling Tian yg langsung menyimpan kotak itu tanpa membukanya.


walaupun semua orang panasaran tapi mereka segan jika ingin meminta Ling Tian untukembukanya.


__ADS_2