
Ling Tian yg sudah memasuki kota bulu emas, ia melihat sekelilingnya, ia teringat enam bulan yg lalu ia masih berjualan tanaman obat di kota ini, tapi sekarang ia kembali tapi bukan sebagai penjual melainkan sebagai kultivator.
"hah takdir memang tidak bisa di tebak"
human Ling Tian.
ia mencari toko pakaian, pakaiannya sudah tak layak pakai jadi ia akan membeli beberapa potong pakaian sederhana untuk ia kenakan dalam petualangannya.
setelah berjalan beberapa saat sambil melihat-lihat toko, ia melihat bangunan cukup megah yg terdiri dari 4 lantai.
"serikat perdagangan phonix emas, ini adalah serikat perdagangan terbesar di kota ini, sepertinya mereka juga menjual pakaian, sebaiknya aku melihat-lihat dulu saja"
ucap Ling Tian sambil berjalan ke arah gedung itu.
sesampainya di pintu masuk ia langsung di sambut oleh pelayan.
"selamat datang tuan muda, apa ada yg bisa saya bantu...?"
tanya seorang pelayan wanita yg melihat long Shan memasuki gedung.
"apa di sini menjual pakaian nona..?"
ucap Ling Tian.
pelayan itu yg mendengar pertanyaan Ling Tian tidak langsung menjawab, ia mengamati pakaian Ling Tian yg sudah tidak layak pakai, dia ragu apakah Ling Tian mampu membeli pakaian di sini atau tidak, tapi sebagai seorang pelayan profesional ia tidak bisa hanya melihat dari penampilan pelanggannya saja.
"oh tentu ada tuan muda, pakaian di sini adalah pakaian dengan kualitas terbaik di kota ini bahkan memiliki kelas bangsawan, mari iku saya, saya akan menunjukan ruangan pakaian yg ada di serikat perdagangan ini"
ucap pelayan itu dengan ramah mengajak Ling Tian ke tempat pakaian berada.
setelah berjalan beberapa saat akhirnya mereka sampai di ruangan yg cukup besar, di dalamnya banyak sekali pakaian-pakaian mewah ada juga model sederhana tapi terbuat dari bahan terbaik, di ruangan itu juga ramai pengunjung yg rata-rata adalah bangsawan dan kultivator.
"silakan tuan muda pilih, di sini adalah pakaian-pakaian dengan model terbaik, dan di buat dengan bahan terbaik, dan langsung di produksi oleh serikat kami jadi tidak akan ada yg menyamai medelnya"
ucap pelayan itu dengan ramah.
semua orang langsung melihat ke arah Ling Tian, karna pakaiannya yg lusuh, compang-camping seperti gelandangan banyak yg jijik dengannya.
"kenapa di serikat perdagangan bisa di masuki oleh gelandangan sepertinya"
ucap salah satu wanita yg bersama temannya untuk berbelanja.
"apa para pelayan di sini tidak melihat penampilan gelandangan itu"
ucap temannya.
para pelayan yg sedang melayani pengunjung di ruangan itu langsung menoleh ke arah Ling Tian.
setelah melihat Ling Tian, mereka lalu melihat ke arah pelayan yg mengantar Ling Tian.
"cih..anak baru itu membuat masalah"
ucap salah satu pelayan yg ada di ruangan itu.
Ling Tian yg mendengar cibiran itu hanya acuh, ia berjalan ke arah pakaian yg ada di ruangan itu, ia mulai memilih pakaian yg ia sukai.
Baru juga akan mengambil pakaian yg menurutnya bagus ia sudah di cegah oleh salah satu pemuda.
"hei jangan Sentul pakaian itu, aku menyukainya jika kau menyentuh pakaian itu maka pakaian itu akan berbau busuk sepertinmu"
ucap pemuda itu dengan arogan.
__ADS_1
Ling Tian yg mendengar itu langsung melihat ke arah pemuda ia, ia ingat pemuda itu adalah orang yg sering memukulinya, ia tidak kenal pemuda itu yg ia ketahui pemuda itu adalah tuan muda dari salah satu klan besar yg ada di kota bulu emas.
"kenapa, toh di sini tidak ada peraturan kita tidak boleh menyentuh barang di sini kan"
ucap Ling Tian datar.
"di sini memang tidak ada aturan seperti itu, tapi aku menyukai pakaian itu dan ingin membelinya jadi kau jangan menyentuhnya"
ucap pemuda itu dengan arogan dan sinis.
"oh kau menyukainya, kalau begitu silakan kau beli, aku akan mencari pakaian yg model lain"
ucap Ling Tian datar, ia tidak ingin membuat masalah, ia terlalu malas.
Ling Tian pergi dari tempat itu dan memilih pakaian yg lain.
pemuda itu yg merasa di acuhkan oleh Ling Tian menjadi sedikit marah.
"cih..pengemis sepertimu apa mampu membeli barang yg ada di sini"
ucap pemuda itu cukup lantang.
tapi Ling Tian tidak menggubrisnya.
merasa tidak di perhatikan oleh Ling Tian pemuda itu menjadi marah.
"hei pelayan apa sekarang ini pelayanan di sini menjadi seperti ini, kenyamanan pelanggan mulai di abaikan di sini...!"
teriak pemuda itu kepada pelayan yg ada di ruangan itu.
"maafkan kami tuan muda, kami tidak tau menahu soal anak muda itu, kami akan memanggil penjaga untuk menyeret pemuda itu keluar dari sini"
ucap salah satu pelayan yg ada di dekat pemuda itu.
"huhhh...sulit sekali menghindari masalah seperti ini"
ucap Ling Tian yg mulai kesal.
tak lama penjaga yg di panggil oleh pelayan itupun datang.
"itu gelandangannya, cepat bawa dia keluar dia di sini meganggu kenyamanan para pelangan"
ucap pelayan itu dengan nada sinis.
"tunggu, bukannya kita sudah di bertahu oleh atasan kalau kita tidak boleh melihat orang dari penampilannya saja, lalu kenapa kau mengusirnya hanya karna ia memakai pakaian yg lusuh..?"
ucap pelayan yg tadi mengantar Ling Tian.
"diam kau, kau hanya pelayan baru di sini, aku sudah lebih pengalaman darimu dan aku juga tau orang seperti apa yg sanggup membeli barang-barang di sini"
ucap pelayan yg memanggil penjaga.
"kalian diam lah biar kami para penjaga yg mengurusnya"
ucap penjaga itu.
"ayo nak, kita keluar daripada kau nanti di keluarkan secara paksa dari sini"
ucap penjaga itu yg masih melihat Ling Tian sebagai anak kuda yg baru ber umur 15 tahunan saja.
"maaf paman, tapi aku di sini hanya ingin membeli beberapa potong pakaian, apa paman tidak melihat jika pakaianku ini sudah tidak layak pakai, soal harga aku tidak masalah, aku bis amembayatnya"
__ADS_1
ucap Ling Tian santai.
penjaga yg mendengar ucapan Ling Tian menjadi bingung.
"bukan begitu nak, tapi penampilanmu meganggu pelanggan di sini yg kebanyakan bangsawan karna belum pernah ada orang yg berpenampilan sepertimu masuk ke tempat ini"
ucap penjaga itu.
"apa paman pikir aku tidak mampu membayar barang-barang di sini"
ucap Ling Tian.
"bukannya begitu anak muda, aku juga tidak tau kau mampu atau tidak, tugasku di sini hanya untuk menjaga keamanan dan ketenangan tempat ini, itu saja"
ucap penjaga itu.
"hah baiklah paman aku mengerti, tapi bagaimana jika aku memesan saja, aku akan menunggu di luar ruangan ini"
ucap Ling Tian.
"baiklah tuan muda, tuan ingin memesan apa biar pelayan ini yg melayani tuan muda"
ucap pelayan yg mengantar Ling Tian tadi.
"baiklah nona, aku ingin pakaian sederhana dengan kualitas terbaik dan aku ingi 10 potong dengan model berbeda"
ucap Ling Tian.
"baiklah tuan muda, pelayan ini akan membungkusnya untuk tuan muda, tuan muda bisa menunggu di luar ruangan, silahkan"
ucap pelayan itu dengan sopan.
para pelayan lain yg melihat itu hanya bisa mencibir.
" huh apa untungnya melayani pengemis seperti itu, dasar anak baru yg bodoh"
cibir pelayan yg ada di sana.
sedangkan pemuda yg tadi berdebat dengan Ling Tian hanya tersenyum sinis.
Ling Tian pun keluar dari ruangan pakaian itu dengan penjaga di sampingnya.
"maaf anak muda, di sini kebanyakan pelanggannya adalah tuan muda dari klan-klan atau bangsawan kaya, aku sebagai penjaga hanya bisa menjalankan tugasku saja"
ucap penjaga itu.
"tak apa paman, aku mengerti kondisi yg paman alami, aku suka dengan paman penjaga karna tidak langsung menggunakan kekerasan, tapi malah bernegosiasi terlebih dahulu"
ucap Ling Tian sambil tersenyum.
"aku hanya menjalankan tugas saja anak muda, aku bisa melihat orang yg berbuat salah dan tidak berbuat salah jadi aku hanya melihat kondisi dan menangani dengan baik saja"
ucap penjaga itu.
"baiklah paman penjaga ijinkan aku menunggu di depan pintu ruangan ini saja"
ucap Ling Tian.
"baiklah anak muda, kalau begitu aku pergi dulu, aku harap kau tidak mendapatkan masalah lain dari para bangsawan-bangsawan itu"
ucap penjaga itu.
__ADS_1
"semoga saja paman"
balas Ling Tian dengan swnyum tipis.