
tak lama pelayan yg melayani ling tian tadi kembali bersama dengan seorang pria tua dan wanita muda.
"apa kau yakin ingin melelang pil ini anak muda..?"
ucap pria tua itu langsung ke intinya.
"benar tuan, aku masih memiliki jenis pil itu dengan jumlah yg cukup untukku, jadi aku ingin melelangnya"
ucap Ling Tian.
"kalau boleh, orang tua ini ingin mengetahui alkemis yg membuat pil ini tuan muda, itupun jika tuan muda berkenan memberi tau orang tua ini"
ucap orang tua itu.
"bukannya pemuda ini adalah pemuda yg terlibat keributan dengan penjaga gerbang tadi pagi, sudah ku duga pemuda ini pasti bukan pemuda sembarangan"
ucap wanita yg ada di sebelah orang tua itu dalam hati.
"oh kalau yg membuat itu aku mengenalnya, tapi maaf aku tidak bisa memberitahu identitasnya kepada orang yg baru ku temui, aku tidak bisa memberitahukan identitasnya kepada orang yg belum tentu bisa menjaga rahasia"
ucap Ling Tian dengan nada tenang.
"sungguh anak muda ini cukup menarik, ia tidak merasakan panik atau takut saat berhadapan dengan orang sepertiku, dengan umurnya yg baru 15 tahun seharusnya ia masih memiliki rasa takut atau segan saat berbicara denganku, tapi anak ini bisa tetap tenang menghadapi ku"
ucap orang tua itu dalam hati.
"oh aku lupa mengenalkan diriku kepadamu tuan muda, hahahhaha maafkan orang tua ini yg sudah gampang lupa.
perkenalkan aku adalah manajer yg mengurus serikat perdagangan cabang kota bulu emas ini, namaku adalah Huo Tian dan ini adalah cucuku Huo meyi"
ucap Huo Tian memperkenalkan namanya.
"oh salam tuan Huo Tian, perkenalkan yg muda ini bernama Ling Tian"
ucap Ling Tian masih dengan nada tenangnya.
"oh begini, sepertinya kurang sopan jika kita bicara di tempat terbuka seperti ini, lebih baik kita bicara di ruanganku saja tuan muda Ling"
ucap Huo Tian dengan senyuman tipis dan ramah.
"oh boleh juga tuan"
ucap Ling Tian dengan sopan tapi masih dengan ketenangannya.
"baiklah mari ikuti aku tuan muda Ling"
ucap pria tua itu menuntun jalan.
semua orang yg ada di lantai itu melihat intraksi ling Tian dan hou Tian menjadi bertanya-tanya akan identitas ling Tian karna bisa membuat houtian secara langsung menemui pemuda itu.
"siapa anak muda itu, kenapa manajer hou Tian sangat sopan kepadanya..?"
ucap salah satu pengunjung yg ada di lantai itu.
"sepertinya ia adalah tuan muda dari kekuatan besar, walaupun pakaiannya sederhana tapi aku bisa mellnilai dari bahanya itu adalah pakaian terbaik dan mewah"
sahut orang di sampingnya.
__ADS_1
kembali ke Ling Tian.
"mari silakan masuk tuan muda Ling, dan tolong kau siapkan teh terbaik dari serikat kita"
ucap Huo Tian mempersilakan Ling Tian masuk serta menyuruh pelayan yg mengikutinya untuk menyiapkan teh terbaik dari serikatnya.
akhirnya semua orang sudah duduk di ruangan huo Tian selaku manajer di serikat perdagangan.
"baik tuan muda Ling, kita bisa melanjutkan obrolan kita yg tadi, yakinlah orang tua ini akan menyimpan baik-baik rahasia tentang identitas alkemis itu, jikapun aku ingin memberi tahuan kepada orang lain pasti aku akan meminta ijin dulu kepada tuan muda Ling"
ucap Huo Tian dengan keyakinan kuat.
"apa bila aku memberi tahu tuan Huo Tian apakah tuan akan percaya...?"
ucap Ling Tian.
"tentu aku akan percaya tuan muda Ling, orang seperti tuan muda Ling pasti tidak akan berbohong kepada orang tua ini kan hahahahaha"
ucap Huo Tian sambil tertawa renyah.
"baiklah tuan Huo Tian, alkemis yg membuat pil itu adalah aku sendiri, Ling Tian yg berada di hadapan tuan Huo Tian ini"
ucap Ling Tian sambil tersenyum.
ruangan itu mendadak sunyi setelah kata-kata yg keluar dari mulut Ling Tian, seakan mereka menolak percaya tapi di lihat dari ucapan dan ekspresi Ling Tian, ia terlihat berkata jujur.
"he'em tuan muda Ling bukannya orang tua ini tidak percaya, tapi kalau boleh orang tua ini memastikan, apa boleh orang tua ini melihat lencana alkemis tuan muda Ling"
ucap Huo Tian.
"tuan Huo Tian, aku tidak pernah bergabung dengan serikat alkemis jadi aku tidak memiliki lencana itu, aku belajar alkemis dari guruku dan aku di sini karna aku baru turun gunung"
"ternyata benar Ling Tian ini adalah orang yg sama yg terlibat keributan di pintu masuk kota tadi pagi, tak heran jika ia seorang alkemis tingkat tinggi, karna ia memiliki kekuatan jiwa yg sangat kuat, di usianya yg sekarang ini ia mampu menjadi alkemis tingkat tinggi, sebenarnya pada usia berapa ia belajar alkemis sedangan untuk belajar alkemis orang itu harus sudah berkultivasi, dan di alam rendah ini untuk berkultivasi minimal harus ber umur 7 tahun"
batin Huo Tian.
"oh jadi begitu, betapa hebatnya guru tuan muda Ling hingga bisa melatih tuan muda Ling sampai menjadi master alkemis tingkat tinggi di usia semuda tuan muda Ling"
ucap Huo Tian sambil tersenyum.
"ini semua hanya keberuntungan
saja tuan Huo Tian"
ucap Ling Tian sambil tersenyum.
semua orang yg ada di ruangan itu hanya tersenyum.
"oh ya tuan muda Ling, aku sepertinya pernah melihat tuan muda Ling di gerbang masuk kota tadi pagi"
ucap Huo meyi.
"oh kalau yg nona lihat anak muda yg memakai pakaian yg sudah tidak layak pakai maka itu memang benar saya"
ucap long Tian dengan tenang tanpa merasa malu.
"hahahahahaha seperti dugaan ku bahwa pemuda itu adalah tuan muda Ling, tidak heran para penjaga arogan itu mendapat serangan jiwa dari tuan muda Ling, sebagai master alkemis tingkat tinggi tidak heran tuan muda Ling mampu menyerang mengunakan kekuatan jiwa"
__ADS_1
ucap Huo Tian sambil tersenyum.
"itu hanya kebetulan saja tuan, mereka saja yg kurang waspada"
ucap Ling Tian merendah dengan tenang.
"hahahahha tuan muda Ling terlalu merendah"
ucap Huo Tian dengan tawa ringan.
"baiklah mari kita kembali ke bisnis kita tuan muda Ling, dengan munculnya pil ini pasti mengundang banyak ahli di alam rendah ini, dengan waktu 3 hari seharusnya akan banyak yg sempat datang ke kota ini jika mereka mendengar tentang pil ini, jadi tuan muda Ling apakah tuan muda juga ingin mengikuti lelang ini..?"
ucap Huo Tian.
"sepertinya menarik tuan Huo Tian, jika aku bisa mengikuti lelang ini maka yg muda ini dengan senang hati akan mengikutinya, siapa tau ada yg menarik minat yg muda ini"
ucap Ling Tian sambil tersenyum.
"hahahahahahaha baiklah kalau begitu tuan muda Ling, karna tuan muda Ling adalah rekan bisnis kami maka tolong terima kartu ini, kartu ini adalah kartu istimewa kami, dengan kartu ini tuan muda Ling akan mendapatkan potongan sebesar 30% setiap blanja di serikat kami, dan dengan kartu ini berarti tuan muda adalah pelanggan VVIP kami"
ucap Huo Tian sambil menyerahkan kartu berwarna hitam dengan corak emas sebesar 12x8 cm.
"oh begitu, baiklah yg muda ini akan menerimanya, terimakasi tuan Huo Tian"
ucap Ling Tian.
"hahahahahaha tidak perlu bertrimakasi tuan muda Ling, justru serikat kami merasa beruntung bisa menjalin kerja sama dan memiliki pelanggan seperti tuan muda Ling"
ucap Huo Tian.
"oh kalau begitu saya permisi dulu tuan, masih ada urusan yg harus saya selesaikan"
ucap Ling Tian.
"oh terburu-buru sekali tuan muda Ling, kita bisa bersantai sambil minum teh terlebih dulu"
ucap Huo Tian.
"mungkin kapan-kapan saja tuan Huo Tian, saya akan berkunjung lagi ke sini"
ucap Ling Tian sambil tersenyum.
"oh baiklah kalau begitu, yg tua ini akan selalu menunggu tuan muda Ling untuk berkunjung"
ucap Huo Tian.
"baiklah saya permisi dulu tuan Huo Tian, nona Huo meyi"
ucap Ling Tian sambil menangkupkan tangannya sebagai rasa hormat.
"mari saya antar tuan muda Ling"
ucap Huo Tian, ia tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan yg baik ini, sebisa mungkin ia ingin menjalin hubungan baik dengan anak muda jenius seperti Ling tian.
"baiklah tuan, jika tidak merepotkan"
ucap Ling Tian.
__ADS_1
"oh tentu tidak merepotkan sama sekali tuan muda Ling, justru jika saya tidak mengantar tuan muda Ling maka saya akan merasa tidak enak hati"
ucap Huo Tian sambil memandu jalan di sebelah Ling Tian.