Pewaris Sang Penguasa Semesta

Pewaris Sang Penguasa Semesta
bab 22.kegwmparan di seluruh alam.


__ADS_3

setelah Ling Tian mengucapkan tantangannya akhirnya ia mulai tenang.


"kalau kita memang di takdirkan untuk mengarungi semesta ini bersama maka mari kita lakukan bersama wahai pedang semesta, bangkitlah...!"


ucap Ling Tian sambil meneteskan darahnya di bilah pedang Yin dan yang.


setelah darah Ling Tian menetes pada bilah pedang itu, pedang itu langsung bergetar hebat, pedang itu mulai melayang dan memancarkan cahaya yg sangat terang dan energi yg sangat agung, yg menimbulkan perasaan nyaman dan ancaman secara bersamaan.


pedang itu terus berdengung di atas langit dunia jiwa.


"karna kebangkitanmu ini sekarang namamu bukanlah pedang Yin dan yang lagi, tapi sekarang aku memberi kau nama pedang semesta kembali pada terciptanya dirimu, dan sekarang kau adalah pedang sang penguasa semesta Ling Tian...!"


ucap Ling Tian dengan lantang sambil melihat ke arah pedang yg sekarang memiliki nama pedang semesta.


seakan menerima nama yg telah di berikan oleh tuan barunya, pedang itu langsung bergetar hebat energi yg sangat besar keluar dari pedang itu, bilahnya berubah menjadi sangat tajam dan mengkilap, dari energi itu muncul sinar emas yg perlahan membentuk sarung pedang yg sangat indah dan terasa agung berwarna hitam bercorak bintang seperti angkasa di alam semesta.


belum juga fenomena alam di dunia luar selesai, muncul fenomena baru lagi, siluet pedang sangat besar menghiasi angkasa dengan sinar terang seperti sang penguasa, semua dunia dapat melihat pedang itu yg memancarkan energi sangat agung.


derak petir saling bersautan seperti melindungi pedang itu, bumi bergetar hebat tapi tidak terjadi kerusakan apapun.


"sekarang apa lagi, itu adalah siluet pedang yg sangat agung, apa ini pertanda kelahiran harta sepiritual"


ucap salah satu ahli di suatu alam.


"i..ini...pertanda kebangkitan senjata sang penguasa hahahahahaha akhirnya penguasa baru telah lahir, tuanku long yu kau lihat ini penerusmu telah lahir bahkan ia berhasil membangkitkan senjata penguasa yg tidak pernah kau temukan hingga kau memutuskan bereinkarnasi dan menunggu penerusmu, tuanku long yu sekarang aku tau kau telah bebas karna telah menemukan penerus, semoga kau cepat bereinkarnasi dan bisa hidup seperti yg kau inginkan di dunia yg sebentar lagi akan berubah di tangan penguasa yg baru hahahahahahahahaha"


ucap seekor naga putih yg memiliki ukuran yg mampu melingkari galaxy sambil meneteskan air matanya, ia sudah ratusan juta tahun menunggu dan akhirnya yg ia tunggu telah datang.


"wahai semua keturunanku yg ada di seluruh semesta, aku long Jiu leluhur kalian memberi kalian perintah mutlak untuk mencari sang penguasa yg baru saja bangkit, lindungi dia hingga dia dapat bertemu denganku dengan kekuatannya"


ucap naga putih itu yg bergema di seluruh semesta.


di tiap semesta tempat klan atau ras naga suara long Jiu terdengar menggema dengan sangat agung.


baru juga mereka sedang melihat fenomena pedang itu, muncul siluet mata milik long Jiu dan suara yg menggema memberi mereka perintah mutlak.


"hormat kepada leluhur agung, kami siap melaksanakan perintah mutlak leluhur agung hingga keturunan terakhir kami"

__ADS_1


ucap para ras naga itu hingga menggema di seluruh dunia yg mereka tempati.


tak hanya ras naga, semua kehidupan juga melihat siluet naga itu tapi tidak mendengar suaranya, hanya ras naga saja yg mendengar suara leluhur mereka.


tapi mereka mendengar suara dari ras naga yg menggema di seluruh dunia hingga membuat dunia bergetar.


"hahahahaha ku harap keturunanku dapat membantumu wahai tuanku yg baru, aku akan menunggumu di dimensi kita" ucap long Jiu sebelum menghilang menjadi partikel-partikel kecil.


di dunia jiwa Ling Tian, telur yg baru saja di letakan lingtian juga bergetar hebat setelah mendengar suara Ling Tian, seakan ia sudah tidak sabar ingin menetas, energi kehidupan pada telur itu juga semakin menguat dengan begitu cepat.


Ling Tian tidak menyadari itu bahkan ia tidak tau akan fenomena yg terjadi di dunia luar.


di suatu tempat yg tidak pernah di ketahui oleh siapaun dan hanya sang pencipta saja yg tau.


terlihat gumpalan cahaya yang sangat silau dan agung bahkan melebihi keagungan dari segala yg paling agung.


cahaya itu bergetar pelan.


"takdirmu sudah di mulai, aku akan menunggumu hingga kau sampai di sini wahai kau yg sudah membuat takdirmu sendiri"


suara itu begitu halus, berat, agung dan nyaman secara bersamaan.


dari bola itu muncul siluet pedang semesta dan siluet seorang pemuda.


semua ras naga melihat itu dan mereka tau itu adalah wajah sang penguasa yg perlu mereka cari dan lindungi.


"wahai keturunanku, aku sebagai pemimpin ras naga di dunia ini memerintahkan kalian untuk mencari sang penguasa yg baru, dan kalian juga sudah tau ciri-cirinya dari bola sang penguasa, maka aku perintahkan kalian untuk berpencar secara kelmpok, bawa harta yg cukup untuk perjalanan kalian mencari penguasa di dunia yg kita tempati ini"


ucap salah seorang pria tua yg menggema di seluruh tempat ras naga.


"baik yang mulia"


ucap mereka semua penuh semangat, sungguh kehormatan bagi mereka yg mendapat tugas ini.


di suatu alam dan di tempat yg berbeda ada 2 batu yg bergetar hebat seperti yg terjadi kepada telur yg ada di dunia jiwa Ling Tian, ke 2 batu itu juga memiliki bentuk yg sama dengan telur yg ada di dunia jiwa Ling Tian itu.


sedangkan di suatu alam yg sangat indah, di suatu kediaman yg sangat megah, di suatu aula yg banyak menyimpan bola seukuran kepalan tangan orang dewasa yg selalu bersinar.

__ADS_1


di antara bola itu ada satu bola yg memancarkan sinar emas, tapi hari ini ada yg berbeda dari bola itu, bertepatan setelah menghilangnya fenomena alam yg baru saja terjadi, bola itu memancarkan sinar yg sangat terang samapai-sampai mampu menerangi seluruh ruangan seperti siang hari.


seorang pria tua yg menjaga tempat itu langsung membelalakkan matanya.


"i..itt..itu adalah bilah kehidupan milik tuan muda, kenapa sinarnya sangat terang sekali, ini pasti pertanda baik, aku bisa melacak lokasinya, aku harus lapor Patriak"


ucap orang tua itu yg langsung menghilang.


di kediaman yg megah, sekarang ini terlihat 1 orang wanita paruh baya, 1 pria paruh baya dan di temani gadis kecil berumur 7 tahun yg imut sedang bersantai sambil meminum teh, tapi saat acara minum teh itu sedang berlangsung, kalung yg di kenakan oleh wanita paruh baya itu bersinar terang.


"i..in...ini..suamiku kau lihat ini, ini adalah kalung yg sengaja aku sinkronkan dengan jiwa putra kita, dan sekarang kalung ini bersinar terang ini pertanda baik dari putra kita"


ucap wanita paruh baya itu dengan tubuh bergetar dan mulai meneteskan air matanya.


sedangkan pria paruh baya yg ikut memandang kalung yg di kenakan istrinya itu juga tertegun.


"hahahahahahaha aku tau putraku tidak lah lemah, pasti dia akan baik-baik saja sang pencipta selalu melindunginya, sayang pasti sekarang kita bisa melacak dimana keberadaan putra kita, karna energi jiwanya semakin kuat jadi itu akan mudah, aku akan segera mengirim utusan untuk mencari putra kita tak perduli di alam mana ia berada*


ucap peria paruh baya itu penuh semangat.


tak lama tiba-tiba muncul seorang pria tua.


"Patriak ada hal penting yg perlu ku sampaikan padamu"


ucap pria tua itu tiba-tiba tanpa melihat kondisi sekitarnya.


"ayolah tetua, ada apa sehingga tetua terlihat buru-buru begitu, tenangkan dirimu dulu"


ucap pria paruh baya itu sambil menggelengkan kepalanya.


"huuufff... itu bola jiwa milik tuan muda bersinar sangat terang"


ucap peria tua itu.


"hah aku sudah menduganya tetua, kalung yg terkoneksi dengan jiwa putraku juga begitu, jadi tetua kumpulkan semua anggota keluarga kita dan cari kandidat terbaik, aku akan menunggu di aula pertemuan"


ucap peria paruh baya itu lembut tapi tegas.

__ADS_1


"hah.. baiklah Patriak aku akan memberikan pengumuman lewat menara saja"


ucap pria tua itu sebelum menghilang.


__ADS_2