Pewaris Sang Penguasa Semesta

Pewaris Sang Penguasa Semesta
bab 79.kematian kelompok sekte lembah iblis dan kekuatan long wi.


__ADS_3

"cih hanya semut seperti kalian mencoba mengintai kami, tuan mudaku merasa terganggu dengan ulah kalian, dan lagi sepertinya kalian juga berkomplot dengan iblis ya"


ucap long wi dengan nada santai nya.


"hahahahahaha benar kami adalah semut, tapi semut seperti kami mampu membunuh gajah dengan mudah, kau juga cukup luar biasa karna bisa mengetahui jika kami memiliki hubungan dengan iblis"


ucap salah satu orang jubah hitam itu.


"heh itu hanya masalah yg tidak perlu masuk pandanganku, dan sepertinya kalian satu kelompok dengan kelompok yg di bantai tuan muda ku ya"


ucap long wi.


"jadi tuan muda mu yg membunuh juniorku, yah walaupun mereka sangat lemah dan bodoh, tapi bagai manapun mereka adalah junior ku jadi aku akan membalaskan dendam mereka, setelah aku membunuhmu maka giliran kelompokmu tadi yg akan mati"


ucap orang jubah hitam itu.


"ingin berurusan dengan tuan mudaku, kau terlalu dini, hanya karna kalian adalah kultivator ranah kaisar awal, kalian sudah sombong ya, bagiku kalian tidak lebih dari setitik debu"


ucap long wi.


semua orang kelompok itu langsung geram dan marah.


"beraninya kau merendahkan kami, aku akan membunuhmu dan mempersembahkan darahmu untuk junjungan kami..!"


ucap salah satu orang jubah hitam itu.


"cih..majulah, aku tidak akan menghindar dari serangan kalian"


ucap long wi meremehkan.


'bajingan, serang dia, habisi dengan cepat setelah itu kita tangkap tuan muda nya itu"


ucap pemimpin kelompok sekte lembah iblis itu.


mereka langsung melesat ke arah long wi dengan cepat.


wuss..


"mati kau bocah.


ucap.salah satu orang jubah hitam itu menebaskan pedangnya ke arah leher long wi.


long wi tidak menghindar sama sekali, ia masih sangat santai.


orang itu yg melihat long wi tidak menghindar, langsung menyeringai, ia mengira long wi bodoh dan ketakutan karna tidak bisa menggerakkan tubuhnya.


"Trang....


krackk....


suara benturan pedang terkena benda keraspun dapat terdengar.


tak lama suara logam retak terdengar nyaring.

__ADS_1


orang yg menebas leher long wi langsung terkejut, pedangnya tidak bisa menembus leher lawan nya, seakan leher lawan ya adalah besi kuat.


orang itu langsung tersadar saat mendengar suara logam retak, orang itu langsung menjauh dan menjatuhkan pedangnya, ia mulai ketakutan.


"apa hanya ini saja, ini sungguh memalukan"


ucap long wi.


kelompok sekte lembah iblis itu kembali terdiam tidak percaya.


tapi karna ucapan long wi, mereka langsung sdar.


"sial siapa kau sebenarnya, aku tidak menyinggungmu"


ucap salah satu pria jubah hitam itu.


"aku hanya pengawal tuan muda yg kemarin membantai kelompokmu itu"


ucap long wi dingin.


kelompok sekte lembah iblis itu langsung tertegun, sekarang mereka merasakan jika mereka salah menyinggung orang.


pedang yg di gunakan oleh kelompok mereka adalah senjata sepiritual tingkat 5, tapi senjata itu tidak bisa menembus leher pria yg ada di depan mereka.


itu membuktikan jika peria yg ada di depan mereka tidak lah sederhana.


"anak.muda, ini hanya lah salah paham, ku harap hal ini sampai di sini saja"


ucap salah seorang kelompok sekte lembah iblis itu.


ucap long wi dingin, ia langsung mengeluarkan sedikit auranya.


bom..


wusssss..


tekanan yg luar biasa kuat langsung menekan kelompok itu hingga membuat mereka langsung terlentang di tanah, dari hidung merek mengluarkan darah yg cukup banyak.


"sial, kuat sekali, ini jauh lebih kuat dari tekanan Patriak, apa mungkin pemuda itu sudah mencapai ranah dewa bela diri"


batin salah satu orang kelompok sekte lembah iblis itu.


"cih hanya setitik auraku saja kalian tidak dapat menahannya, jika aku mengeluarkan semua auraku kalian akan menjadi debu"


ucap long wi dingin.


ia bergerak santai ke arah salah satu anggota sekte lembah iblis, long wi langsung menebas kan telunjuk jarinya yg sudah ia lapisi dengan energi qi.


slaasss...


kepala.orang itu langsung terpenggal dengan rapi.


rekan nya yg lain langsung ke takutan.

__ADS_1


"aku tidak ingi tuan muda ku menunggu, jadi kalian akan mati dengan cepat jadi berterimakasi lah kepadaku"


ucap long wi, ia langsung memberikan tekanan yg lebih kuat lagi, tapi sebelum itu ia menggali informasi secara langsung untuk di berikan kepada tuan muda nya.


long wi langsung menekan mereka semua dengan tekanan 2 kali lipat dari yg pertama.


wuss..


tekanan kuat membuat kelompok itu langsung masuk ke dalam tanah, jiwa mereka juga di hancurkan long wi.


setelah memastikan jika kelompok itu sudah mati, long wi langsung mengambil cicin penyimpanan mereka.


ia berfikir akan sia-sia harta mereka jika harta itu masih berguna untuk tuan muda nya.


long wi langsung melesat kembali ke tempat Ling Tian dan saudaranya yg lain.


"bagai mana, apa para sampah itu sudah kau bereskan..?"


ucap Ling Tian.


"sudah tuan muda, aku juga sudah mendapatkan informasi dari ingatan mereka dan lokasi sekte mereka"


ucap long wi.


"baiklah saudara wi, ayo ceritakan apa yg sebenarnya yg kau dapatkan"


ucap Ling Tian.


"baik tuan muda, jadi begini..


long wi memberi tahukan semuanya agar Ling Tian sendiri bisa mengambil keputusan kelak.


setelah beberapa saat akhirnya Ling Tian mendapatkan informasi dari long wi.


"baiklah saudara wi, ayo kita istirahat, karna sebentar lagi kita sampai di kota teratai biru, mungkin besok pagi kita akan langsung sampai"


ucap Ling Tian.


akhirnya mereka semua memutuskan untuk istirahat, sedangkan miyi sudah tidur lebih awal.


tapi sebelum itu Ling Tian sudah membuat Aray perlindungan untuk melindungi mereka.


sedangkan long wu tidak istirahat, dia memilih berkuktivasi dan di ikuti dengan long ba dan long wi.


Ling Tian tidak keberatan mereka melakukan itu.


bagai manapun juga berkuktivasi itu penting bagi kultivator seperti mereka, apa lagi semakin tinggi kultivasi seseorang maka akan semakin sulit untuk menerobos ranah selanjutnya, dan jika pun berhasil pasti akan memerlukan waktu yg cukup lama.


waktu terus berlalu, tak terasa hari sudah pagi.


Ling Tian dan long bersaudara juga langsung membuat makanan, walaupun mereka tidak memerlukan makanan, tapi mereka sadar jika saat ini mereka merawat anak kecil yg baru berusia 5 tahun.


setelah sarapan, mereka kembali melanjutkan perjalanan, hanya membutuhkan waktu satu jam untuk mereka sampai di kota teratai biru.

__ADS_1


sesampainya di sana Ling Tian langsung mengeluarkan token pengenal milik nya agar bisa masuk ke kota.


__ADS_2