Pewaris Sang Penguasa Semesta

Pewaris Sang Penguasa Semesta
bab 163.memahami ruang.


__ADS_3

"tunggu, jika di sini ada pergerakan ruang tanpa ada formasi...itu..arti nya ada harta atau sumber daya yg berhubungan dengan ruang, aku belum membangkitkan elemen ruang dan waktu, jika aku bisa memicu elemen ruang ku untuk bangkit, maka hanya kurang satu elemen saja, tapi bagai manapun dua elemen ini sangat sepesial dan memerlukan pemahaman khusus untuk bisa menggunakan nya, aku sudah menguasai konsep ruang walaupun hanya sampai pemahaman rendah tapi paling tidak ini bisa memicu elmen ruang ku untuk bangkit apa lagi jika aku mendapat harta sumber daya soal ruang"


batin Ling Tian sambil berfikir dengan keras.


Setelah berfikir beberapa saat akhir nya Ling Tian sudah memutuskan jika dia akan berada di wilayah ini untuk beberapa saat sambil mencari harta yg kemungkinan ada di sekitar nya.


"sayang sekali, ingatan kakek long yu tentang elemen ruang dan pemahaman nya tidak ada, mungkin sudah musnah bagai manapun itu hanya untaian jiwa nya saja yg bertemu dengan ku"


ucap Ling tian.


Perlahan Lin Tian terus mengamati wilayah di sekitar nya, dengan mata jiwa nya yg mampu menembus tiap penghalang ataupun ilusi dia berharap bisa menemukan harta ataupun benda yg berharga yg berhubungan dengan perubahan ruang di wilayah itu.


Waktu terus berlalu, Ling Tian sudah hampir setengah hari berkeliling di sekitaran wilayah itu, dia terus kembali ke tempat yg sama setiap berjalan selama 2 jam.


"ini tidak akan berhasil, bahkan aku tidak merasakan pergerakan energi yg aneh ataupun tanda-tanda sepiritual harta berharga...


Hem....mungkin harta itu berada di balik ruang yg cukup kacau dan aneh ini dengan begitu aku tidak mampu melihat dan merasakan nya, bagai manapun pemahaman ruang ku masih rendah dan mata jiwa ku tidak bisa menembus ruang kacau, ini konsep yg berbeda dari pada sepiritual"


batin Ling Tian sambil.berfikir cukup keras.


setelah beberapa waktu berfikir dan mencari cara akhir nya Ling Tian mencoba berkultivasi di wilayah itu dan memahami pergerakan ruang di sekitar nya, dia berharap bisa mempelajari ruang di sekitar nya.


"ruang di sini memang bergerak seperti gelombang air yg terus berubah, gelombang itu akan terus berubah dan berpindah posisi, ini bukan ruang biasa tapi ini adalah lapisan ruang yg kacau, ruang banyak menyimpan misteri apa lagi ruang yg kacau dan tidak setabil"


Lin Tian terus memahami pergerakan ruang di sekitar Nye lewat panca indra nya, entah itu suara, pergerakan angin ataupun perubahan suhu, dia terus berusaha dan terus mencoba memaksimalkan panca indranya, bagai manapun dia kekuarangan pengetahuan tentang ruang.

__ADS_1


Waktu terus berlalu, jam berganti jam, hari berganti hari, tak terasa sudah 3 hari Ling Tian berkultivasi untuk memahami ruang di sekitar nya.


Di sisi lain saat ini long wu sudah menjelajah beberapa goa dan bertemu banyak hewan buas tingkat 12 yg memiliki kekuatan prajurit dewa, dia tentu terkejut akan hal itu.


"hewan buas di sini memang kuat untuk ukuran alam rendah, apa masih ada yg bisa memburunya jika orang-orang alam rendah masuk ke dimensi kuno ini.


jika tidak salah hewan buas setingkat prajurit dewa seperti ini biasa di sebut hewan buas tingkat 12 jika me urut perhitungan tingkatan dari alam rendah, tapi jika di dunia besar mereka hanya di sebut binatang buas tingkat rendah saja, hah...perbedaan tiap dunia memang berbeda jauh"


ucap long wu sambil menggelengkan kepala nya pelan.


long wu terus menumpuk hewan buas yg telah dia bunuh, dia berfikir jika daging hewan buas yg dia dapatkan bisa bermanfaat untuk Ling Tian.


Di suatu wilayah yg di penuhi tumbuhan berduri, saat ini xiao luhi sedang berjalan santai dengan pedang di tangan nya, pedang itu ia gunakan untuk membersihkan jalan nya dari tumbuhan berduri itu.


"ini menyebalkan, kenapa dari banyak tempat hanya aku yg terlempar di tempat seperti ini, dari hari pertama aku sampai di dimensi kuno ini, aku hanya melewati tempat yg tidak memiliki hal yg indah sama sekali"


Tak jauh dari wilayah keberadaan xiao luhi, long ba sedang memanggang daging hewan buas dengan santai, satu hewan buas berukuran besar terus di panaskan di atas api, aroma harum keluar dari daging hewan buas itu.


"ini benar-benar nikmat, daging hewan buas yg penuh dengan lemak dan energi qi ini bisa membuat ku kenyang, ah...jika ada tuan muda pasti aku bisa meminta bumbu dari nya, persediaan bumbuku sudah habis sungguh di sayangkan"


ucap long ba sambil membalik daging hewan buas yg dia panggang.


"kenapa aku seperti mencium aroma daging panggang, apa ada orang lain selain kami di dimensi kuno ini, arah aroma ini dari sana dan terbawa angin sampai ke sini, itu arti nya di sana memiliki wilayah yg lebih baik dari pada tempat yg jelek seperti ini, aku harus ke sana siapa tau saudara yg lain ada di sana"


ucap xiao luhi, dengan yakin dan percaya diri dia mulai melesat mengikuti bau harum daging panggang itu.

__ADS_1


Wus...


Wus..


Xiao luhi tidak terbang tapi melesat cepat di antara pepohonan dan tanaman berduri, setelah beberapa menit dia akhir nya melihat asap di kejauhan.


"aura ini, tidak salah lagi ini adalah aura saudara Ba, akhir nya aku menemukan kalian setidak nya aku tidak bosan sendirian dan hanya di temani oleh serangan hewan buas tingkat rendah saja"


ucap xiao luhi sambil tersenyum, dia terus melesat ke arah long ba.


Wus...


Suara angin dari pergerakan xiao luhi dapat di dengar.


long ba tentu juga bisa merasakan nya dan secara reflek langsung menoleh ke arah xiao luhi, dengan mata nya yg menyipit dan juga santai dia mulai bisa melihat xiao luhi yg bergerak ke arah nya.


"hehehehe tak ku sangka daging panggang ku bisa menarik saudara luhi ke tempat ini"


ucap long ba sambil tertawa ringan.


"hahahhahaha akhir nya aku bisa menemukan mu saudara Ba, kau tau aku hanya bisa berjalan di wilayah yg sangat jelek penuh dengan duri dan hewan buas cukup aneh, sungguh membosankan karena hanya di temani oleh hewan buas saja"


ucap xiao luhi dengan semangat setelah sampai di dekat long ba.


"hahahhahaha kebetulan sekali saudara luhi aku sedang memanggang hewan buas yg cukup besar, ku rasa hewan buas ini enek karena banyak lemak di dalam daging nya, sayang sekali karena aku tidak memiliki bumbu"

__ADS_1


ucap long ba sambil tertawa.


__ADS_2