
setelah makan malam, mereka masuk kedalam rumah tanah yg Ling Tian buat, kera kecil itu juga mengikuti Ling Tian terus menerus, karna hal ini ling Tian mengambilnya sebagai hewan peliharaan nya.
"baik karna sekarang kau adalah bagian dari kami, maka aku akan memberimu nama xiao houzi yg arti nya adalah kera kecil"
ucap Ling Tian.
seakan mengerti, kera kecil itu langsung melompat dengan gembira.
"hahahahha bagus kalau kau suka, sekarang istirahat lah dengan miyi, aku akan berjaga di luar"
ucap Ling Tian.
dengan patuh kera itu langsung melompat ke arah miyi yg sudah berbaring di dalam selimut, kera itu langsung tidur melingkar di samping gadis kecil itu.
"yah setidaknya miyi memiliki teman bermain selain boneka itu"
batin Ling Tian sambil tersenyum.
ia kemudian keluar dan duduk di depan api yg tadi ia gunakan untuk membakar daging.
"aku memiliki peta yg menarik, tapi aku belum bisa menjelajahi nya, aku harus secepatnya menemukan teman untuk miyi, bagai manapun dia masih kecil dan belum bisa mengurus dirinya sendiri dengan sempurna jika dia berada di dunia kecilku, yah walau pun di sana ada tiga pedang itu, tapi mereka hanya roh dan perlu memulihkan diri"
ucap Ling Tian dalam hati sambil memandang langit dari celah rimbunnya daun.
waktu terus berlalu tak terasa pagi pun tiba, Ling Tian membangunkan miyi, ia mengajak anak itu untuk mandi di sungai yg kemarin ia temukan, dengan menggunakan elemen kayu, ia membuat tempat pemandian kecil untuk miyi, bagai manapun saat ini ia menguasai banyak elemen.
setelah selesai Lin Tian membuat sarapan.
"ayo makan dulu, nanti kita lanjutkan perjalanan kita"
ucap Ling Tian sambil memberikan ikan bakar kepada miyi dan kera kecil.
setelah sarapan mereka melanjutkan perjalanan.
"kakak apa masih jauh...?"
ucap miyi.
"yah kurang 2 hari perjalanan miyi"
ucap Ling Tian.
"kenapa kakak tidak membeli kereta saja..?"
ucap miyi.
"kereta tidak bisa di gunakan di dalam hutan, apa miyi lelah..?"
ucap Ling Tian.
"tidak"
ucap miyi sambil menggendong kera kecil.
"apa miyi tidak ingin menjadi kuat..?"
ucap Ling Tian.
__ADS_1
"tentu saja miyi ingin menjadi kuat, miyi ingin membagi orang-orang jahat"
ucap gadis kecil itu penuh semangat.
"hahahahahaha kalau begitu miyi harus kuat berjalan, itu baik untuk meningkatkan kekuatan fisik miyi"
ucap Ling Tian sambil tertawa.
mereka terus berjalan sambil bercanda ria, Ling Tian senang karna saat ini ia memiliki adik dan bisa ia manjakan sekaligus sebagai hiburan untuk dirinya.
kadang kera kecil itu juga melompat dari gendongan miyi saat melihat putih yg dekat dengan mereka, ia mengejar burung itu dan kembali lagi setelah lelah.
setelah berjalan cukup lama, mereka berniat istirahat, tapi baru juga ingin duduk di batu besar pinggir jalan utama sudah ada yg memanggil mereka.
"lihat lah, ada mangsa enak, gadis kecil itu dapat kita jual untuk menjadi budak pelayan, dengan wajah nya yg imut pasti banyak yg mengingin kan nya, untuk bocah itu bisa kita jadikan budak untuk mengangkut barang hahahahha"
ucap seorang pria dengan kapak di punggung nya dan di ikuti oleh belasan orang yg muncul dari dalam hutan.
Ling Tian yg mendengar itu hanya acuh.
"kalian sebaiknya pergi, aku tidak ingin adiku yg imut ini melihat darah hari ini"
ucap Ling Tian dingin.
"kakak mereka orang jahat, hajar saja mereka"
ucap miyi sambil mengembungkan pipinya tanpa rasa takut.
Ling Tian yg mendengar ucapan gadis kecil itu langsung berkedut.
"hahahahahahaha kau bilang apa bocah, kau hanya manusia biasa berani berbicara seperti itu kepada kami, hahahahaha"
ucap salah satu bandit sambil tertawa.
"yah jika kalian tidak ingin pergi, baiklah aku akan menuruti ke inginan adik ku ini untuk menghajar kalian"
ucap Ling Tian, ia langsung menghilang dari tempatnya menggunakan tehnik ruangnya.
para bandit yg minat Ling Tian menghilang langsung terkejut, mereka langsung waspada dan mulai membuat formasi melingkar.
"heh kalian sepertinya sudah terlatih ya"
ucap Ling Tian yg sudah berada di tengah para bandit itu.
para bandit yg mendengar suara Ling Tian yg berada di antara mereka langsung berkeringat dingin, mereka tidak bisa merasakan aura Ling Tian sama sekali, dan dia langsung muncul di antara mereka, hal ini membuktikan jika lawan mereka adalah seorang ahli.
"kalian mati saja"
ucap Ling Tian.
ia langsung menggunakan elemen anginnya untuk menciptakan jarum kecil mengelilingi tubuhnya, dan setelah itu jarum itu langsung melesat ke arah kening para bandit yg tidak memiliki kesempatan untuk menghindar.
wuss..
siyyuuty..
jlep..
__ADS_1
jelp..
buk..
buk..
suara tubuh jatuh membentur tanah terdengar, para bandit itu langsung tewas dengan mata melotot tak percaya.
mereka belum sempat melawan tapi sudah mati.
"dasar sampah"
ucap Ling Tian, ia langsung mengambil cincin ruang para bandit itu, ia tidak boleh menyia-nyiakan harta di depan mata, walaupun Ling Tian tidak membutuhkannya tapi miyi masih membutuhkannya.
"wah kakak hebat"
ucap miyi sambil bertepuk tangan seperti anak kecil pada umumnya.
Ling Tian yg melihat itu semakin berkedut, gadis kecil.itu tidak takut melihat orang di bunuh, dia semakin heran.
"sudah, ayo kita pindah dari sini, di sini sudah tidak cocok untuk tempat istirahat kita miyi"
ucap Ling Tian sambil menggandeng tangan gadis kecil itu.
mereka berjalan cukup jauh dari para bandit itu, setelah menemukan tempat yg pas, mereka akhirnya beristirahat. dan kebetulan di pinggir jalan itu banyak pohon yg memiliki buah, kera kecil itu langsung melompat ke atas pohon dan memetik beberapa buah untuk di berikan kepada Ling Tian dan miyi dia juga memakannya setelah memberikan buah kepada tuannya itu.
"kakak apa miyi bisa sehebat kakak..?"
ucap miyi sambil memakan buah nya.
"tentu saja, miyi bisa menjadi gadis yg hebat, jika miyi terus berlatih, tapi miyi hanya boleh berlatih kultivasi saat umur miyi 7 tahun, untuk sekarang miyi hanya boleh melatih fisik miyi"
ucap Ling Tian lembut.
"miyi akan berlatih keras, tapi di mana miyi akan berlatih kakak, sepanjang hari kita hanya berjalan saja"
ucap gadis kecil itu.
"hahahahahahahaha tentu kakak memiliki tempat yg cocok dan aman untuk miyi, nanti jika sudah ada waktu kakak akan mengajak miyi ke sana"
ucap Ling Tian lembut.
"hehehehehe kakak janji..?"
ucap miyi.
"tentu saja"
ucap Ling Tian.
"baik miyi akan menunggu kakak membawa miyi ke sana, apa tempat itu juga indah kakak..?"
ucap miyi.
"tentu, tempat itu sangat luas, banyak bunga, tanaman herbal, rumput hijau dan masih banyak lagi"
ucap Ling Tian sambil tersenyum.
__ADS_1