
"tuan muda, semua orang sudah masuk"
ucap long wi.
"baik lah, jika sudah semua, ayo kita masuk juga, aku akan mengatur mereka dulu"
ucap Ling Tian.
long tian memasuki portal yg dia buat untuk ke dunia jiwa nya bersama long wi.
wusss ...
Ling Tian sudah masuk ke dalam dunia jiwa nya bersama long wi, dia bisa melihat jika semua orang masih berdiri di depan rumah besar yg sudah dia siapkan sebelum nya, tentu saja tempat itu berada di bagian lain dari taman herbal, kolam sepiritual dan juga harta lain nya.
"tuan muda"
sapa yiu kiyu.
"kenapa kalian tidak masuk...?"
ucap Ling Tian.
"itu..itu tuan muda, semua orang memutuskan untuk menunggu tuan muda"
ucap yiu kiyu.
"kakak..apa ini rumah kakak...?"
ucap Meimei yg berlari dengan di ikuti miyi dan kera kecil di belakang nya.
"benar, ini adalah rumah kakak, tapi bukan ini rumah kakak sebenar nya, rumah kakak berada di darah sana, di sana adalah rumah pribadi kakak sekaligus peninggalan kakek, jadi untuk menjaga ke Asrian nya, kakak membuatkan rumah ini untuk kalian dan saudara kalian yg lain, apa Meimei mengerti...?"
ucap Ling Tian.
miyi dan Meimei berfikir sebentar, mereka mencerna maksud dari ucapan Ling Tian.
"kami mengerti kakak, di sana adalah tempat peritirahatan kakek, jadi kita harus menghormati nya kan..?"
ucap miyi.
"hahahhaha kalian pintar"
__ADS_1
ucap Ling Tian sambil tertawa melihat prilaku 2 gadis kecil itu saat berfikir.
"saudara, adik-adik, paman dan bibi, kemari lah, aku akan menjelaskan sesuatu"
ucap Ling tian memanggil semua orang.
semua orang langsung berkumpul di depan Ling Tian.
"baik lah aku akan menjelaskan tentang tempat ini, tempat ini adalah dunia pribadiku, tepat nya dunia ini adalah dunia jiwa ku, dunia ini adalah dunia yg terpisah dari dunia luar dan hanya aku yg bisa masuk ke tempat ini ataupun memasukan orang lain ke tempat ini, di sana, ada kebun herbal yg sangat luas, ada berbagai sumber daya langka ataupun biasa, di bagian sana ada kebun buah sepiritual yg langka, mereka memiliki wilayah terpisah dan juga Aray tersendiri.
di bagian sana ada pondok kecil, pondok kecil itu adalah kediamanku dan warisan kakek ku, tak jauh dari pondok, ada tiga kolam sepiritual, tentu jenis nya berbeda dan memiliki manfaat yg berbeda, kalian tidak boleh sembarangan terjun ke kolam ataupun mengambil air di kolam itu, karena akan beresiko Kematian jika sembarangan menggunakan nya.
di sana juga ada senjataku, ada tiga pedang di sana yg berada di dalam Aray, tepat nya di tiga kolam itu, pedang-pedang itu hidup karena memiliki jiwa nya sendiri, mereka hanya berkuktivasi di sana, jadi jangan ada yg menggangu mereka karena mereka sangat berbahaya jika marah"
jelas Ling Tian sambil menunjuk ke berbagai tempat dan menjelaskan nya dengan singkat.
semua orang mendengarkan arahan Ling Tian dengan serius, bagai manapun mereka tidak mengenal tempat yg akan mereka tinggali, mengetahui tempat yg berbahaya dan di larang akan sangat baik bagi mereka.
"kalian ber tiga kemari lah..."
ucap Ling Tian kepada 3 pedang nya.
dengan cepat tiga pedang berbeda warna bilah dan ukuran itu langsung datang di depan Ling Tian.
"tuan"
sapa 3 roh pedang secara bersamaan kepada Ling Tian dapat di dengar oleh semua orang, bagai manapun ini adalah dunia jiwa Ling Tian, mereka bertiga bisa bebas berbicara dan berintraksi.
"baiklah, kalian bertiga lihat lah mereka, sekarang mereka bagian dai kita dan akan tinggal di dunia jiwa ini, jika kalian ada waktu, bantu lah mereka dengan petunjuk kultivasi yg kalian pahami, mereka harus menjadi kuat agar mereka bisa menjaga diri mereka sendiri"
ucap Ling Tian sambil tersenyum.
mendengar ucapan Ling Tian, ke tiga roh pedang itu langsung keluar dari bilah pedang mereka.
goaarrr ....
goaarrrrr ....
2 naga besar berbeda warna langsung meliuk-liuk di langit, dan satu roh wanita dengan gaun indah nya juga muncul, wajah nya yg cantik dan dingin adalah ciri khas nya.
"mereka adalah roh pedang yg tadi kalian lihat, jika kalian melihat mereka kalian tidak perlu panik"
__ADS_1
ucap Ling Tian dengan santai.
semua orang yg melihat itu langsung takjub, mereka baru pertama kali melihat naga, dan sekarang mereka bisa melihat 2 naga sekaligus, entah bagai mana jika mereka mengetahui 3 pemuda yg bersama tuan muda mereka adalah naga yg asli, mereka pasti akan pingsan saat itu juga.
"wah...itu naga, mereka gagah sekali"
ucap miyi dengan mata yg sudah berbinar.
Para anak-anak tidak ada yg takut, mata mereka di penuhi dengan Kilauan bintang.
"kakak...kakak cantik sekali"
ucap Meimei, sambil melihat roh pedang yg menurut nya adalah wanita tercantik yg pernah dia lihat.
"hehehehehe gadis kecil, pandangan mu sangat bagus, dari pada dua naga jelek itu, kakak lebih baik bukan"
ucap jiyu, dia tentu sangat senang karena ada gadis kecil yg tertarik dengan nya ,bagai manapun sudah sangat lama dia tidak bertemu seorang anak kecil sejak dia tidur untuk memulihkan kondisi nya.
"tapi mereka juga gagah, dan tidak jelek"
ucap Meimei dengan polos nya.
jiyu yg mendengar itu bibir nya langsung berkedut, tapi dia tetap menjaga senyum an nya, bagai manapun gadis di depan nya masih sangat kecil.
"tak ku sangka dunia jiwa tuan muda akan seluas ini, bahkan semua nya sudah sangat berkembang, tak heran tuan muda adalah calon penguasa selanjut nya"
batin long wi.
"saudara wi, di sana ada kolam esensi darah naga emas, sebagian dunia jiwa ku ini adalah warisan kakek long yu, dengan kebangkitan ku, maka dunia jiwa ini semakin luas, gubuk kecil itu juga peninggalan kekek long yu, aku bertemu dengan nya di gubuk itu"
ucap Ling Tian sambil tersenyum.
"penguasa menunggu tuan sejak lama, pasti dia sudah tenang di sana karena sudah melepas tanggung jawab nya ke pada generasi selanjut nya tuan muda"
ucap long wi.
Ling Tian yg mendengar itu tentu teringat dengan kakek dan long yu.
"yah, waktu itu sudah genap 3 tahun kakek ku meninggal saudara wi, lalu aku bertemu dengan kakek long yu yg saat itu dia hanya tinggal untaian jiwa nya saja, tapi takdir memang menginginkanku untuk hidup kesepian waktu itu tanpa latar belakang yg mendukungku, aku berlatih sendiri dan memahami semua nya sendiri, aku berlatih cukup lama di dunia jiwa sebelum aku keluar dan umur ku mencapai 16 tahun"
ucap Ling Tian.
__ADS_1