
"sepertinya klan peng telah membuat masalah kepada lawan yg salah, baiklah kau kembali lah tenangkan dirimu, tapi jagan di sini melainkan di lokasi itu, aku yakin tekanan itu kan menari beberapa kultivator cukup mumpuni di kota ini, awasi tapi jangan sampai terkena tekanannya lagi, tenang saja nak Ling Tian tidak akan membahayakan dirimu selama ia tau kau adalah bawahan pak tua ini"
ucap Huo Li.
"baik tuan Huo"
ucap bawahan Huo Li itu Lalau menghilang dari tempatnya, walaupun tubuhnya sedikit bergetar.
"dasar Huo Tian itu masih memiliki mata yg bagus, sepertinya pak tua baka sui Hong itu juga melihat potensi Ling Tian.
hei salah satu dari kalian kirim pesan ke cabang yg ada di ibu kota, blokir semua akses milik klan peng yg ada di serikat kita, klan itu telah menyinggung calon orang besar yg sedang bekerja sama dengan serikat kita, katakan saja ia menyinggung xiao Ling Tian, pasti saudaraku di sana akan mengerti, dan katakan juga putuskan kerja sama dengan klan bodoh yg akan hancur itu"
ucap Huo Li.
tiba-tiba muncul satu orang yg berpakaian sama dengan bawahannya tadi.
"baik tuan Huo"
ucap orang itu lalu menghilang.
"aku yakin Ling Tian akan memberikan pelajaran pada klan peng itu, bagaimanapun anak itu memiliki sifat yg kejam di balik ssifatnya yg baik dan menghargai orang lain"
batin Huo Li.
sedangkan saat ini berjarak ratusan meter dari lokasi Ling Tian, banyak orang yg pingsan bahkan penjaga kota tidak ada yg masih sadarkan diri karna menerima tekanan milik Ling Tian.
"aku akan mengirim ke 3 pemgawamu itu ke alam baka terlebih dulu, lalu setelah itu baru kau yg akan ku kirim, dan jasadmu akan ku jadikan hadiah untuk klan peng mu yg selalu kau banggakan itu"
ucap Ling Tian sambil menunjuk ke arah para pengawal peng Chu, dan dari ujung jarinya muncul api berwarna biru keputihan seukuran kacang tanah dan api itu langsung melesat ke arah pengawal itu dan menembus kepala mereka satu per satu.
peng Chu yg melihat itu langsung tambah bergetar hebat.
ia masih bisa bertahan dan tidak pingsan karna Ling Tian membuat tekanannya yg menimpa peng Chu berkurang jadi ia bisa bertahan, jika tidak peng Chu bukan hanya pingsan tapi akan langsung tewas.
sedangan orang-orang yg berjarak cukup jauh dari Ling Tian mereka hanya pingsan saja, karna Ling Tian sudah bisa mengendalikan aura penindasannya jadi lebih aman.
"baiklah sepertinya kejadian ini akan menarik banyak orang datang ke sini, maka Kau lebih baik langsung mati saja, berterimakasih kepadaku karna aku memberikan kematian kepadamu tanpa rasa sakit"
ucap Ling Tian lalu hal yg sama juga ia lakukan kepadang peng Chu sama dengan pengawalnya tadi.
__ADS_1
"huh dasar sampah, aku akan membawa tubuh ke 4 semut itu dan jika aku sudah di ibu kota aku akan mengirimnya ke klan peng"
ucap Ling Tian sambil memasukan ke tiga mayat itu kedalam cincin ruangnya.
Setelah semua hak selesai Ling Tian langsung menghilang dari lokasi itu dan tekanannya juga ikut menghilang.
setelah kepergian Ling Tian warga dan penjaga kota yg tak sadarkan diri langsung di beri pertolongan oleh warga dan penjaga kota lainnya.
tak lama datang seorang pria paruh baya dengan jubah merah, ia adalah tuan kota teratai putih Bing kian.
"Hem di mana ahli itu, aku merasakan energi yg luar biasa yg tertinggal di lokasi ini, tapi aku tidak bisa merasakan energi lain meninggalkan tempat ini, sungguh ahli yg sangat kuat, aku yg sudah mencapai ranah kaisar *5 saja masih merinding di buatnya"
ucap Bing kian.
"apa ada yg melihat ahli itu"
ucap Bing kian kepada penjaga kotanya.
"tidak tuan kota, kebetulan saat kejadian itu, gang ini sangat sepi, jikapun ada yg melihat pasti adalah salah satu orang yg tak sadarkan diri ini"
ucap penjaga kota itu dengan hormat.
ucap Bing kian.
sedangkan di serikat alkemis sendiri saat ini sui Hong juga mendapatkan laporan dari bawahannya.
"sudah ku duga anak itu tidak biasa"
ucap sui Hong.
"kalian kirim pesan ke serikat kita yg ada di ibu kota, suruh mereka menolak bentuk kerja sama dalam hal sumberdaya apapun dari klan peng, katakan kepada mereka klan peng telah menyinggung dan ingin membunuh tamu kehormatan serikat alkemis"
ucap sui Hong.
"baik tuan sui, saya akan langsung mengirim pesan ini ke cabang ibu kota"
ucap bawahan sui Hong itu.
"hah..pemuda klan peng yg sombong itu telah menendang plat baja yg akan berakibat fatal untuk klannya, pasti leluhurnya akan mengutuk bocah itu jika masih hidup"
__ADS_1
ucap sui Hong.
sedangkan Ling tiansaat ini sudah berada di penginapan.
"dasar sampah, membuatku repot saja, sekarang lebih baik aku masuk ke dunia jiwaku untuk menempa pedangku yg akan aku gunakan, memiliki banyak senjata tidak buruk juga kan"
ucap Ling Tian.
setelah membuat Aray di kamarnya ia langsung masuk.ke dunia jiwanya.
ia muncul di dekat 3 kolam warisan long yu.
"heh kenapa kalian bersebrangan seperti itu..?"
ucap Ling Tian saat melihat pedang hitam dan pedang teratai es ada di sisi yg berbeda.
"tuan, lihatlah nenek lampir itu selalu meganggu ku, aku yg baru tiba di sini langsung di serang olehnya"
ucap naga kecil roh pedang hitam.
"dasar ular jelek, kau yg menyerobot tempatku"
ucap roh wanita yg tidak lain adalah jiyu sang roh pedang teratai es.
"lihatlah tuan, nenek tua itu menyebutku ular jelek, padahal aku adalah naga hitam yg perkasa, hei nenek jelek dalam kondisi puncak ku Aku adalah pedang tingkat ilahi, aku bisa memotong mu menjadi beberapa bagian, kau hanya pedang tingkat surgawi saja sudah sombong"
ucap roh naga hitam.
"jangan meremehkan ku ular jelek, di masa puncaku aku tidak kalah dari pedang ilahi sepertimu, dan aku juga hampir berevolusi menjadi pedang ilahi"
ucap jiyu.
"cih nenek tua sepertimu bisa apa"
ucap roh naga hitam itu.
Ling Tian yg mendengar perdebatan kecil itu hanya bisa menghela nafas.
"sudahlah, kalian ini lebih baik pulihkan dulu kondisi kalian, aku ingin menempa pedang dulu, untuk membasmi kroco-kroco di luaran sana sekalian aku akan belajar menempa artefak"
__ADS_1
ucap Ling Tian lalu ia menghilang dan muncul di perbukitan jauh dari taman herbal.