Pewaris Sang Penguasa Semesta

Pewaris Sang Penguasa Semesta
bab 62.perpishan dan long bersaudara mencari petunjuk.


__ADS_3

"hahahahha ini hanya keberuntungan saja saudara mo, jadi bagai mana saudara mo apa kau mau mewakili aku..?"


ucap Ling Tian.


"baiklah jika begitu keadaannya suadara tian, jadi setelah ini kita akan ke tempat tuan kota..?"


ucap Diao mo.


"benar saudara mo"


ucap Ling Tian sambil menganggukan kepalanya.


"tuan muda ini pesan an tuan muda ber dua, selamat menikmati tuan juda"


ucap pelayan itu yg membawa pesanan Ling Tian.


mereka ber dua pun mulai makan dengan lahapnya.


setelah beberapa saat akhirnya mereka selesai sarapan dan mulai berjalan ke arah tempat tuan kota.


setelah berjalan cukup lama akhirnya mereka berdua sampai di tempat tuan kota, mereka langsung di priksa oleh penjaga, setelah mengkonfirmasi kedatangan dan tujuannya mereka di persilahkan masuk.


di halaman kediaman tuan kota sudah berdiri 9 orang, dan Ling Tian adalah yg terakhir datang bersama Diao mo.


"baiklah semua orang sudah lengkap, jadi kita sudah bisa mulai acaranya"


ucap tuan kota.


"maaf tuan, bisa aku bicara sebentar..?"


ucap Ling Tian.


tuan kota yg mendengar itu langsung menyipitkan matanya.


"baiklah nak, ayo ikut aku ke pinggir lapangan kita bisa bicara di sana"


ucap tuan kota sambil berjalan ke pinggir lapangan dan di ikuti oleh Ling Tian.


setelah sampai di bawah pohon mereka berhenti.


"baiklah nak, apa yg ingin kau bicarakan..?"


ucap tuan kota.


"begini tuan"


Lin Tian mulai menceritakan tujuannya.


"apa kau sungguh-sungguh dengan ucapanmu ini nak..?"


ucap tuan kota.


"aku bicara apa adanya tuan, jika aku masuk dan berkultivasi di dalam sana maka yg lain tidak akan kebagian energi, dan lagi hal ini juga tidak bermanfaat besar untukku, sejujurnya ranahku sudah tidak sama lagi dengan mereka semua tuan, mereka lebih membutuhkannya dari pada aku"


ucap Lin Tian sambil tersenyum.


"hah..ku hargai keputusanmu dan niat baikmu nak, mereka adalah pemuda yg berbakat, dan lagi sangat sulit menemukan pemuda yg memiliki hati besar sepertimu nak, dan aku juga sudah menduga jika kau menyembunyikan ranah kultivasi mu yg asli"

__ADS_1


ucap tuan kota sambil tersenyum tipis.


"jadi tolong hadiah ku, tuan kota berikan ke pada temanku Diao mo itu, walaupun ranahnya masih berada di tingkat senior bela diri tahap awal, tapi karna kerja kerasnya dalam berlatih ia bisa mengalahkan kultivator yg lebih kuat darinya 1 tingkat, kemauannya tinggi dan pekerja keras suatu saat dia akan menjadi kultivator yg hebat"


ucap Lin Tian sambil memandang ke arah Diao mo dan di ikuti tuan kota.


"pandanganmu cukup luas nak, aku kagum"


ucap tuan kota sambil tersenyum.


"tuan dunia ini sangat luas, aku hanya bagaikan semut di dalamnya, ada yg masa kecilnya lemah tapi setelah mulai dewasa ia akan bertambah kuat dengan cepat, ada yg berbakat di awal tapi akan berhenti di jalan"


ucap Ling Tian sambil tersenyum.


"betapa beruntungnya gurumu karna mendapatkan murid sepertimu"


ucap tuan kota sambil menepuk pundak Lin Tian.


"aku yg beruntung karna menemukan sosok guru yg bisa menuntunku hingga sekarang ini tuan"


ucap Ling Tian sambil tersenyum tipis.


"hahahaha baiklah nak, aku setuju dengan permintaanmu ini, semua hadiahmu akan ku berikan kepada temanmu itu sesuai keinginanmu"


ucap tuan kota.


"terimakasi tuan"


ucap Ling Tian sambil menangkupkan tangannya memberi hormat.


"tidak masalah nak, kalau begitu ayo ke sana"


ucap tuan kota.


"baik di sini ada perubahan, nak Ling Tian menyerahkan hadiahnya kepada temannya Diao mo, maka dari itu nanti Diao mo yg akan memasuki kolam sepiritual"


ucap tuan kota.


ia mulai menjelaskan hal-hal yg tidak boleh di lakukan dan boleh di lakukan.


setelah penjelasan panjang lebar akhirnya penjelasan itu selesai dan mereka bersiap-siap pergi ke kolam sepiritual.


"saudara mo, aku besok sudah pergi dari kota ini, berlatihlah dengan giat hati-hati, dan berfikirlah dingin dan cerdas maka itu akan menyelamatkanmu dari ancaman, kita akan bertemu lagi di lain kesempatan, semoga kau tidak melupakan aku hahahahhaha"


ucap Ling Tian.


"kau bicara apa saudara, kita ini teman dan selamanya tetap begitu, pasti kita akan bertemu lagi"


ucap Diao mo.


"hahahaha ku harap kau tidak berubah saat kita bertemu lagi saudara mo"


ucap Ling Tian.


"tentu saja tidak saudara, aku tetaplah aku hahahhaha"


ucap Diao mo sambil tertawa.

__ADS_1


"kalau begitu pergilah, sudah waktunya kau pergi ke kolam sepiritual saudara"


ucap Ling Tian.


"baik saudara Tian, kita berpisah di sini"


ucap Diao mo.


"baik, sampai jumpa lagi"


ucap Ling Tian.


mereka berdua akhirnya berpisah di depan pintu gerbang kediaman tuan kota.


"nah sekarang aku pergi kemana, pelelangan masih di mulai nanti malam"


ucap Ling Tian sambil berjalan ke arah taman kota.


Sedangakn di pinggiran hutan tepatnya di kota kecil long bersaudara sedang minum arak di sana.


"hei saudara wi, sepertinya kota kecil ini berdekatan dengan kota kecil lainnya"


ucap long ba.


"kau benar saudara"


ucap long wi.


"nona, tolong ke sini sebentar"


ucap long wu kepada salah satu pelayan.


"iya tuan muda, ada yg bisa saya bantu..?"


ucap pelayan itu.


"nona dari kota ini, ada berapa kota yg berdekatan..?"


ucap long wu.


"dari kota pasir putih ini masih ada kota pasir hitam dan Pasir biru tuan muda, tiga kota ini berada tidak jauh dari kota dari kota besar wilow,


dan saat ini tuan berada di kekaisaran Han"


ucap pelayan itu.


"jika ingin ke kekaisaran harus melewati berapa kota nona..?"


ucap long wu.


"dai kota ini tuan muda bisa langung pergi ke kota wilow, dari sini tuan membutuhkan 3 hari perjalanan menggunakan kereta kuda, setelah dari kota wilow tuan langsung pergi ke kota bulu hitam, sesampainya kota bulu hitam tuan langsung menuju kota bulu emas dari kota bulu emas tuan pergi ke kota teratai putih, dari sana tuan lurus saja ke kota teratai biru dari kota teratai biru nanti tuan akan melewati 4 kota kecil setelah itu tuan akan melewati kota matahari dari kota matahari itu tuan kembali melewati 2 kota-kota kecil di jalur itu biasanya para pedagang banyak yg berlalu lalang, setelah tuan melewati 2 kota kecil itu tuan akan Samapai di kota angsa putih dari kota angsa putih itu tuan muda tinggal melakukan perjalanan ke arah ibu kota dengan waktu hanya 2 hari perjalanan"


jelas pelayan itu.


"apa kota-kota kecil itu saling berdekatan nona..?"


ucap long wu.

__ADS_1


"benar tuan muda, antar kota kecil hanya membutuhkan 3 jam perjalanan"


ucap pelayan itu.


__ADS_2