
mendengar itu, mereka ber empat menjadi lebih semangat, hati mereka di penuhi semangat yg membara untuk terus bertambah kuat.
"baik lah, saudara luhi, kau bisa menjelaskan itu kepada ayahku dan anggota klan lain nya, tapi tidak usah mengirim anggota lebih banyak lagi, di perjalanan nanti pasti anggota kita akan bertambah, untuk keselamatan ku, kalian jangan kawatir, bagai manapun hubungan ku dengan semesta ini jauh lebih dekat, aku tidak akan mati semuda itu karena takdirku ada di tanganku sendiri"
ucap Ling Tian dengan tenang.
"em..aku mengerti tuan muda"
ucap xiao luhi sambil mengangguk.
"baik lah, ayo jangan kawatir tentang Aray, aku juga master Aray dan aku juga menguasai tehnik mata khusus jadi masalah Aray kuno bukan lah masalah besar"
ucap Ling Tian dengan percaya diri, lalu melesat ke arah tengah hutan, walaupun hutan itu luas tapi itu tidak seluas alam rendah, dia bisa dengan mudah mengetahui titik letak jalan utama itu.
mereka berlima terus melesat ke arah tengah, setelah beberapa menit, mereka samar-sama melihat bebatuan kecil dari ketinggian.
"seperti nya itu adalah bukit bebatuan"
ucap long ba.
"berhenti dulu"
ucap Ling Tian tiba-tiba, sontak semua orang berhenti dan melayang di ke tinggian langit.
"ada apa tuan muda..?"
ucap xiao bin.
"ini adalah perbatasan, ada gelombang Aray tak terlihat di sini dan di bawah itu, aku merasakan getaran yg memanggilku"
ucap Ling Tian dengan tenang sambil memusatkan pandangan nya ke arah bawah, di sana ada tebing batu kecil.
"kami tidak merasakan gelombang Aray yg tuan muda maksud, apa itu masih jauh dari tempat kita saat ini...?"
ucap long wu.
"tidak, itu tidak jauh dari kita, ini lah sebab nya aku memiliki ikatan dengan hutan ini, bisa di bilang hanya aku yg bisa merasakan nya, gelombang Aray ini seperti menyatu dengan alam, dan jika ada yg merasakan nya pasti mereka menganggap ini adalah fenomena alam"
ucap Ling Tian, dia perlahan turun menuju bukit batu kecil itu.
Melihat Ling Tian turun, mereka berempat langsung saling pandang dan ikut turun.
"di depan bukit batu kecil, Ling Tian mengamati sekitar nya, pepohonan besar yg diameter nya puluhan meter berdiri dengan kokoh di wilayah itu.
"pohon-pohon ini memang sangat besar, usia nya pasti sudah sangat tua"
batin Ling Tian.
"tuan muda, apa tuan muda menemukan sesuatu...?"
ucap long ba.
"belum, tapi aku merasakan getaran dari dalam bukit batu ini"
ucap Ling Tian dengan tenang, bukit batu di depan nya berbentuk seperti perbukitan dan tebing batu pada umum nya, tapi banyak tumbuhan merambat yg berukuran besar menutup sebagian besar dari bukit batu itu, walaupun di sebut bukit batu kecil, tapi ukuran nya ratusan meter.
__ADS_1
"di dalam batu"
ucap xiao luhi.
"ya di dalam bukit batu ini"
ucap Ling Tian sambil mendekati bukit batu yg seperti tebing itu.
getaran panggilan dari bukit itu semakin kuat saat dia mendekati bukit itu.
"aku hancurkan saja"
batin Ling Tian, dia memusatkan energi nya ke kepalan tangan nya, dan dengan cepat memukul bukit batu itu.
Duar....
wusss...
Ledakan keras dan gelombang energi bercampur angin langsung menyebar di wilayah itu, bukit batu itu langsung bergetar dan lubang besar tercipta akibat pukulan dari Ling Tian.
"seperti nya kurang kuat"
batin Ling Tian, sekali lagi dia mengepalkan tangan nya, kali ini dia menggunakan energi yg lebih besar lagi.
"ini seharusnya cukup"
ucap Ling Tian dalam hati dan langsung memukul bukit batu itu sekali lagi.
Duaaarr ....
Bum...
gelombang yg lebih kuat langsung menyebar, bukit batu itu perlahan runtuh sebagian dan memperlihatkan lubang besar yg cukup gelap dan masih tertutup debu jika di lihat dengan mata biasa.
"eh..ada rongga di dalam nya"
ucap xiao luhi.
Setelah debu menghilang, goa itu dapat terlihat lebih terang karena ada cahaya masuk dari luar.
"ayo masuk"
ajak Ling Tian sambil berjalan masuk ke dalam goa itu.
Mereka semua akhir nya mengikuti Ling Tian masuk, mereka sangat waspada dan terus mengawasi sekeliling nya.
Di goa itu tidak ada apa-apa, hanya kegelapan di sekeliling mereka.
Mata Ling Tian bersinar, dia menggunakan tehnik mata jiwa nya.
"di depan sana ada ruangan agak besar"
ucap Ling Tian dengan santai.
"seperti nya ada yg bersinar Tian muda"
__ADS_1
ucap Long ba.
"itu adalah keristal saudara Ba"
ucap Ling Tian.
"keristal, seperti nya bukan keristal biasa tuan muda"
ucap long ba.
"itu adalah keristal elemen dewa, aku juga memiliki nya di cicin ruang ku, tapi seperti nya ini adalah jenis keristal berbeda dari yg aku miliki saudara Ba"
ucap Ling Tian, dia terus berjalan, semakin dekat dengan ruangan, semakin terang lorong goa itu.
Setelah sampai, luas ruangan itu cukup besar, di sekeliling tembok goa ada keristal berwarna hitam keperakan dan terkesan redup, berbeda dengan keristal yg di miliki Ling Tian.
"ini...ini adalah keristal dewa khusus"
ucap long ba.
"benar ini adalah keristal dewa dengan unsur logam yg sangat murni"
ucap Ling Tian.
ling Tian terus memandangi sekeliling nya, hingga tatapan nya berhenti di satu batu seukuran gubuk kecil.
dengan perlahan Ling Tian berjalan menuju batu itu.
"oh...kau yg memanggil ku"
ucap Ling Tian sambil menempelkan tangan nya ke batu itu.
getaran lembut dapat di rasakan oleh Ling Tian.
dengan mata jiwa nya, Ling Tian mengamati batu itu, dari pengelihatan nya dia bisa melihat ada secerah jiwa di dalam batu itu, tapi jiwa itu seakan tertidur dan cukup kecil.
"ada kehidupan rupa nya"
ucap Ling Tian, dia perlahan mengeluarkan pedang hitam nya.
"baik ayo kita keluarkan dia dari batu ini"
ucap Ling Tian, roh naga hitam di dalam pedang itu langsung merespon.
Ling Tian membuat kuda-kuda dan tehnik mata jiwa nya terus di gunakan untuk mengambil titik tebasan yg pas agar tidak mengenai setitik jiwa itu.
Long ba, long wi dan xiao bersaudara hanya melihat saja, tapi saat pandangan mereka ber dua melihat ke arah pedang hitam, ada getaran tersendiri.
"pedang itu bukan pedang biasa"
ucap xiao luhi.
"benar aku merasakan kekuatan pedang itu"
ucap xiao bin.
__ADS_1
"pedang itu adalah salah satu pedang yg biasa di gunakan oleh tuan muda, selain pedang itu, tuan muda masih memiliki 2 pedang lagi, tidak tepat nya tiga pedang, satu pedang lagi belum terkontrak oleh tuan muda, sedangkan pedang hitam itu sudah terkontrak, dan satu pedang lagi adalah pedang yg di tempa oleh tuan muda sendiri dan memiliki tingkatan yg sama dengan pedang hitam itu, tapi jiwa nya masih sangat muda, pedang itu berada di tingkatan pedang ilahi, pedang legendaris di semesta"
ucap long wu.