
setelah para peserta memasuki arena sesuai nomor peserta mereka batai langsung menghitung ulang peserta yg ada di tiap arena.
sedangakan Ling Tian sendiri berada di arena 1 karna nomor pesertanya 51.
"baiklah karna semua peserta sudah pas di tiap arena maka pertandingan ini resmi di mulai"
ucap baitai memulai pertandingan.
Ling Tian hanya berdiri di tempat dan mengawari para peserta lain yg sudah saling berhadapan memilih lawannya, karna mereka melihat Ling Tian adalah yg terlemah karna yg mereka lihat Ling Tian hanya berada di ranah murid beladiri tahap puncak ia menjadi incaran pertama banyak orang untuk di keluarkan dari arena.
"hei bocah sebaiknya kau keluar sendiri dari arena, dengan kekuatanmu itu kau akan di tendang peserta lain"
ucap salah satu peserta yg ada di samping Ling Tian.
Ling Tian mulai di kepung dari berbagai arah.
"dia benar bocah kami tidak ingin terlihat menindas orang yg lebih lemah jadi kau turun sendiri saja"
ucap peserta lain yg memiliki tubuh kekar.
"hah sebenarnya aku tidak ingin memukul kalian, tapi mau bagaimana lagi semua itu tidak akan bisa berjalan semulus yg aku inginkan,sebaiknya kalian keluar sendiri saja"
ucap Ling Tian ia langsung melesat dengan jurus langkah kilat.
ia tiba di depan peserta yg bertubuh kekar itu dan langsung meninju wajahnya hanya menggunakan kekuatan fisiknya tanpa qi.
buukk..
wuss...
suara pukulan cukup keras, dan pemuda itu langsung melesat menabrak peserta lain yg tidak siap atau sedang bertarung dengan peserta lainnya, akibatnya beberpa peserta langsung keluar dari arena dan pemuda kekar itu juga langsung pingsan.
Ling Tian tidak berhenti ia langsung melesat lagi.
buk...
buk..
buk..
aarrggghhh..
siapa yg menimpaku..
sialan.m.
arragg..
puluhan peserta langsung keluar dari arena, karna setelah Ling Tian memukul beberapa peserta, peserta itu langsung menimpa peserta lain.
"sialan untung aku sempat menghindarinya"
ucap salah satu peserta yg berhasil menghindari tubuh peserta lain yg terpental ke arahnya.
arena satu langsung kacau, Ling Tian dengan semangat memukul puluhan peserta dengan sangat cepat tanpa bisa di lihat oleh peserta lain.
"aarrgghh..
arragg..
__ADS_1
wuss.
wuss..
bom..
bom..
sedangkan peserta yg mengepung Ling Tian tadi masih ia biarkan, ia ingin memberi pelajaran untuk mereka.
setelah satu menitan di arena satu tinggal 15 orang termasuk Ling Tian, mereka hanya mematung di tempat mereka tanpa bisa bergerak dan jarak mereka saling berjauhan kecuali 4 peserta yg mengepung Ling Tian.
Ling Tian berhenti dan melihat sisa peserta di arenanya.
"yah walaupun sedikit lambat paling tidak aku hanya menggunakan sedikit qi ku"
ucap Ling Tian santai.
sedangakan para penonton hanya ternganga melihat aksi Ling Tian, mereka melihat kekacauan di arena satu yg tiba-tiba para peserta terpental keluar arena dan lagi cara mereka terpental adalah bertabrakan dengan peserta lainnya dan banyak yg babak belur dan tak sadarkan diri, para petugas medis yg di siapkan sampai kewalahan menolong para peserta yg keluar dari arena.
"sialan apa yg terjadi kenapa.aku sampai terlempar dari arena, siapa yg menabrakku tadi sialan"
umpat peserta yg telah keluar dari arena karna di timpa peserta lain.
utusan dan tuan kota juga tercengang melihat itu, mereka hanya melihat bayangan Ling Tian yg bergerak berpindak-pindah dan memukul peserta lain tanpa menggunakan qi.
"anak itu hebat ia menjatuhkan puluhan peserta hanya dengan memukul mereka tanpa qi, fisik anak itu sangat kuat walaupun ranahnya hanya di murid bela diri tahap puncak saja"
ucap tetua sekte pedang langit kagum.
"wwuuohhhhh lihat anak muda itu, dia yg menumbangkan banyak peserta dengan waktu hanya 1 menit, dia adalah kuda hitam tahun ini"
"hahahhaha ayo anak muda, aku mendukungmu tendang mereka semua sekalian hahahah"
ucap salah satu penonton dengan tertawa senang karna mendapat pertunjukan menarik menurutnya.
sedangkan para peserta langsung melihat Ling Tian, tubuh mereka bergetar dan mereka menelan ludah mereka dengan susah payah.
"sialan jika tau dia sekuat itu aku tidak akan seceroboh ini untuk mengepungnya"
ucap salah satu pemuda yg tadi meremehkan Ling Tian.
"hehehehehe maaf aku terlalu bersemangat tadi, jadi kalian aku tendang keluar arena"
ucap Ling Tian sambil melihat para peserta yg tergeletak atau terduduk di pinggir arena.
mereka yg mendengar ucapan Ling Tian langsung cemberut, kesal, dan marah.
"bajingan beraninya kau memukulku saat aku belum siap dan bertarung dengan peserta lain, aku Wei tu akan mengingat ini..!"
ucap salah satu pemuda yg berpakaian cukup mewah.
"yah tidak ada larangan untuk menendang peserta lain walaupun peserta itu sedang bertarung, tugas kita hanya mengeluarkan peserta lain dari arena atau mengalahkannya hingga ia menyerah dan bertahan hingga menjadi 10 orang saja, jadi aku hanya menuruti aturan"
ucap Ling Tian acuh dan terkesan tidak perduli.
semua orang yg mendengar itu langsung bengong.
"hei ucapan pemuda itu benar, kau sudah kalah kenapa mengancamnya dasar bodoh..!"
__ADS_1
teriak salah satu penonton.
penonton lain yg mendengar itu juga ikut menyoraki dan mencaci Wei tu, suara semakin ramai, sampai pertandingan di arena lain terhenti seketika dan melihat ke arah arena satu yg sudah tinggal 15 peserta di dalamnya.
"hei apa yg terjadi, kenapa arena satu banyak yg keluar, pertandingan baru di mulai"
ucap salah satu peserta yg ada di arena 2.
"mana aku tau bodoh, dari tadi aku bertarung denganmu dasar"
ucap peserta yg ternyata lawannya.
sedangkan Diao mo yg ada di arena tiga juga melihat itu, dan melihat para penonton dan Ling Tian yg menjawab ucapan peserta yg berada di luar arena ia langsung mengerti.
"ternyata ia sangat kuat, lebih kuat dariku tak salah aku berteman dengannya"
ucap Diao mo.
"hei apa kau mengenal peserta itu..?"
ucap lawan Diao mo.
"dia adalah temanku, ia bernama Ling Tian, hei kenapa aku memberi tahuku, ayo kita lanjutkan pertarungan kita dasar"
ucap Diao mo.
"sialan kau pikir aku takut denganku"
ucap peserta itu.
mereka nomer dua langsung melanjutkan pertarungan mereka yg ter tunda, pertarungan mereka membuat semua perserta tersadar dan langsung bertarung lagi.
"hehehehe sekarang tinggal kalian saja yg ada di arena, bagaimana jika aku tendang kalian semua keluar dari arena, terutama kau yg meremehkanmu tadi"
ucap Ling Tian sambil tertawa pelan.
"hei aku tidak menyinggungmu, hajar saja 4 orang itu"
ucap salah satu peserta yg menunjuk ke arah 4 peserta yg meremehkan Ling Tian, ke 4 peserta ibu sudah berada di ranah senior *4.
"maaf tuan baitai, bagaimana jika di arena tinggal satu orang saja, apa akan melanggar aturan..?"
ucap Ling Tian.
"oh apa kau ingin mengeluarkan mereka semua, sebaiknya jangan jika kau mengeluarkan mereka semua maka akan merubah setruktur lawan pada babak ke 2 dan mungkin ada yg tidak memiliki lawan"
ucap Batai.
"yah baiklah kalau begitu, hei kalian beruntung aku tidak jadi menendang pantat kalian, jadi aku akan duduk di sini kalian tinggal mencari 9 orang yg berhak lolos, jika kalian menyerangku yakinlah kalian langung akan aku tendang keluar dari arena"
ucap Ling Tian yg langsung duduk santai di lantai arena.
semua orang yg melihat kejadian ini langsung bersorak.
"hahahahah anak itu menarik, aku akan menariknya ke dalam sekte kita"
ucap utusan sekte pedang langit.
"Jagan terburu-buru saudara, di sini masih ada kami aku yakin pemuda itu akan mau memasuki sekte tombak awan kami"
__ADS_1
sahut utusan sekte tombak.