
Waktu dengan cepat berlalu, Ling Tian juga sudah membuat Aray pengaturan di lubang goa itu, setelah semua selesai, mereka melanjutkan beristirahat dengan santai.
"tuan muda, setelah selesai menambang, apakah kita akan langsung menuju jalan utama itu....?"
ucap baihu.
"tentu saja, tapi sebelum pergi kita amankan dulu goa yg kita buat ini"
ucap Ling Tian sambil tersenyum tipis.
mereka terus mengobrol, hingga beberapa waktu mereka melanjutkan menggali untuk menambang batu roh yg ada di bawah tanah sekaligus membuat ruangan bawah tanah.
Kegiatan menambang itu berlangsung hingga hampir menjelang pagi, 3 bukit kecil batu roh berbagai ukuran telah berhasil di kumpulkan.
"selesai juga, ini jauh lebih luas di bandingkan ukuran bukit batu ini"
ucap Ling Tian sambil menghela nafas, jika saja mereka bukan seorang kultivator tingkat tinggi, mungkin mereka tidak akan sanggup menambang wilayah ini.
"sekarang kita sebaik nya istirahat dulu untuk memulihkan tenaga, walaupun ini tidak terlalu menguras kekuatan kita, tapi tetap saja menguras fikiran kita, bagai manapun kita menggali dengan Serapi mungkin, setelah agak siang kita baru menuju celah jalan utama"
ucap Ling Tian.
"aku setuju tuan muda, kita perlu meredam fikiran kita, bagai mana jika kita minum arak dulu"
ucap long wu sambil tersenyum lebar.
"boleh juga"
ucap Ling Tian, dia langsung mengeluarkan satu guci besar penuh dengan arak.
__ADS_1
Waktu terus berlalu tak terasa mereka sudah selesai menambang dan mengurus goa yg mereka buat, hari juga sudah berganti, pagi ini Ling Tian dan ke empat saudara nya sudah berada di celah bukit batu yg cukup lebar, mereka tidak mengambil tanaman sepiritual yg mereka temukan sebelum nya, karena menurut Ling Tian hanya dia yg bisa masuk wilayah ini jika pun ada yg bisa masuk sampai wilayah ini dan berhasil menembus beberapa penghalang yg tertanam langsung dengan alam, berarti orang itu tidak lah sederhana.
"baik ayo kita masuk"
ucap Ling Tian sambil membawa pedang di tangan nya, itu hanya pernah kelas rendah yg ia gunakan untuk membersihkan jalan yg akan mereka lewati, bagai manapun jalan itu di penuhi oleh tanaman yg cukup lebat.
Ling Tian masuk ke dalam celah itu dengan satu tebasan tanaman di celah itu langsung terpotong dan terlihat jalan panjang yg berkelok yg di himpit dua tebing bukit yg cukup tinggi, jalan itu juga cukup gelap, Ling Tian terus berjalan maju di ikuti oleh para saudara nya dari belakang.
"jalan ini memang berkelok, tidak salah lagi ini memang jalan yg kita cari"
ucap Ling Tian sambil melihat ke peta kuno.
"baik lah ayo jalan terus"
ucap Ling Tian lagi.
Goooaaarrr .....
"aneh, kanapa aku tidak merasakan kehadiran hewan buas itu, seharus nya jangkauan presepsi mu sudah mampu merasakan nya"
ucap long ba, dia melihat dari jarak 200 meter dari mereka ada hewan buas jenis kadal.
"itu bukan kadal biasa, itu adalah kadal ilusi yg mampu menyamar dan menyatu dengan kondisi di sekitar nya dan kemampuan nya nyaris sempurna tanpa bisa di deteksi"
ucap Ling Tian sambil menyipitkan mata nya.
"kadal ilusi, seperti nya aku belum pernah mendengar nya, jika rubah ilusi aku pernah mendengar dan beberapa kali bertemu, tapi jenis kadal ilusi ini aku belum pernah mendengar nya"
ucap xiao luhi.
__ADS_1
"hewan buas ini jenis hewan buas kuno, karena habitat di daerah ini masih terjaga sejak jaman kuno, hewan ini masih bisa bertahan dan berkembang biak, di dunia luar pasti masih ada, tapi mereka pasti juga sudah berevolusi dan mendapat julukan nama baru, itu lah kenapa kalian tidak bisa mendengar nama kadal ilusi ini"
ucap Ling Tian dengan tenang.
"kadal.ini unit, biasa nya kadal tidak akan mengaum, tapi dia mengaum, memang hewan kuno itu sangat unik"
ucap long wu.
"nama nya juga hewan kuno, pasti memiliki ciri khas dan kemampuan sepesial untuk masa sekarang ini"
ucap Ling Tian.
"tuan muda benar, mereka adalah hewan kuno pasti memiliki ciri-ciri khusus yg jarang kita ketahui"
ucap long ba.
"baik lah ayo kita lawan dulu, seperti nya dia sudah menunggu kita"
ucap Ling Tian dengan santai.
Goooaaarrr.....
Kadal ilusi itu tiba-tiba menghilang dari pandangan mereka, dia seperti menyatu dengan alam, bahkan ura nya tidak bisa di rasakan.
Kelompok Ling Tian langsung waspada, mereka baru akan bergerak tapi sudah di dahului oleh kadal ilusi.
"ingin main ilusi dengan ku"
ucap Ling Tian, dia langsung menggunakan mata jiwa nya, setelah mata jiwa nya di aktifkan, Ling Tian bisa dengan jelas melihat posisi kadal ilusi itu.
__ADS_1
"di sana kau rupa nya, ingin menyerang dari diam-diam, cerdas juga"
ucap Ling Tian.