
setelah semua orang selesai makan bersama, Ling Tian meminta mereka untuk berkumpul, dia mulai memperkenalkan diri dan begitu pun sebalik nya.
"jadi selama ini kalian hidup bersama dengan kakak yiu kiyu kalian....?"
ucap ling Tian kepada 50 anak-anak yg rata-rata berumur 7-5 tahun.
"benar kakak, kakak yiu selalu berburu di hutan dan hasil buruan nya akan menjadi makanan kami dan sebagian lagi di jual, aku sering membantu kakak yiu kiyu menjual hasil buruan"
ucap seorang anak kecil laki-laki yg berumur 7 tahunan.
"saudara yiu kiyu, kau memang hebat, aku salut dengan mu, saudara masih berumur 20 tahunan tapi sudah memiliki rasa welas asih yg begitu tinggi, hatimu memang baik"
ucap Ling Tian sambil tersenyum.
"tuan muda, dulu aku hidup seperti mereka, aku hanya anak yatim yg di besarkan oleh ibuku yg sakit-sakitan waktu itu, dari bertani dan mencari herbal, aku memenuhi kebutuhan hidup, tapi saat umur ku menginjak 10 tahun, ibu ku meninggal dan aku hidup sendiri di pinggiran hutan bersama beberapa tetangga di sana, tapi saat aku berburu, tempatku di serang oleh bandit semua tetanggaku tewas pada saat itu, entah anak-anak ataupun orang tua.
sebenar nya tempat ku itu bukan lah desa, dan para tetangga ku hanya berjumlah 10 orang, kami para pencari herbal dan juga pemburu tentu lebih hemat tinggal di pinggiran hutan.
__ADS_1
saat tempatku hancur, aku memutuskan untuk pergi dan mencari pekerjaan di kota, tapi sayang karena aku masih kecil waktu itu, tidak ada yg mau mempekerjakan ku selain membantu beberapa orang menjaga lapak pada siang hari dan mendapat bayaran beberapa potong roti, lalu aku kembali lagi ke pekerjaan pertamaku, yaitu berburu dan mencari herba dan aku juga perlahan berlatih sendiri setiap kali berburu di hutan, dari obrolan salah satu kelompok murid sekte di kota, aku paham cara menyerap energi alam dan menjadikan nya kekuatanku dan secara perlahan aku paham cara menembus ranah dan itu semua mengalir seperti air, perlahan tapi pasti, aku sudah mampu untuk menjaga diri ku sendiri, saat aku memutuskan berpetualang, aku bertemu adik-adiku ini di tiap kota yg aku singgahi dan aku memutuskan untuk merawat mereka semampuku, itu lah sekilas perjalan ku tuan muda"
ucap yiu kiyu.
"sekarang kalian tidak ada tempat kembali bukan saudara yiu, jika saudara mau, saudara dan adik-adik bisa tinggal di tempat ku dan menjadi keluargaku, aku tidak memiliki keluarga di dunia ini selain kakek dan orang tua ku yg entah berada di mana, mungkin ada kecelakaan waktu aku masih kecil, tapi aku sebenarnya berasal dari klan xiao, klan yg tidak ada di alam ini, tapi orang tua ku memberiku banyak berkat seperti koin emas untuk menyokong kehidupanku, jika saudara yiu mau maka aku akan membuatkan tempat tinggal baru untuk kalian"
ucap Ling Tian sambil tersenyum.
semua orang terkejut mendengar itu, Jika di dunia ini tidak memiliki keluarga, lalu siapa yg merawat nya hingga sebesar ini dan lagi jika benar, lalu bagai mana cara nya pemuda di depan mereka berlatih hingga menjadi seorang ahli tingkat atas di usia muda.
aku juga berlatih sendiri dan tidak ada yg membimbing ku, hanya satu orang yg aku anggap.sebagai guru, tapi dia juga tidak sempat mengajariku, karena dia sebenar nya sudah meninggal sejak lama, aku hanya mendapat warisan beberapa kita yg menjelaskan apa itu kultivator dan kekuatan serta pelajaran kebajikan lain nya, dari sana aku menganggap dia sebagai guru, bagai manapun pengetahuan itu sangat penting bagiku, dari pengetahuan itu aku terus berlatih sendiri di pengasingan selama beberapa tahun, aku belajar berbagai hal dari pengetahuan itu hingga membuat ku menjadi yg sekarang ini, tentu itu semua memerlukan banyak sumber daya dan juga pemahaman sebagai kultivator"
jelas Ling Tian.
"tuan muda, apa tempat tuan muda maksud adalah di tempat tuan muda di besarkan, apa kita akan membuat perkampungan kecil di sana...?"
ucap yiu kiyu.
__ADS_1
"hahahhaha tentu saja tidak, aku memiliki tepat kekuasaan ku sendiri, dan kalian akan tinggal di sana saudara yiu"
ucap Ling Tian dengan tawa renyah nya.
"bagai mana dengan kalian paman, bibi, apa kalian memiliki tempat kembali, atau anak dan keluarga...?"
ucap Ling Tian kepada pria dan wanita paruh baya itu, jumlah mereka ada 19 orang dengan 4 wanita paruh baya dengan umur sekitar 40 an, tapi nyata nya ada yg sudah berumur hampir 100 tahun, dia adalah kultivator, sebagian lagi adalah orang biasa.
"kebanyakan kami berasal dari desa tuan muda, desa kami hancur dan keluarga kami sebagian tewas saat itu dan sebagian lagi di jadikan budak dan di korbankan oleh para iblis itu"
ucap salah satu pria paruh baya dengan sedih, dia tidak memiliki anak karena dia tidak menikah, selama ini dia fokus berkuktivasi dan menetap di satu desa kecil dengan tenang, tapi siapa sangka desa nya akan ke datangan bandit dengan anggota lebih dari 100 orang dan langsung menyerang desa nya, menangkap semua warga dan sebagian di bunuh, yg di bunuh adalah para teman nya sesama kultivator di desa itu, dia di tangkap karena tubuh nya yg kekar akan jauh lebih mahal jika di jadikan budak.
"tuan muda, ini istriku, kami memiliki putri, walaupun kamu hanya kultivator tingkat rendah, tapi kami hidup damai di desa kami dan putri kami sedikit beruntung karena di lirik oleh salah satu sekte besar, sekte phonik es, putri kami memiliki elemen es yg sudah bangkit saat umur nya baru 9 tahun, 2 tahun yg lalu tetua sekte phonik es tak sengaja lewat di desa kami dan melihat potensi putri kami dan meminta ijin untuk menjadikan putri kami salah satu murid di sekte nya, kami sangat senang dengan hal itu karena masa depan putri kami akan lebih baik di bandingan dengan kami, tapi baru 2 tahun putri kami masuk ke sekte itu, desa kami di serang oleh kelompok anggota klan dai, karena kalah dalam kekuatan kami di jadikan pekerja tambang dan perlahan kelompok desa kami mati satu demi satu dan sebagian hilang, setelah kami selidiki, ternyata warga desa kami sudah di jadikan korban ritual pengorbanan darah oleh klan dai.
kami mengira kami akan mati dan tidak akan bertemu dengan putri kami lagi, tapi di satu sisi kami juga tenang karena putri kami sudah berada di tempat yg aman, dan kami saat ini tidak memiliki tempat tinggal lagi, jika tuan muda berkenan, biarkan kami membantu tuan muda mengurus kediaman tuan muda sebagai rasa terimakasi kami"
ucap pria paruh baya itu dan di anggukki wanita paruh baya di samping nya dengan tulus.
__ADS_1