
setelah berjalan dan juga bertanya ke beberapa warga kota, akhir nya Ling Tian sampai di depan kediaman klan dai, dengan tetua klan dai yg melayang di belakang nya dengan kondisi terikat elemen tanah dan juga tidak bisa bergerak bahkan berbicara karena sudah di kunci oleh Ling Tian.
"siapa kalian..?"
ucap seorang penjaga gerbang klan dai.
penjaga itu juga menyadari jika peria paruh baya yg dalam kondisi terikat di belakang ke dua pemuda di depan mereka adalah tetua klan dai mereka.
"apa kalian tidak melihat, kami bersama penatua kalian, jadi tentu saja kami adalah teman penatua kalian"
ucap long wi sambil tersenyum main-main.
penjaga yg mendengar ucapan long wi langsung tertegun.
"apa nya yg teman, apa kami ini bodoh"
batin salah satu penjaga.
"kau cepat pergi ke dalam, laporkan masalah ini kepada Patriak langsung, aku akan mencoba menahan mereka di sini, ingat bergerak lah dengan cepat, di lihat dari kondisi tetua, pasti pemuda ini buka orang biasa, saat kau bertemu penjaga lain cepat suruh mereka membantuku di sini"
ucap penjaga itu berbisik kepada teman nya.
tentu saja hal ini dapat di dengar oleh ling Tian dan juga long wi, tapi mereka tidak menghentikan mereka.
setelah teman nya pergi, penjaga itu mulai berfikir keras, bagai mana cara nya dia bisa menahan dan tidak memprovokasi dua pemuda di depan nya, dia tentu tidak bodoh, bagai manapun dia sama sekali tidak bisa melihat ranah kultivasi pemuda di depan nya saat ini, yg arti nya ke dua pemuda di depan nya memiliki kultivasi yg lebih tinggi dari nya dan patut di waspadai.
"kalian sebenar nya ada urusan apa, dan bisa kah kalian melepaskan tetua kami...?"
ucap penjaga itu yg mencoba mengukur waktu.
"kami hanya ingin berkunjung ke klan dai, kebetulan tuan muda kalian dai hio dan juga tetua kalian ini, mengundang kami secara pribadi di temani beberapa puluh prajurit tadi"
ucap Ling Tian santai.
"sialan apa mereka mencoba mempermainkan ku"
umpat penjaga itu dalam hati.
"oh ya, kami memiliki hadiah untuk Patriak kalian"
ucap long wi, lalu dia mengibaskan tangan nya, dan di depan gerbang klan dai langsung muncul setumpuk mayat termasuk mayat dai hio.
penjaga itu yg melihat tumpukan mayat itu langsung terkejut, dia tentu mengenali mayat-mayat itu.
melihat kondisi mayat-mayat itu, tubuh penjaga itu langsung gemetar, kaki nya mulai lemas dan langsung terjatuh berlutut.
__ADS_1
"ap..apa yg kalian lakukan, apa kalian yg melakukan nya..?"
ucap penjaga itu dengan tergagap karena ketakutan.
"kami hanya membela diri saya dari penindasan tuan muda kalian"
ucap long wi acuh.
"siapa yg berani membuat masalah di klan dai ku..!"
suara pria paruh baya yg berasal dari dalam klan dai.
tak lama datang seorang pria paruh baya dan beberapa orang di belakang nya.
pria paruh baya itu langsung terpaku dengan sosok tetua klan nya yg ada di bekalang dua pemuda dengan tubuh terikat.
"siapa kalian..?"
ucap pria paruh baya itu.
"seharus nya sebelum bertanya, perkenalkan dirimu terlebih dulu, dasar bodoh"
ucap long wi.
tubuh nya perlahan mulai gemetar, tatapan nya seolah tidak ingin mempercayai nya, tapi bagai manapun dia melihat, di depan nya sekarang tetap lah orang yg dia kenal dan juga sudah menjadi mayat.
"hi..hio'er...hio'er..!"
ucap pria paruh baya itu yg langsung melesat ke arah mayat hio dai dan langsung memeluk nya.
"si..siapa yg melakukan ini....!"
teriak nya dengan amarah yg memuncak dan air mata yg mengalir di mata nya.
semua orang yg melihat itu langsung terpaku diam, mereka menolak percaya dengan pengelihatan mereka, tapi kenyataan nya memang seperti apa yg mereka lihat.
"kenapa kau menangisi nya, sekarang kau merasakan kehilangan orang yg kau sayangi, apa sekarang kau mengerti dengan perasaan orang yg kehilangan keluarga mereka akibat ulah putramu dan beberapa anggota klan mu"
ucap Ling Tian datar dan dingin.
Ling Tian melambaikan tangan nya, sontak penatua klan dai yg sebelum nya di ikat Ling Tian langsung melesat ke arah kelompok anggota klan dai.
wus....
melihat tubuh yg terlempar ke arah mereka, sontak membuat kelompok anggota klan dai yg masih terpaku diam, langsung tersadar dan mereka langsung menahan tubuh tetua itu.
__ADS_1
bukk....
beberapa orang yg menahan tubuh tetua itu juga ikut terpental beberapa langkah.
"itu aku kembalikan tetua kalian"
ucap Ling tuan acuh.
"uhuk...
"ka..kalian, jangan melawan mereka, kekuatan mereka berada jauh di atas kalian"
ucap tetua klan dai yg sudah dapat berbicara setelah di lepaskan oleh Ling Tian, walaupun dia kembali terluka akibat di lempar oleh Ling Tian.
"tetua le sebenar nya apa yg terjadi, siapa mereka dan kenapa tuan muda bisa tewas..?"
ucap salah satu tetua sambil membantu tetua le berdiri.
"mereka adalah pemuda yg membunuh tuan muda dai hio, dan juga para perajurit klan yg aku bawa, aku sama sekali bukan tandingan mereka, seperti nya mereka berasal dari kekuatan besar, tapi aku tidak tau pasti"
ucap tetua ke dengan tubuh gemetar, dia masih mengingat kejadian di tengah kota yg dia alami dan lihat.
"bajingan, aku akan membunuh kalian..!"
ucap Patriak klan dai sekaligus ayah dari dai hio dengan aura kultivasi yg meletus dari nya.
wuss....
tekanan ranah kaisar *7 dapat di rasakan oleh semua orang.
"cukup hebat, di kota kecil seperti ini ada ahli kaisar bela diri *7, lumayan walaupun di luaran sana kau hanyalah sampah, perlu kau ketahui di sekte besar, kau hanyalah tetua murid luar, yah walaupun ada juga yg sudah menjadi tetua murid dalam di tingkatan mu ini"
ucap long Shan, dia ingat dengan tetua sekte gunung api yg dia bunuh saat berada di desa kapas putih beberapa hari yg lalu.
"Patriak, tenangkan diri mu, kita bukan lawan mereka..!"
ucap tetua le.
"apa kau buta tetua le, lihat lah putraku tewas karena ulah mereka, apa kau fikir aku bisa menerima nya...!"
ucap dai bio, Patriak klan dai.
"apa kalian sudah selesai..?"
ucap Ling Tian dengan datar, dia sama sekali tidak terpengaruh oleh tekanan dari Patriak klan dai, selain ranah nya yg lebih tinggi, tubuh nya adalah tubuh semesta,.bahkan jika ada dewa yg mencoba menekan nya, itu tidak akan berhasil kepada Ling Tian.
__ADS_1