Pilihan Cinta

Pilihan Cinta
Chapter 18


__ADS_3

Jhon sungguh terkejut dengan keputusan Cinta menghentikan sayembara pencarian jodohnya tanpa kompromi dulu dengan panitia acara.


Milyarder yang masih tampan diusia 60an itu lebih kaget lagi ketika sang putri memutuskan memilih Rajj Copri sebagai pendamping hidup. Apalagi dengan santainya gadis itu menyebut kalau ia sudah menyukai Rajj sejak setahun yang lalu.


Bahkan putrinya itu sudah tidak dapat dibujuk lagi untuk mundur, padahal selama iniyang Jhon tahu putrinya selalu memanggil detektif utusannya itu dengan panggilan cacian.


Berbagai alasan diungkapkan sang putri untuk meyakinkan sang ayah akan keputusannya. Termasuk mengungkit peristiwa ketika ia pingsan ditinggal pergi sang pacar kala itu.


" Kenapa harus Rajj Copri Cin, mengapa tidak Rajj Sharma yang lebih muda? " Lagi sang papa menguji keyakinan putrinya.


" Tidak pa! Aku hanya tertarik baik secara fisik dan mental pada pria tua berkulit gelap itu saja." Lagi gadis itu menunjukkan ekspresi penuh kasih setiap menyebut yang berhubungan dengan Rajj Copri.


" Kalau Rajj apa kamu yakin bisa terima Cinta apa adanya? " sekali lagi Jhon masih berusaha menggoyahkan keyakinan sang putri.


" Pa...Aku tak bisa jauh darinya...Bahkan jika dia tak mau menerimaku, papa harus tetap mendukungku untuk mendapatkannya." Ucap sang putri kali ini dengan wajah memelas.


" Baiklah...Papa mengalah sekali lagi.Tapi izinkan papa menguji calon menantu itu. Jangan pernah protes apa yang papa buat Ya." Ujar Jhon mengajukan syarat pada sang putri.


" Ya pa, tapi jangan sampai membuatnya maki n tak tergapai." Ucap sang putri yang masih mengejutkan Jhon.


" Sebegitu dalamkah putramu sudah menarik hati putriku Rianti?" Batin Jhon teringat pada sahabat kecilnya itu.


Rianti dan Jhon sahabatan sejak kecil karna Rianti adalah putri dari asisten papi Jhon. Sempat juga jadi cinta monyetnya Jhon dulu, tapi ketika duduk dibangku sekolah mereka putus, karna Rianti mengaku tertarik dengan pria dewasa yang baru ia kenal yang bertugas dikantor kedutaan.


Ditinggal menikah oleh Ria, Jhon melanjutkan studinya sampai S2 keeropa. Begitu kembali ketanah air ia tak sengaja berkenalan dengan gadis cantik berpenampilan sederhana bernama Samia Wulandari. Keduanya lalu saling jatuh cinta, namun papi Edwar meminta sang putra untuk menikah dengan menyodorkan dua nama gadis yang orangtua itu anggap sepadan dengan Jhon.


Tentu saja Jhon menolak, karna setelah dengan Rianti, baru dengan Mialah Jhon tertarik lagi pada wanita.


" Hanya ada dua pilihan untukmu Jhon,Claranita Jenson atau Dokter Diandra putri Arifin."


"Gimana kalau aku sudah mencintai gadis lain Pi?Coba biarkan kukenalkan dulu, sapatahu papi mami suka juga."Tawar Jhon dengan harapan papinya masih bisa diajak berdamai. Pria tampan itu sampai berlutut dihadapan sang papi mengharap sangat diberi kesempatan.


" Coba kita lihat dulu Pi, siapa tahu anaknya baik dan cocok." Timpal mami Jenita membela Jhon, karna melihat barukali ini putranya terlihat sangat serius membicarakan tentang seorang gadis.


" Tidak ada pilihan lain selain kedua gadis cantik yang barusan kusebutkan, kalau Jhon kukuh memilih wanita lain, artinya ia siap dihapus sebagai pewarisku!"

__ADS_1


" Jangan gitu dong Pi..Kalau bukan Jhon siapa lagi penerus E.Company."


" Tidak perlu pewaris bagiku,bila anak ini tetap membangkang! ." Kukuh Edward.


" Hanya Jhon yang kita punya pi, gimana bisa papi sekeras ini." Ujar Jeni berlinang airmata sembari memeluk tubuh sang anak yang melorot lemas dilantai setelah mendengar Ultimatum sang Papi.


" Jangan pernah membujukku istriku!Dulu sudah kuberi kesempatan padanya untuk mencintai orang biasa. Kau lihat apa jadi?Putramu hampir prustasi karna Putri Elman asistenku itu.Sekarang aku tak percaya lagi pada orang tak sederajat!"


" Ta..Tapi gadis ini beda Pi, ia sudah berfikiran dewasa, tidak seperti Rianti gadis beliaku yang masih labil." Jhon masih berusaha meyakinkan Edwar, namun Edwar mengibaskan kedua tangannya, menggeleng lalu meninggalkan ruangan itu.


Jhon bersimpuh dikaki mommy untuk memohon restu meneruskan perasaannya pada Samia.Jennitapun mengangguk seraya


memeluk sang putra.Jhon akhirnya melanjutkan hubungannya dengan gadisnya tanpa sepengetahuan Edwar.


Setelah setahun menjalin asmara dengan gadisnya. Hati Jhon makin mantap mencintai Mia. Sedang papi Edwar terus mendesak Jhon untuk memilih Clara atau Dian.


Berkali Jhon menolak dan mengajak sang papi mau mengerti hatinya. Tapi Sekali lagi Edwar mengancam Jhon.


Jhon Kecewa pada tokoh yang selama ini begitu ia kagumi dan hormati yang ternyata sangat egois.Akhirnya ia memutuskan menikah diam- diam dengan Samia.Mereka menikah dikampung Samia, tigahari setelah kepergian ibu sang gadis, waktu itu Jhon sengaja mengantar gadisnya kekampung karna kemalangan yang menimpa bunda gadisnya.


dari istananya begitu tahu putranya melanggar ucapannya.


Jhon dipecat dari perusahaannya sendiri, mencari kerjapun tak berhasil setelah berkeliling berbulan- bulan.Ternyata sang ayah sengaja menutup semua pintu usaha Jhon dengan menghubungi semua rekan pengusahanya.


Jhon sangat sedih saat itu, untuk menyambung hidup merekapun pindah kedesa kelahiran Samia. Menjalani hidup sederhana dengan bertani.


Jhon sangat menyayangi istrinya, tapi dalam bekerja kasar tentu Samia yang paling pandai.


Jhon belajar banyak dari istri dan ayah mertuanya. Sampai cinta lahir mereka masih sangat bahagia.


Beberapa tahun berselang Samia merasa sering pusing dan mual, tapi wanita itu tetap bekerja diladang sampai suatu hari terjatuh dan pendarahan. Begitu dibawa kedokter ternyata Mia keguguran sejak seminggu yang ia kira hanya haid biasa. Rahim Mia mengalami inveksi.


Istri sakit mertua meninggal pula karna korban tabrak lari.TinggallahJhon yang harus berjuang sendiri menghidupi anak dan mengurus pengobatan Mia. Semua pekerjaan halalJhon lakukan untuk menghasilkan uang demi menebus obat dan biaya operasi sang istri.


Setelah operasi Miabdioutuskan untuk istirahat total, juga masih perlu kontrol

__ADS_1


dan tebus obat, sedang Jhon sudah tak punya apapun lagi. Sampai ia minta bantuan pada sang papi, tapi sekali lagi ia diusir.


Pernikahan yang Jhon harap bisa membahagiakan gadisnya, namun hanya derita, sakit yang bisa ia berikan pada kesayangannya, bahkan berujung kematian


yang membuat Jhon merasa seperti suami tak berguna.


Tatkala mengingat semua itu, takkan cukup satu karung kanebo kering untuk mengelap airmata pria gagah itu.Untung ada Putrinya cinta pelipur lara.Itulah mengapa ia sangat menyayangi Cinta, satu- satunya buah kasihnya dengan Samia. Jhon telah berjanji dalam hatinya tidak akan pernah melakukan kesalahan yang sama dengan papinya.


Ia memberikan kebebasan pada putrinya untuk menentukan pilihan hati, tapi sepertinya putrinya tidak punya pacar lagi setelah lulus Sekolah Menengah.


Fakta itu membuat Jhon menyelidiki beberapa pria muda anak rekannya, dengan harapan suatu hari putrinya bisa dikenalkan pada salah satunya tanpa paksaan. Tapi begitu ia menyampaikan soal perjodohan, putrinya tidak menantangnya, bahkan gadis itu meminta kesempatan untuk berkencan dengan paramuda itu dengan cara yang terkesan kuno.


Untung isi kepala Jhon tidak kecil, hingga ia tidak mudah gila dengan kemauan putrinya yang berubah- ubah. Apalagi ketika dengan santainya Cinta membatalkan semua rencana kencan yang sudah disusun rapi.


Menikahkan cinta dengan Rajj, tentu Jhon tidak keberatan. Apalagi anak lelaki itu baik, gagah, sopan, pandai dan putra gadis yang dulu pernah mengisi masa remajanya. Tapi bagaimanapun juga Jhon perlu menguji anak muda ini, karna darah anak muda itu jelas berasal dari pria asing. Pria yang sudah merebut hati cinta remaja Jhon.Apalagi putrinya mengaku takut telah terjadi sesuatu dengan masa lalunya.Itu membuat Jhon mesti benar- benar menguji pria ini sebelum menikahkan begitu saja dengan Cinta.


Jhon sengaja membuat kontrak nikah yang isinya tak masuk akal, untuk melihat reaksi anak itu.


Jhon sungguh takjub dengan hasilnya, ternyata anak itu tak mudah diintimidasi. Bahkan dengan tegas anak itu menolaknya.


Ia suka sikap spontan anak itu. Walau sempat khawatir dengan itu, tapi akhirnya ia tahu kalau Rajj orangnya tulus dan apa adanya.


" Mungkin ini sikap warisan ayahnya. Barangkali itulah yang membuat Rianti memilih nikah muda dengan pria itu."


Jhon tak hentinya menatap Rajj yang dengan telatennya mengurus Cinta. Sudah dua hari Cinta dibawa Rajj kerumah sakit, dijagai siang malam. Pria itu tidak percaya begitu sajapada dr Diandra yang mengatakan cinta baik- baik saja. Ia terlihat sangat menghawatirkan cinta.


" Aku baik- baik saja Rajj...Kita pulang ya...Aku hanya ingin dekatmu saja." Ucap Cinta terdengar kelewat manja dikuping sang ayah, sampai- sampai Jhon cemburu karna putrinya tak pernah seterusterang ini sebelumnya, bahkan pada ia sendiri sebagai ayah. Jhon cepat- cepat meninggalkan ruangan itu, agar keduanya lebih bebas bicara.


" Rajj...apa benar kita akan menikah? " Rengek Cinta lagi.


" Ya Cin...Kita akan menikah lusa." Balas sang pria membuat cinta terngaga. Apalagi ayahnya yang menguping dari balik pintu.


" Kalau cinta sudah menikah, berarti kau juga siap menikahiku kan bang." Ucap seseorang mengejutkan Jhon.


" Kau! Ngapain disini?

__ADS_1


__ADS_2