Pilihan Cinta

Pilihan Cinta
Chapter 28


__ADS_3

" Jadi itu tujuan wanita itu" Cinta merasa sangat marah mengetahui kalau suaminya tengah menjadi target wanita lain dihari pernikahannya sendiri.


" Untung aku tak mau sedikitpun jauh darinya, kalau tidak aku pasti sudah kecolongan dan menyesali kelalaian ku selamanya.Mau coba- coba menculik hal paling berharga dari seorang ratu pencuri. Mana bisa kadal makan buaya. "Gerutu Cintami dalam hati seraya membiarkan suaminya terus menggerayanginya.


Cinta tersenyum antara malu dan geli.Tapi sesekali membalas sekilas aksi nakal sang suami sembari bergerak terus menuju kamar mandi.


"Sayang...apa kita akan making love dikamar mandi?" tanya Rajj entah sadar atau tidak dengan ucapannya, pria itu sekarang sudah selesai membuka seluruh kancing kebaya istrinya hingga kebaya mahal itu tergeletak dilantai tepat satu meter lagi menuju pintu Bathroom. Sekarang yang tertinggal hanya tanktop tipis sewarna dengan kulit Cinta.


Membuat Tubuh Rajj yang panas semakin panas memandang tubuh molek berisi milik Cintami.


Andai saja Rajj tidak dalam pengaruh obat, tentu Cinta malu sekali secepat ini telanjang dada dihadapan prianya ini, apalagi ditatap semesum ini.


Rajj dengan tak sabar menghisap leher putih jenjang milik Cintamu. " Eghhh..." Cinta tak kuat menahan agar tak mengeluarkan suara seksinya ketika lidah sang suami bersilancar disana hingga turun kebelahan dadanya, menghadirkan gelombang gelenyar yang menggetarkan.


" Sayang...dibuka ya? Aku haus.." Ucap Rajj memohon dengan tatapan yang penuh gairah


sembari meremas sepasang buah Surga itu dengan kedua tangannya yang lebar.


Cinta tersenyum dengan bibir yang sedikit bergetar, hatikunya bersyukur, walau dalam pengaruh obat ternyata prianya tidak sebrutal lelaki yang dia lihat film- film. Bahkan Rajj masih sempat minta izin walau permintaan izinnya seiring dengan aksi nakalnya.


" Tunggu aku buka dulu ini ya. Panas kan sayang." Ucap Cinta menepis tangan suaminya, lalu mulai membuka kancing- kancing tekwondo Rajj. Cinta memejamkan matanya tatkala pakaian suaminya berhasil ia Lucuti, tak kuasa menatap dada bidang dan perut kotak- kotak Rajj yang sudah lama menguasai mimpinya. Sedang memandang tubuh atletis Rajj lewat layar saja dadanya berdesir tak karuan, apalagi sekarang semua ini ada didepan hidungnya.


Rajj yang sudah dikuasai gairah yang memuncak langsung meraup bibir manis cinta, ketika kedua kelopak indah sang bidadari menutup.


Cinta takkan sanggup menolak, apalagi dibawah sana tangan pria itu bergerak bebas, bahkan sudah berhasil menurunkan resleting rok kebaya perempuannya dan seterusnya pakaian itu terjun bebas dilantai.


Tubuh Rajj semakin panas, matanya makin menyipit, tangannya makin gesit.Keduanya terus berbagi Saliva.larut dalam ciuman panjang yang memabukkan, saling mengenap membelit, dan mendecap dengan kondisi tubuh mereka sekarang hanya tinggal berbalut pakaian dalam saja.Jantung cinta loncat- loncat bagai berdisko saat merasakan sesuatu yang kuat dan keras bergerak menekan perutnya.


Deg


Deg


" Tuhan...tolong jangan sampai piton itu mengusik tubuhku diluar kesadaran pemiliknya." Celetuk batin Cinta.


"Kita ketempat tidur saja ya sayang..." Rengek Rajj, begitu pagutan bibir mereka terurai.


Cinta menggeleng sembari mendongak untuk menatap mata lebar suaminya yang saat ini sangat sayu.

__ADS_1


" Kita bermain dibathtup" Bisiknya seksi yang diangguki Rajj.


" Ih...aku seperti seorang penggoda."


" Ah, suami sendiri kok." Gumamnya lagi


Cinta kemudian menekan dalam rasa malunya, berusaha mengimbangi keliaran sang suami. Tubuh keduanya meliuk- liuk seperti penari ular sampai mereka tiba didalam Bathroom.


Cinta secara sengaja membimbing suaminya menuju bathtup dengan cara seseksi mungkin.Setelah posisinya pas, Cinta senarik lembut tubuh prianya masuk kedalam bathtup.


Rajj merengkuh tubuh mungil cinta, hingga perempuannya itu terduduk di pangkuannya.


Deg.


Cinta kembali harus berusaha keras agar pertahanannya tak runtuh.


Sementara Rajj tanpa ampun terus mencumbui Cinta.


Cinta mulai menggeliat gelisah sampai menggigit bibir untuk menekan gairah yang hampir tak terkendali datang dari dalam dirinya. Seluruh tubuhnya bergetar mendapatkan pengalaman pertamanya ini, tapi ia sekuat mungkin untuk bertahan. Perlahan ditariknya bokser sang suami, hingga Rajj sekarang polos.


Tatkala kedua tangan Rajj sibuk mencari pengait bra Cinta, dengan sigap cinta mengecup tengkuk Rajj, sedang dibawah tangan cinta menggelitik pinggang pria itu.


Rajj sedikit terlonjak geli. Itu dimanfaatkan oleh Cinta, dengan sedikit gerakan tipuan ia berhasil meloloskan diri dari cengkraman Rajj. Iapun cepat- cepat keluar untuk mengatur air dengan suhu yang sangat dingin.


" Sayang...Kesinilah..."panggil Rajj parau.


Cinta mengabaikannya. Ia bergegas keluar dan mengunci pintu kamar mandi. Lalu dengan sigap ia mengambil pakaiannya dan memakainya dengan debaran dada yang tentunya masih riuh. Dibukanya sisa penutup tubuhnya yang sudah basah itu, lalu iapun memakai piyama tanpa dalaman.


Rajj terus memanggilnya dari dalam, sebenarnya cinta kasihan pada suaminya itu, tapi ia tidak ingin melakukan momen penting mereka dalam keadaan suaminya yang tidak sadarkan diri.


Setelah siap dengan pakaian lengkap, cinta kembali kekamar mandi.


Rajj yang sudah keluar dari bak mandi modern itu langsung menyerang Cinta dengan cumbuan.


Cinta balas usapan suaminya dengan tersenyum.


" Jangan bergerak,biar aku yang memanjakan mu." Bisiknya seksi membuat Rajj sejenak melepaskan cengkeramannya.

__ADS_1


Cinta teringat pada film dewasa yang ia tonton sehari sebelum ini. Kedua tangannya terulur menggenggam sesuatu yang keras dibawah sana. Tanpa berani melihatnya, Cinta memijit benda tegang panjang berkepala plontos itu, membuat pemiliknya mengerang menikmati sensasi yang dibuat cinta walau dengan kedua tangan yang gemetaran.


Rajj menyingkap piyama tidur cinta, meremas sikembar dengan brutal, lalu menenggelamkan kepalanya disalah satu puncuk samar berwarna merah muda itu.


Cinta kembali menggigit bibirnya menahan gejolak.Kedua tangannya sekarang tak bergetar lagi, dengan gemas tangan itu meremas benda pusaka Rajj.


" Sayang...Ahh_" Racau Rajj, kemudian kembali menghisap buah Surga Cinta bergantian.


Sekarang Cinta pula yang meringis, kalau saja ia tidak ingat tekadnya untuk melakukan malam pertama hanya dalam keadaan sadar dan sama- sama suka, ia pasti sudah mengarahkan benda yang dipegangnya menuju inti tubuhnya yang berkedut tak karuan dibawah sana karna perbuatan gila Rajj melahap jelmaan buah kuldi warisan dari nenek Hawa yang menyangkutdidadanya,


membuat kepalanya hampir meledak melawan hasrat.


" Sayang udah...Biar aku turun" Bisiknya seksi


karna jika Rajj masih bermain ia tidak kuat lagi.


Rajj melepas sesapannya.Sekarang Cinta menunduk dan mulai mengecup anakonda Rajj dengan bibir dan lidahnya tanpa membuka mata.


Rajj semakin meracau tak karuan, sampai


pria itu menggigil. Cinta terus bermain dengan mulutnya dan lidahnya disana. Kedua pipinya merah, kalau telinga jangan ditanya lagi. Perempuan itu sampai tak berani membuka matanya by sedikitpun karna malu melakukan aksi seperti gadis nakal itu.


Sedang Rajj terus meracau sampai mencakar paha sendiri.


Cinta berhenti dengan lidahnya, sekarang dengan ritme cepat ia memaju mundurkan tangannya disana hingga terdengar lenguhan panjang Rajj.


" Semoga setelah ini efeknya habis." Ucap cinta lega dalam pelukan Rajj, yang tadi menenggelamkan tubuh Cinta dalam dekapnya saat akan mengeluarkan lahar panasnya.


Piyama cinta basah sudah oleh pasukan calon anak Rajj yang terbuang sia- sia. Melihat tubuh suaminya lemas, iapun memandikan Rajj bersih dibawah Shower.


Selesai mandi Rajj menatap cinta dengan tatapan yang sulit dimengerti.Cinta hanya balas tatapan itu dengan tersenyum.


" Maaf... Darling..." Ucapnya lirih setelah membalut tubuh suaminya dengan handuk, lalu membimbing Rajj menuju tempat tidur pengantin mereka.


Cinta merebahkan tubuh Rajj ditempat tidur bertabur bunga itu. Setelah pelan menarik handuk suami, iapun menarik selimut untuk menutupi tubuh polos Rajj.


" Apa sih yang kamu lakukan Cin...Kenapa ngak dilalap aja, jadi penasaran sendiri kan? Makanya tekan jempolnya dong, teriakkan komennya biar adem dikit."

__ADS_1


__ADS_2