Pilihan Cinta

Pilihan Cinta
Chapter 30


__ADS_3

Syukurlah jamaah pertama kami berjalan dengan baik.Yang seharusnya dari kemaren kemaren habis pesta, karna tragedi itu jadinya subuh baru terlaksana, artinya kali pertama aku berjuang langsung jadi imam dengan bacaan Jahar untuk istriku.Setelah acara doa yang masih kupimpin, Cinta mengulurkan tangannya padaku meski dengan wajah yang ditekuk.


Tak ada ucapan, hanya uluran tangan saja, aku tersenyum smirk mengetahui istriku terlihat sangat gugup.


Tak mau orang disampingku berlama- lama canggung dengan tangan terulur, maka cepat kuraih tangan itu untuk menjabatnya." Apa setiap pertama berstatus jadi istri semua wanita berubah jadi pendiam sayang?" Godaku sembari meremas jemari lentik dalam genggamanku, sedang tanganku yang satulagi mengangkat dagunya hingga tatapan kami beradu.


Sekali lagi kulihat rona pipinya,buat jiwa Adamku kembali meronta untuk menggodanya." Padahal aku merindukan wanitaku yang cerewet lho,perasaan kemaren masih ada, kok sekarang beda ya?" tanya godaku sembari mengecup sekilas cery merah yang masih terlihat gemetaran saat netra coklatnya kutatap lembut dengan manik hitamku.


Bibir yang baruku ciplat itu makin gemetaran menggemaskan." Apa semua hubungan halal awalnya semenakutkan ini karna tak ada orang ketiga yang membisiki untuk melakukannya ya." Fikirku dalam hati.


Dari ekspresi malu- malu istriku, dapat kusimpulkan kalau saat ini hatinya tengah berkecamuk, takut aku buru- buru mengajaknya iya- iya. Artinya semalam aku tidak melakukan apapun padanya, yang ada dia yang entah melakukan apa untuk mengatasi aku.


" Benar- benar jadi pendiam kesayanganku ini


" Ucapku lagi sembari mendorong lembut tanganku untuk dikecup oleh bibir basah nan gemetaran itu.


" Kita mulai ya.." Ucapku sembari meraihnya dalam dekapanku setelah membacakan doa pengantin yang disambung doa turun-temurun yang diwariskan nenek sebelum meninggal menyusul kedua orang tuaku.


Ya, paut usia Daddyku dengan nenekku tidak jauh, karna dulu bunda terlahir dari pasangan pengantinmuda, semasa undang- undang pernikahan belum seperti sekarang.Sedang Daddy lebih tua 15 tahun dari bunda.Tapi memang ajal tidak bergantung pada umur, melainkan menurut pada janji yang sudah kita sepakati dengan sang Khalik sebelum manusia ditiupi Roh dialam kegelapan.( Rahim Ibu )


" Bidadari Syurgaku yang muda dan sangat cantik...Apa sudah boleh Mr Black mencium semuanya?" Ucapku setelah berhasil menyingkap mukenanya.


" Rajj...Aku masih Ca__" Ucapannya tertahan begitu aku sudah menautkan bibir kami. Tautan itu semakin dalam tatkala tangan kiriku menahan tengkuknya,sedang tangan kananku merambat diarea faforitku yang lain.


" Rajj...Apa sebaiknya kita tunda dulu." Ucapnya ketika aku sudah membopong tubuhnya menuju ranjang pengantin kami.


" Rajj...Augghhh..." Kenapa kau jadi nakal dan menyebalkan." Ucapnya begitu aku sudah berhasil melucuti piyamanya.


" Tak ada wanita yang memakai piyama dikamar suilte room hotel bersama suaminya sayang.."


" Trus pake Apa? Aku tak suka memakai baju saringan tahu." Ujarnya sembari menghindar dari manikku.

__ADS_1


" Lebih cantik ngak pake baju Cinta...Karna sejatinya dirimu jauh lebih indah dari pakaian apapun yang kamu kenakan."


" Indah apanya?"


" Semuanya sayang...Aku mau memeriksa semuanya."


Tak ada sahutan, hanya kedua pipinya yang makin merona. Kalau kuping kecil dengan anting berlian itu jangan ditanya lagi.


Ketika bibirnya membuka hendak protes atau apa, aku tak membiarkan itu, segera kubungkam dengan ciuman yang menuntut.


Seperti seekor kelinci dalam cengkraman kucing buas, wanitaku diam dalam tubuh yang bergetar ketika aku menyusuri inci demi inci kemolekan tubuhnya dengan tangan, bibir


dan lidahku.


Merasa tak suka dengan gadis cerewet membeku diranjangku, sebagai pria dewasa aku berfikir keras disela aktifitas memabukkan ini.Apalagi saat ingin melampiaskan desahpun ia terlihat menahannya. Aku melepasnya sejenak sedang kami berdua sudah sama- sama tinggal dalaman saja." Pakai lagi bajunya! Aku tak mau main sendiri." Ucapku mengalihkan pandangan dari nya.


" Rajj..A..Aku..." Dia tak dapat melanjutkan ucapannya.Entah apalagi yang ia ragukan tentangku.


Mendengar tak ada sahutan, akupun melanjutkan unek- unekku.


" Mungkin apa yang dikatakan wanita itu benar, kalau ia jauh lebih menginginkanku dari istriku sendiri." Ujarku sembari membuang nafas kasar.


" Tidak! atas dasar apa wanita jelek itu berani beratensi seperti itu tentang perasaanku! " Ujarnya marah sembari meraih kasar rahangku untuk menghadapnya.


" Atas dasar kenyataan ini." ucapku setelah tatapan kami kembali beradu.


" Mungkin semalam kalau ia berhasil menjalankan misinya, istriku ini akan tenang dan senang karna Mr Black ini takkan lagi berani bertemu dengannya." tambahku memprovokasi.


" Rajj...apa yang kau katakan! " Ujarnya dengan wajah merah kali ini karna marah. Detik berikutnya ia sudah memutar posisi kami, sekarang ia yang gantian menindihku dengan tatapan yang membunuh.


" Aku akan membuatmu tak bernyawa kalau berani menghabiskan malam pengantinku dengan wanita lain." Ujarnya menggertakkan gigi.

__ADS_1


" Apa pedulimu nona, kenapa harus melenyapkan nyawa orang yang tak ada artinya bagimu?"


" Rajj...Kau..Ia kemudian ia menjatuhkan wajahnya dileherku sembari memukuli pundakku.


" Rajj...Kau jahat berkata begitu! sedang kau sendiri tahu, aku hanya berdebar saat bersamamu saja, ini untuk pertama kali dalam hidupku.Aku akan benar- benar membunuhmu jika berani mematahkan hatiku." Ucapnya bergetar menahan Isak.


" Hey...Jangan menangisi pria hitam sayang...Buktikan saja ucapanmu benar, sebelum orang lain punya kesempatan membuktikan kalau ia yang benar." Ucapku sembari mengangkat wajahnya, lalu mengusap bulir yang mengembang dipipi indah itu.


" Lebih baik mandi Saliva dipagi hari daripada mandi airmata sayang." Ucapku kemudian menjilat leher jenjangnya.


" Satu tahun lagi aku pasti kuat menahannya sayang..Tapi apa kau yakin orang yang menginginkan Mr Blackmu hanya kau saja." Ucapku lagi.


Ia tidak membalas Ucapanku lagi yang ada sekarang kedua tangannya bergerak meraba dada bidang ku, lalu turun ke perutku.Aku tak membiarkan ia melakukannya lebih dalam lagi, akupun mulai kembali menautkan bibir kami.


Pautan itu makin dalam,seiring detak jantung kami yang berirama senada.Ia membalas dengan antusias. Seterusnya dengan cekatan aku membebaskan sikembar dari penutupnya.


" Luar biasa,ukurannya pas dengan tangan besarku sayang..." Pujiku sebelum menenggelamkan mulutku dipuncuk merah muda yang belum jelas itu.


"Aughhh.....Raj..." Kali ini racaunya tidak ditahan lagi, itu membuat detak jantungku makin memacu kuat. Secara naluriah cumbuan kami makin mendalam, walau wajahnya merah karna malu, kedua tangannya ternyata sudah tak bisa dikendalikan, tatkala aku menghisap lahap buah syurga itu sesuka hati berganti- ganti.Entah sadar atau tidak kedua kakinya mengait dibawah sana, membebaskan burung rajawali sakti dari sangkarnya.


Aku tersenyum dalam aktifitas panasku.


Detik berikutnya senyum itu berubah jadi racauan pula,ketika tangan istriku yang gemetar mendorongku agar lepas dari sikembar, lalu ia menjilat dadaku,melakukan balik apa yang kulakukan padanya. Sedang kedua tangannya sudah merambat kepusat menara, membuatku gelisah dan men*desah tak karuan.


" Aghhaah...Ta...pencuri tercantik didunia..." Racauku tak karuan.


Dengan satu kali sentakan, kubalikkan lagi posisi hingga sekarang aku bebas memandangnya.


Kedua matanya membola, tatkala aku membimbing tangannya untuk menggenggam benda keras yang tadi dirabanya." Apa dia sudah diizinkan masuk sayang..." Bisikku seseksi mungkin sembari menatap lekat maniknya dengan tatapan mendamba.


To be Continiu ...

__ADS_1


Setelah disawer pake Fote, like komen komen, give sama Faforit ya say..Biar digoyang..😅


__ADS_2