
Sementara disebuah rumah istana yang tidak jauh dari hotel milik Jhon, seorang wanita muda tengah sarapan pagi dengan sang papi. " Wanitamu itu sangat licik Pi,ia begitu egois, memutuskan tetap menunggu cinta pertamanya itu, bahkan ia berani mengancamku segala untuk ini." Adu perempuan itu pada seorang pria bule yang sudah tidak dapat disebut muda lagi.
" Bagaimanapun dia tetap mamimu sayang...Kau lahir dari dia." sahut sang papi mencoba meluruskan fikiran anak gadisnya.
" Cik, kalau bisa memutar ulang waktu, aku tak ingin lahir dari wanita yang seumur hidupnya hanya menyakitimu saja papi.Kenapa sih papi harus terbelenggu dengan hubungan tanpa status begini dengan
wanita licik itu." Ungkap sang anak mengeluarkan uneg-uneg yang ada dihatinya.
" Jangan begitu sayang...Ingat, mengandung dan melahirkan itu tidaklah mudah.Seberapapun jahatnya dia menurutmu, ia tetap ibu yang sudah mengandungmu selama sembilan bulan.
" Aku tahu, sifatku ini mewarisi kalian, mencintai dengan gila! " Ucap Yana sembari menghentakkan garpu pada salad dipiringnya sampai menimbulkan dentingan yang kuat.
Skypin menggeleng- geleng melihat prilaku putrinya. " Jangan begitu nak..Kalau piringnya sampai pecah dan tanganmu terluka bagaimana?"
" Kalau tanganku terluka tidak masalah Pi, yang ada sekarang hatiku yang terluka parah, wanitamu telah membuat semua rencanaku hancur, ia egois, aku tak habis fikir kau masih betahan mencintai orang seperti itu." Ujar marah Yana mengingat wanita yang disebut papinya sebagai ibu telah berani mengancamnya untuk tidak mengganggu pria yang dia cintai, demi menggapai tujuanwanita tua itu mendapatkan suami seorang Jhon Smitt.
" Dia masih berhubungan dengan papiku, tapi berani membuat kesepakatan dengan gadis itu untuk membantunya mendapatkan ayah gadis yang sudah merebut pria impian seorang Yanna Scypin.Aku takkan mengalah, wanita yang disebut papi sebagai ibuku itu terlalu serakah." Kecam Yana dalam hati.
Pagi ini ia membuat rencana baru mendapatkan pujaannya, karna Yana yakin pernikahan Rajj dengan Cinta hanyalah sebuah kontrak, ia akan memperjuangkan prianya itu sampai titik darah penghabisan.
Makanannya sudah berhasil saya antar nona.
Bunyi pesan yang baru masuk diperangkat Yanna.
" Yes! Semoga yang ini sukses!" Soraknya riang sampai menggebrak meja hingga makanan yang ada diatas meja makan berhamburan dan sang papi sampai pucat karna terkejut.
__ADS_1
" Sory pi! Kelewat senang." Ucapnya sembari mengusap keringat yang menitik dikening sang papa.
" Bi Tirta...Tolong beresin meja Ya." titahnya kemudian melihat salah satu asisten rumahtangganya berlari tergopoh- gopoh menuju kedekat meja makan itu disusul seorang pria sebaya dengannya.
" Kamu Liam, tolong bantu bimbing papi kekamar, ia syok karna ini." Ucapnya menunjuk makanan yang berserakan.
" Papi sayang...Yana langsung berangkat ya, ada jadwal operasi pagi ini." Ujarnya sembari mencium pipi sang papi kiri dan kanan.
" Ya, hati- hati! Jangan aneh- aneh kayak mamimu." Nasehat Tuan Skypin setelah berhasil mengatur nafasnya.
" Dia bukan mamiku Pi, ia seorang pesaingku." Balas Yanna sebelum melenggang pergi.
Cinta Tuan Sypin yang berlebihan pada putri semata wayangnya membuat pria itu tak pernah berani berasumsi buruk pada sang putri.Ia selalu percaya pada Yana, walau kadang Yana menunjukkan gejala- gejala karakter aneh didepan sang papi.
" Putrimu sama denganmu Dian, dia ambisius dan pekerja keras. Moga dalam mencinta dia tidak seaneh dirimu." Gumam Tuan Scypin begitu punggung sang putri sudah tidak terlihat lagi.
" Apa yang kau ketahui Li? Kuharap kau bisasegera merebut hatinya, begitu kau berhasil aku takkan ragu menikahkan kalian, karna aku tidak ingin putriku hidup tanpa pernikahan sepertiku."
" Saya takut tak bisa pak bos, dan sungguh saya khawatir nasip saya sama seperti anda." Balas sang asisten sembari membimbing Tuan Scypin menuju kamarnya, sejak beberapa Minggu ini kesehatan sang tuan menurun drastis, sejak tahu rencana nyata kekasih sekaligus ibu dari anaknya itu.
Miris memang nasip tuan ini, setelah bertahun- tahun menjadi partner ranjangseorang wanita cantik dan sampai membuahkan anak, wanita itu tetap tak mau diajak serius, bahkan sekarang kekasih tuan Scypin merencanakan menikahi duda tampan yang sudah lama wanita itu inginkan. Tapi sekali lagi Liam Salut pada tuannya, walau sudah ditipu sedalam itu oleh wanita, tak pernah sepatahpun kata umpatan keluar dari bibir bule senior itu. Bahkan dengan lembut dan sabar bosnya Liam menasehati putrinya agar tak membenci sang mami yang tidak pernah merawat anak mereka sedetikpun itu.
" Gimana bisa coba?Yana bukan wanita berhati dewa seperti dirimu tuan Scy." Pikir Liam dalam hati.
Membayangkan tentang rencana tuan Scypin menikahkan Liam dengan Yana, cukup membuat hati pria itu senang, tapi ada ketakutan yang lebih besar didalamnya, jika nanti Yana tak bisa jatuh cinta pada Liam, seperti Diandra yang tetap menolak serius dengan Scy walau hubungan gelap mereka telah membuahkan bayi perempuan cantik bermata Hazel,yang sekarang sudah berusia 23 tahun dan cukup cemerlang dalam kareernya.
__ADS_1
****
Yanna dengan semangat menuju hotel, ia bahkan sudah pesan kamar untuk menampung pujaan hati melalui aplikasi diperangkatnya. Dengan bersenandung kecil Yana bersandar cantik didinding liff menuju lantai tempat pengantin baru itu menginap, berharap pengantin baru itu sudah pada matisuri karna banyaknya dosis obat tidur yang dimasukkan oleh orang suruhannya pada makanan Rajj dan Cinta.
Saking jauhnya menghayal, Yana sampai tidak mendengar denting liff membuka.
" Mbak e..Keluarkan? " Ujar seorang pria sebaya Yana dengan masker black.
" Eh,Iya... Thank You." Ucap Yana senang sudah diingatkan.
Aangkah terkejutnya Yana melihat sepasang anak manusia berjalan begitu mesra didepan matanya. " Rajj... Kau bahkan sudah meniduri wanita itu" Umpat Yana didalam hati melihat langkah sang gadis sangat tertatih, kesal melihat pemandangan yang tidak pernah ia bayangkan. Padahal semua yang ia lihat sudah semestinya, siapa lagi yang pantas ditiduri seorang suami selain istri sendiri?Tapi Dimata Yana ini terlihat sangat salah, sekarang ia malah berasumsi kalau Rajj dan Cinta making love karna kegagalan rencananya semalam.
" Cik.Mereka tidak memakan hidangannya.Kalau dimakan mana mungkin Rajj masih terlihat sesegar ini."
Aku mengernyit melihat wanita bermasker yang menatap kami dengan tatapan aneh.
" Kok sepertinya mata itu pernah kulihat ya." Batinku.
" Ck, tak penting tatapan orang, yang penting istriku nyaman." Gumamku menggendong Cinta kemudian.
" Rajj...Aku terkejut darling..." Rengek cintaku terdengar sangat indah dan manja diindra keduaku begitu tubuh mungilnya melayang dalam gendongan tangan kokohku.
" Kalau jalannya kayak keong seperti tadi calon anak kita bakalan kelaparan didalam sini sayang.." Ucapku sarkas sembari mengecup perut istriku.
Cinta mencubit dadaku." Rajj...Ngomong apa sih, baru dibuat pagi ini kok udah dibilang jadi, ntar orang dengar dikirain kita MBE." Sungutnya dengan bibir mengerucut.
__ADS_1
Kusentuh bibir merah delima itu dengan ujung telunjuk." Tak urus dengan anggapan orang sayang...Yang tahu hati dan semua yang kita lakukan adalah Allah." Ujarku yang entah mengapa membuat wanita didepan kami terdiam.
"Mungkin hanya perasaanku saja." Gumamku kemudian melanjutkan langkah.