Pria Pengganti Untuk Andara

Pria Pengganti Untuk Andara
Perasaan Raiden.


__ADS_3

Ternyata saat malam hari pemandangan jembatan galata jauh lebih indah dan lebih menarik dari yang Andara bayangin selama ini, lantai dua pun sudah di penuhi pengunjung sejak sore tadi, karena sudah masuk waktu Maghrib, akhirnya Andara juga Raiden mencari tempat untuk bisa melaksanakan sholat terlebih dahulu, tak butuh waktu lama mereka pun menemukan masjid yang ada di sekitar jembatan galata,


" Dar, kita sholat dulu ya, nanti baru kita menyewa alat masak juga pancing, aku akan memancing di sana sambil memasak sendiri,dan seperti nya malam ini kita harus mencari penginapan di sekitar sini dulu aja, soalnya kalo kita balik ke hotel memerlukan waktu 4jam perjalanan, jadi lebih baik kita bermalam disini saja, biar kamu juga lebih puas menikmati pemandangan jembatan galata saat malam hari,"


Ucap Raiden pelan. Wanita cantik itu hanya mengangguk patuh sama Raiden, serta tersenyum kesenangan dan penuh semangat saat mendengar akan menginap di tempat ini,


" Yang benar kak kita bermalam disini, aku mau banget kak!."


sesudah sholat Raiden juga Andara akhirnya langsung mendatangi tempat penyewaan alat-alat makan juga alat untuk memancing, ingin memasak sesuai keinginannya sendiri, sejak menikah baru malam ini Raiden melihat Andara tersenyum lepas setelah kepergian Dimas, biasanya wanita cantik ini selalu menghabiskan hari-harinya dengan melamun dan menangis.bahkan selalu menyendiri di dalam kamarnya, namun semenjak konsultasi dengan dokter Clara dan meminum obat dari resep dokter itu,keadaan Andara sudah jauh lebih baik, bahkan sudah 80% bisa hidup normal seperti biasanya, dokter Clara menyarankan agar Andara tidak terlalu mengurung diri dan juga sering menyibukkan diri di luar, supaya ingatan tentang Dimas perlahan tapi pasti memudar.


" Dara are you happy?"


suara Raiden seketika membuat Andara sedikit terkejut.


" Ya kak, I Am very happy kak.! terimakasih ya kak, sudah mau menuruti aku untuk datang ketempat ini,"


Andara yang reflek tanpa sengaja memeluk Raiden erat dan membuat pria tampan itu sedikit terkejut dengan tingkah istrinya. dan akhirnya Raiden pun membalas pelukan Andara dengan sedikit membelai lembut rambut andara, bukan pertama kali mereka berpelukan, namun entah kenapa kali ini andara seperti terbawa suasana. Baper! seperti nya nggak mungkin Andara baper Sama Raiden. karena sejak awal menikah wanita cantik itu sudah berniat untuk tidak jatuh cinta pada orang yang seharusnya menjadi kakak iparnya.

__ADS_1


namun takdir berkata lain, terima atau tidak Raiden sudah menjadi suami sahnya. dan mau tidak mau dia harus mau belajar mencintai suaminya, lain dengan Raiden, pria tampan itu kali ini benar-benar baper dengan pelukan yang di berikan oleh Andara, karena memang biarpun sebelumnya pernah berpelukan itu hanya karena Andara lagi histeris, ternyata tanpa terasa sudah jam 12 malam, Andara pun sudah terlihat begitu capek.


" Kak Ayuk pulang, aku sudah ngantuk dan capek banget kak. apa kak Raiden sudah tau kita mau nginep dimana,?"


" ya udah kita pulang sekarang ya, aku udah boking hotel dekat sini kok, kita cuma tinggal check-in aja,"


dari jembatan galata ke tempat penginapan gak memerlukan waktu yang cukup lama, karena hanya berjarak sekitar 100m saja. mengendarai mobil dengan kecepatan sedang,


akhirnya pasangan ini sampai di tempat penginapan yang sudah di booking sejak tadi oleh raiden. namun tanpa Raiden sadari ternyata istrinya sudah berada di alam mimpi, karena tak tega untuk membangunkan nya akhirnya Raiden memutuskan untuk menggendong andara ke dalam kamarnya, namun sebelumnya pria ini memandang wajah istrinya yang terlihat begitu cantik dan anggun saat tertidur seperti ini, serta sedikit membelai lembut rambut Andara, dan mendaratkan kecupan manis di kening istrinya,


" Selamat tidur istriku, mimpi indah ya,Jujur biarpun dulu aku tidak pernah menyukai mu, seiring berjalannya waktu benih cinta itu sudah mulai tumbuh dalam hatiku. entah kenapa aku tidak bisa menahannya lagi, biarpun sebelum menikah kita pernah berjanji untuk tidak saling jatuh cinta, tapi kali ini aku gak bisa bohongi perasaanku sendiri, aku sudah mulai mencintai kamu dara,"


Raiden segera membawa Andara dan membaringkan tubuh istrinya di atas ranjang yang ukurannya cukup besar. Andara yang sudah berada di alam mimpi sejak tadi, sedangkan Raiden tak langsung tidur, pria ini masih menjalankan rutinitas nya berdzikir sebelum tidur, sudah menjadi kebiasaan raider sejak dulu, karena orang tuanya memang benar-benar mendidik anaknya dengan baik serta membekali dengan ilmu agama yang cukup untuk menjadi imam bagi keluarganya,dan juga agar bisa menjadi suami yang baik buat istrinya.


setelah selesai berdzikir akhirnya Raiden memutuskan untuk tidur di sebelah Andara, namun keinginan nya untuk segera tidur tiba-tiba dia melihat Andara yang begitu kedinginan, serta badannya yang lumayan panas, Raiden khawatir akan keadaan Andara.


" Astaghfirullah dara, badan kamu panas sekali, kamu demam!"

__ADS_1


Ucap Raiden dalam batinnya. Raiden mengompres kening Andara dan menyelimuti tubuhnya yang dingin dengan selimut yang cukup tebal, namun rasa dinginnya belum juga hilang, serta panasnya juga semakin tinggi hingga membuatnya mengigau karena suhu tubuhnya yang terlalu tinggi.


" Dingin!!! tolong peluk aku ma!!"


karena memang biasanya kalau lagi demam wanita ini suka minta peluk sama mamanya. suara itu semakin gemetar, dan akhirnya Raiden memeluk tubuh Andara untuk mengurangi rasa dinginnya. hingga Raiden juga ikut tertidur bersama andara hingga pagi, merasa aneh karena ada tangan yang melingkar di pinggang nya


" Kak Raiden, bangun kak sudah pagi"


mendengar suara Andara akhirnya Raiden pun segera bangun,


" Dara! kamu udah baikan.maaf ya tadi malem aku meluk kamu, karena kamu mengigau minta peluk karena terlalu kedinginan."


" iya gak papa kak. terimakasih ya kak, tadi malam sudah mau merawat aku."


Ucapnya dengan suara sedikit manja.dan berbalik melihat kearah raiden.


" Aku masakin kakak ya, kakak belum pernah kan makan masakan aku."

__ADS_1


pria tampan itu hanya mengangguk pelan. Akhirnya Andara bangkit dari tempat tidurnya dan segera ke kamar mandi, setelah membersihkan wajahnya Andara segera pergi ke dapur untuk memasak sarapan untuk suaminya, Nasi goreng udang, Andara memilih untuk masak nasi goreng udah kesukaan Raiden. mendengar baunya yang begitu harum pun Raiden yakin kalo masakan istrinya akan begitu nikmat,pagi ini menjadi pagi yang paling bahagia buat raiden.


__ADS_2